Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 97



Setelah makan siang Kiara kembali kamarnya,untuk sekedar beristirahat.Tak terasa mata Kiara semakin berat, akhirnya Kiara pun tertidur dengan lelap.


Langit sudah petang saat Kiara bangun,Setelah mandi Kiara turun kebawah.Terlihat Lastri sedang menyiapkan makan malam untuk Kiara.


Dengan hati hati Kiara menuruni anak tangga,Kemudian kiara menghampiri Lastri yang ada didapur.


"Lagi masak apa mbak?"tanya Kiara


"Ini non,mbak masak sambal goreng kentang sama hati sapi."ucap Lastri


"Pedes gak mbak?"


"Lumayan non"


"ya dah mbak"


"non doyan kan?"


"Iya mbak,tenang aja aku gak milih milih makanan kok.Ya udah aku bantu siapin piring sama nasi nya ya"


"Gak usah,biar saya aja,non istirahat aja."


"Gak apa apa mbak,"


tapi kemudian Kiara mulai menata piring diatas meja makan.tak lupa ia mengambil nasi dan beberapa lauk yang sudah selesai dimasak.


Tak lama kemudian masakan Lastri pun matang, setelah menaruhnya dipiring Lastri membawa nya kemeja makan.


"ayo mbak makan sama sama"ajak Kiara.


"Gak usah,saya nanti saja"ucap Lastri sungkan.


"Udah gak apa apa,sini duduk sini"ajak Kiara


"Kalo gitu saya panggil pak Usub dulu ya"ucap Lastri.


"gak usah,nanti Kirimin aja makanannya kedepan.kalo malem kayak gini pak Usub gak pernah mau diajak makan bareng."


"Oooo gitu,kalo gitu saya anterin makan buat pak Usub dulu ya non"


"iya mbak,jangan lupa bawain kopi panas juga"


kemudian Lastri segera mengambilkan nasi serta lauk untuk pak Usub tak lupa secangkir kopi hitam.saat Lastri mengantar makanan untuk pak Usub,kiara mengirim pesan kepada Dewa.


"Udah malem jangan lupa makan ya"pesan Kiara.


Kiara menunggu balasan pesan dari Dewa tapi tak kunjung dibalas lalu Kiara meletakan hp nya dan mulai memakan makanan nya.


Tak berselang lama,Lastri pun kembali kemeja makan lalu mulai ikut makan bersama Kiara.


"Non tiap malam sendirian kayak gini non?"tanya Lastri.


"Iya,kalo mas Dewa lembur ya dirumah sendiri"Jawab Kiara.


"gak takut non sendirian dirumah sebesar ini?"


"Awalnya sih takut tapi lama lama ya udah biasa"


Mereka pun melanjutkan makannya,setelah selesai makan Kiara duduk diruang tengah sambil nonton tv.Sedangkan Lastri sedang mencuci piring didapur.


Setelah selesai mencuci piring,Lastri menghampiri Kiara diruang tengah.Kemudian ia duduk dilantai disamping kiara.


"Sini mbak,duduk diatas disitu dingin"ucap Kiara saat melihat Lastri duduk dilantai.


"Gak apa apa non,udah biasa"


"Udah duduk sini, nanti sakit"ucap Kiara lalu menarik pelan tangan Lastri.


Kiara senang karna disaat Dewa lembur ada orang yang menemaninya.Kiara dan Lastri pun menonton tv bersama,hingga jam menunjukan pukul 10 malam.Kiara yang sudah mengantuk pun berpamitan kepada Lastri.


"Aku ngantuk banget mbak,aku tidur duluan ya"ucap Kiara sambil menguap.


"Iya Non,"balas Lastri.


"Mbak juga tidur aja,gak usah nungguin mas Dewa,"


"Iya Non,habis ini saya istirahat"


"Ya udah mbak."ucap Kiara kemudian pergi menuju kamarnya


jam 11 malam Dewa baru saja memasuki rumah.Melihat tuannya datang Lastri pun menghampiri nya.


"Tuan sudah pulang?mau saya siapin makan ?"


"gak usah,saya sudah makan.Dimana kiara?"tanya Dewa


"Non Kiara sudah tidur dikamar tuan"


"Oh..ya udah,kamu istirahat aja.saya mau langsung kekamar"


kemudian dewa langsung menuju kamarnya untuk mandi.Terlihat kamar Dewa yang sudah bersih dan rapi.Meski pun Dewa melarang Kiara untuk melakukan aktivitas bersih bersih,tapi Kiara bersikeras untuk mengurus semua kebutuhan Dewa.


selesai mandi Dewa segera ganti baju dengan baju yang sudah Kiara siapkan.Setelah itu ia pergi kekamar Kiara.Ia ingin melihat pujaan hatinya itu,seharian tak bertemu Kiara membuatnya sangat rindu.


Dewa masuk kedalam kamar Kiara,melihat Kiara yang meringkuk lalu Dewa berbaring Disamping Kiara lalu menarik Kiara kedalam pelukannya.Mereka pun tidur dengan nyenyak nya.


sudah beberapa hari ini dewa berangkat pagi pulang malam.kiara hanya bisa mengobrol dengan dewa saat sarapan pagi,itu pun hanya beberapa menit saja.Kiara sangat merindukan saat saat mereka menghabiskan waktu bersama.


Saat siang pun Dewa jarang membaca ataupun membalas pesan Kiara .Siang itu Kiara duduk di taman belakang.matanya sesekali menatap hp yang ia letakkan diatas meja.Ia sangat berharap balasan chat dari Dewa.


Kemudian ia meraih hp nya,lalu membuka galeri foto.Ia menatap foto dirinya dan Dewa sambil tersenyum sendiri.


Hah...sebegitu kangennya Kiara terhadap Dewa.Dan hari ini Dewa pulang lebih cepat,tapi setelah makan malam Dewa melanjutkan pekerjaannya diruang kerjanya.Kiara pun menyusul Dewa diruang kerja.


Dengan membawa sekotak es krim coklat Kiara duduk disofa yang tak jauh dari meja kerja Dewa.Kiara hanya duduk dan memperhatikan Dewa dari jauh.Wajah serius Dewa dalam berkerja membuatnya makin tampan.


"Kenapa yank liatin mas dari tadi?"tanya Dewa sambil menatap sekilas Kiara.


"Gak apa apa mas,mas lanjut kerja aja.aku cuma mau liatin mas aja bentar,habis ini aku balik kekamar kok"ucap Kiara.


Dewa pun mengangkat kepalanya,mata mereka pun bertemu.kemudian dewa melepaskan kacamata nya,lalu berjalan menghampiri kiara yang tampak melas diseberang sana.


kemudian Dewa duduk disamping Kiara,lalu menarik Kiara dalam pelukannya.


"Maafin mas ya, belakang ini mas sibuk banget sampai gak ada waktu buat kamu"ucap Dewa seakan tau isi hati Kiara.


Kiara yang ada didalam pelukan Dewa pun menangis sampai sesenggukan.Entah mengapa setelah hamil ini Kiara gampang menangis.


"hai, kenapa malah nangis?"tanya Dewa sambil menghapus air mata Kiara


"gak apa apa,maaf ya mas akhir akhir ini aku jadi cengeng"


"iya gak apa apa,seharusnya mas yang harus minta maaf karna belakangan ini mas gak pernah perhatiin kamu."


"iya mas aku ngerti kok,mas ngelakuin ini agar kita bisa liburan kan"


"iya sayang,gak cuma itu bentar..."ucap Dewa kemudian ia berjalan kearah meja kerjanya dan mengambil sebuah berkas dan lalu berikannya pada Kiara.


"Apa ini mas?"tanya Kiara


"Kamu baca dulu"jawab Dewa,


Kiara pun membuka berkas yang ada dalam map kuning itu.Mimik wajah Kiara pun berubah saat ia membaca isi dokumen itu.


"i...ini beneran mas?"tanya Kiara karna belum percaya


"iya donk sayank"


"mas gak bohong kan?"


"ya ampun,masak iya mas bohong.itu kamu lihat disitu udah ada stempel dari KUA dan pihak KUA pun udah memberi ijin untuk kita langsungin akad Minggu depan.Jadi apakah kamu mau menikah sama mas Minggu depan?"


pertanyaan Dewa membuat air mata kiaa kembali menetes.kiara tak menyangka akhirnya ia bisa bersanding dengan dewa dipelaminan juga.Kiara Hanya bisa mengangguk didalam pelukan Dewa.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG