
Setelah kepergian Kiara, Dewa pun bergegas bersiap siap untuk pergi kekantor. Setelah kejadian tadi pagi,membuat semangat Dewa makin berkobar.
Dewa segera kembali ke kamarnya untuk mandi,tak lama ia keluar dari kamar mandi dan segera memakai baju kantornya.Setelah siap, Dewa pun turun kebawah untuk sarapan.
Dewa menarik kursi dan mulai menyantap sandwich buatan Kiara,dan meminum susu yang ada disebelahnya. Tak lama kemudian Dewa pun selesai sarapan kemudiaan segera pergi ke kantornya.
Sedangkan Kiara yang baru sampe sekolahan segera masuk kedalam kelas.Ia merutuki dirinya sendiri kenapa tadi dia tidak menolak saat berciuman dengan Dewa.Sepanjang jalan menuju kelas ia memukuli kepalanya sendiri karna kekhilafannya itu.
"Pagi Gaes"sapa Kiara saat melihat sahabat sahabatnya
"pagi Ki,tadi dicari Rio.Katanya kamu ditunggu diperpus buat bimbingan"ucap Luna
"hmmm..bukannya mulai bimbingannya besuk Senin?"Tanya Kiara bingung.
"I Don't know,kamu langsung aja ke perpus"saran Luna.
"Ya udah,aku ke perpus dulu ya"ucap Kiara kemudian segera pergi.
Sesampainya di perpus,Kiara melihat teman teman satu timnya dan beberapa guru pembimbing sudah kumpul.
"Nah ini anaknya,dari tadi ditungguin juga"ucap Rio saat melihat Kiara .
"Maaf,aku gak tau kalo bimbingannya dimulai hari ini."ucap Kiara kemudian duduk ditempat yang kosong.
"makanya punya HP kalo ditelpon diangkat"kata Rio.
"hehehehe..hp ku,aku silent."ucap Kiara seperti tak punya dosa.
"huffttt...dasar"kata Rio.
"Oke karna sudah kumpul semua,kita mulai saja ya"ucap Bu Lisa salah satu guru pembimbing.
Akhirnya Kiara dan tim nya pun mulai mengerjakan dan membahas soal yang diberikan oleh gurunya.
Tak terasa Kiara sudah 3 jam Kiara berada di perpus.Saat jam istirahat Kiara kembali ke kelas.Saat itu ke 3 sahabat kiara hendak pergi ke kantin.
"lho Ki udah selesai?"tanya Ajeng,Kiara pun mengangguk.
"ya udah kekantin yuk"ajak Tari,dan mereka pun pergi menuju kantin.
sesampainya mereka dikantin, Kiara CS pun segera duduk di bangku yang kosong.
"Mau makan apa Gaes?"tanya Luna.
"bakso mang ule aja"jawab Tari.
"kamu Ki?"tanya Luna.
"Samain aja biar gak ribet"jawab Kiara.
"elo Jeng?"
"Sama"jawab Ajeng yang sedang sibuk dengan. hp nya.
Luna pun segera pergi memesan makanan dan minuman mereka.
"Ki gimana hubungan kamu sama si Mr?tanya Luna yang baru saja duduk didepan Kiara.
"Ya gitu,sejauh ini gak ada masalah yang berarti sih"jawab Kiara.
"Mmm...syukur deh,kalo kamu Tar,gimana hubungan kamu sama doi?"tanya Luna
"Jangan ditanya,gue udah putus."ucap Tari dengan BT
"kapan?"tanya kiara,Luna dan Ajeng bareng.
"Tadi pagi"jawab Tari yang membuat sahabatnya terperangah.
"kenapa putus Tar,aku lihat selama ini kamu Ama dia baik baik aja?"tanya Kiara
"Dia selingkuh Ki"jawab Tari sedih
"Ya udah gak usah sedih, Lo kan cantik jadi gampang cari penggantinya"hibur Ajeng
"kalo Lo Jeng?"
"Gak usah ditanya,dari tampangnya aja udah keliatan lagi happy tu anak"ucap Kiara
"seratus buat Kiara,memang Lo yang paling peka"kata Luna sambil memeluk Kiara yang duduk disampingnya.
"hisss dasar"ucap Kiara.
"kenapa Lun,tumben nanyain soal itu?jangan jangan Lo udah punya pacar ya?"goda Ajeng.
"Gak,gue cuma pengen tau aja.Lagian gue udah bilang kan,gue mau pacar kalo udah dapet cowok yang tepat disaat yang tepat pula"jelas Luna
"Iya dech"jawab Ajeng singkat
"kamu nanti balik ke perpus lagi Ki?"tanya Tari
"gak,lanjut nanti pas pulang sekolah"jawab Kiara sambil menyantap bakso pedasnya.
"enak ya jadi Kiara,si otak encer ini"ucap Ajeng.
"enaknya gimana?"tanya Kiara
"ya enak lah,Lo sering gak masuk kelas tapi nilai Lo bagus terus"jawab Ajeng.
"itu karena Kiara rajin belajar pe'ak"ucap Luna.
"Gue juga mau rajin belajar,"ucap Ajeng
Mereka pun asyik mengobrol,hingga terdengar bel tanda masuk.Kiara Cs pun segera kekelas untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.
_-_-_-_-_-_-_-
"halo mas"sapa Kiara.
"Iya sayang,ni mas baru mau jalan jemput kamu"ucap Dewa.
"Mas gak usah jemput aku sekarang, soalnya aku ada bimbingan buat persiapan lomba jadi mungkin pulang agak sore."ucap kiara
"oh ya udah,nanti kalo mau pulang telpon mas aja ya biar mas jemput."
"iya mas,ya udah kalo gitu aku mau keperpus dulu"pamit kiara.Setelah mematikan telpon Kiara pun segera pergi ke Perpus.
karna tidak jadi menjemput pacar kecilnya,dewa pun kembali melanjutkan pekerjaannya.
"Lho bos,gak jadi jemput Kiara?" tanya Danu saat melihat Dewa mulai membuka dokumen
"Gak,dia pulang agak sore nanti"jawab Dewa
"Oh iya Dan, metting dengan pak Fian jam berapa?"tanya Dewa.
"Satu jam lagi bos"jawab Danu.
"oke,kamu siapin bahan bahannya!"perintah Dewa.
"baik bos"kata Danu kemudian mengerjakan apa yang bosnya katakan.
Jam sudah menunjukan pukul 5 sore saat Kiara selesai bimbingan.Segera ia mengabari Dewa untuk dijemput.
"mas dimana?"tanya Kiara sambil jalan kedepan sekolah.
"mas lagi selesai metting,ni mau jalan pulang.kamu sudah pulang?"tanya Dewa sambil berjalan keluar dari restoran tempat ia metting tadi.
"Iya mas aku udah pulang"jawab Kiara yang sudah sampai didepan sekolahan.
"ya udah mas jemput sekarang,kamu tunggu dulu ya sayang paling 10 menit lagi sampe"ucap Dewa kemudian segera masuk mobil bersama Danu.
"iya mas Aku tungguin"jawab Kiara kemudian mematikan hp nya.
Saat sedang menunggu Dewa sendiri, keluarlah Rio beserta motor sport nya dari dalam sekolah.Melihat Kiara duduk sendirian didepan sekolah, Rio pun mematikan motornya,lalu menghampiri Kiara.
"Lho Ki belum pulang?tanya Rio yang sudah berdiri disamping Kiara.
"belum,aku masih nunggu jemputan"ucap Kiara.
"Oh,masih lama nunggunya?"tanya Rio
"Gak tau,tadi bilang sih cuma 10 menit tapi gak tau juga kalo dijalan macet"
"mau bareng aku aja?"tawar Rio
"Gak usah,aku nungguin aja.lagian rumah Kiara gak searah."jawab Kiara dengan senyum diwajah cantiknya
"Ya udah kalo gitu aku temenin dech, takutnya ada apa apa soalnya daerah sini rawan"ucap Rio lalu duduk disamping Kiara.
"Rawan apaan?setau aku disini aman,lagian Deket tu kantor polisi"ucap Kiara sambil menunjuk kantor polisi yang ada disebrang jalan
"Disini itu rawan buaya darat"kata Rio lalu tertawa ngakak,Kiara pun ikut tertawa.
Saat Kiara dan Rio mengobrol dan bercanda gurau,sebuah mobil berhenti didepan mereka.Dewa yang ada didalam mobil itu pun keluar dengan kesal karena ada cecunguk yang sedang bersama pacarnya.
"Mas udah sampe?"tanya Kiara saat melihat Dewa berdiri didepannya.
"Iya,yuk pulang sekarang"ajak Dewa.Kiara hanya mengangguk.Mata Dewa tak lepas dari Rio yang sudah berani mendekati pacarnya.
"Sore om,saya Rio teman sekolah Kiara"kata Rio sambil mengulurkan tangannya,ia merasa tak enak karena dari tadi dewa menatap dengan tajam
"hmmm...saya Dewa,CALON SUAMI Kiara"ucap Dewa penuh penekanan.
"haduh si Bos kalau cemburu ternyata seperti itu,sama anak kecil pun gak mau ngalah"gumam Danu yang ada didalam mobil.
"Ya udah yuk sayang kita pulang"kata Dewa sambil merengkuh pinggang Kiara
"Rio,aku duluan ya makasih tadi udah nemenin aku"pamit Kiara,
"iya Ki,"ucap Rio sambil tersenyum memperlihatkan lesung pipinya yang membuat Rio terlihat manis.
"Kamu ati ati ya pulangnya"kata Kiara sebelum masuk kedalam mobil.
Dewa pun membukakan pintu untuk Kiara,sebelum Dewa masuk kedalam mobil ia menatap Rio dengan tatapan tajam...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung