Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 115



Kiara terlihat masuk kebeberapa toko yang ada di mall itu.Terlihat Kiara sedang memilih dan melihat sebuah piyama.karena lucu akhirnya Kiara membeli sepasang piyama couple.


Kiara tersenyum saat membayangkan,dirinya dan memakai piyama lucu itu.


"ada yang lain lagi kak?"tanya sang kasir


"gak ada mbak"ucap Kiara sambil mengeluarkan dompet dari dalam tas selempang nya.


"totalnya 575.000"ucap sang kasir,kemudian Kiara menyerahkan 6 lebar yang 100 ribuan.


"ini kembaliannya, terimakasih silahkan datang kembali"kata sang kasir memberi senyum terbaik.


setelah selesai melakukan transaksi,Kiara bergegak menuju lantai paling atas,dimana tempat bioskop berada.


Kiara melihat jam yang ada di pergelangan tangannya.


"jam setengah 6"gumam Kiara, kemudian Kiara mengambil hp yang ada di dalam tasnya.Ia mencoba untuk menelpon Dewa,tapi tak disangka ternyata hp Dewa sedang tidak aktif.


"mungkin mas dewa masih dijalan"batin Kiara masih berfikir positif.


kemudian Kiara menyimpan kembali HP-nya kedalam tas, kemudian ia melanjutkan perjalanan nya.


Sampai dilantai paling atas,Kiara masih berkeliling.Ia pergi ke food court untuk sekedar membeli cemilan dan minum.


Kiara menunggu Dewa dengan gelisah, sesekali ia menatap jam tangannya,dan sesekali ia berjalan keluar untuk melihat kedatangan Dewa.


ia pun tak henti menelpon Dewa dan juga Danu,tapi hp keduanya sama sama tidak aktif.


jam berganti jam,suasana bioskop yang semula ramai lama kelamaan berangsur sepi. Kiara kembali melihat jam tangannya,sudah menunjukan pukul setengah 10 malam.


Dengan berat hati dan perasaan kecewa,Kiara melangkah kaki untuk pergi dari tempat itu.kiara menuruni lantai demi lantai menggunkan eskalator yang sudah tidak bergerak karena dimatikan oleh pihak mall.


terlihat beberapa gerai sudah tutup,dan beberapa lampu pun sudah dimatikan karena sudah waktunya jam tutup.


setelah memesan ojek online Kiara segera pergi menuju kediaman Dewa.


disisi lain,dewa yang melupakan janjinya baru saja selesai makan malam dengan koleganya.Setelah tadi meeting bersama tuan Burhan dikantor, dewa dan Danu diajak untuk sekalian makan malam bersama.


"ternyata hp ku dari tadi mati"ucap Dewa


"sama bos, ternyata hp saya juga mati,pantes dari tadi hening"balas Danu.


kemudian mobil hitam itu melaju membelah jalan malam.setelah mengantar Dewa sampai di rumah dengan selamat, Danu segera melanjutkan kembali menuju rumah nya.


Dewa masuk kedalam rumah dengan rasa capek disekujur badan.kemudian Dewa menghempaskan tubuhnya kesofa diruang tengah.


"tuan sudah pulang?"tanya Mbak Lastri.


"iya mbak,Kiara sudah tidur mbak?"tanya Dewa


"non Kiara?bukanya non Kiara pergi sama tuan?"tanya Lastri balik.


"gak,aku baru saja selesai meeting"jawab Dewa yang masih belum ingat dengan janjinya


"tadi siang non Kiara cerita,kalo mau pergi sama tuan ke mall"jelas mbak Lastri


"mati aku"ucap Dewa seraya bangun dari tidur nya.


"aku lupa mbak"ucap Dewa buru buru pergi untuk menjemput Kiara.


belum sempat keluar pintu,terlihat Kiara berjalan dengan lunglai.kepalanya menunduk tak bersemangat.


"malam mas"sapa Kiara tanpa berhentikan dan terus melangkah masuk kedalam rumah.


Dewa tampak terpana melihat Kiara,beberapa saat Dewa mematung ditempat.


"sayang maafin mas ya,mas lupa kalo mas ada janji sama kamu"ucap Dewa sambil menahan tangan Kiara.


"gak apa apa mas,ya udah aku mau siapin air sama baju ganti buat mas dulu"kata Kiara sambil mengibaskan tangannya pelan.


Dewa mengekor mengikuti Kiara kekamarnya,sambil terus mencoba untuk minta maaf karena kelakuannya.


tanpa memperdulikan Dewa Kiara terus melakukan pekerjaan nya.setelah selesai melakukan tugasnya Kiara ijin kepada dewa untuk kembali kekamarnya.


"aku udah siapin air sama baju mas,kalo gitu aku kekamarnya dulu ya"ucap Kiara tanpa memandang dewa.


"sayang,maafin mas ya mas bener bener lupa.tadi pas mau pulang,ada meeting mendadak jadi mas lupa sama janji kita.maafin mas ya"ucap Dewa memohon pada Kiara.


"udah??,ya udah mas mandi sana aku mau ganti baju dulu"ucap Kiara kemudian menepis pelan tangan Dewa lalu berlalu kekamar.


"huftt"Dewa menghembuskan nafas kasar saat melihat Kiara berlalu.


pikirannya mengembara mengingat kembali kejadian kejadian yang terjadi akhir-akhir ini.keputusan apa yang harus Kiara ambil,hah..sungguh memusingkan.


Kemudian Dewa segera mandi,tak lama kemudian Dewa keluar dari kamar Mandi dan terlihat lebih segar.


Dewa segara meraih hp nya yang ia letakkan di atas nakas.


"halo Dan,"kata Dewa


"iya bos,ada yang bisa saya bantu?tanya Danu


"schedule besuk apa aja Dan?"


"besuk setelah makan siang ada meeting dengan PT.pelita jaya bos"


"setelah itu?"


"setelah itu tidak ada jadwal lagi"


"oke,besuk kamu saja yang meeting dengan mereka.Besuk kamu gak usah jemput kesini,"jelas Dewa


"siap bos,berarti besuk bos berangkat sendiri?"


"Tidak besuk aku akan libur,aku mau menebus kesalahanku pada Kiara"


"kenapa bos?"


"tadi aku lupa kalo ada janji nonton sama Kiara,ah sudah lah kenapa aku malah curhat sama kamu.Ya udah, pekerjaan besuk tolong kamu handle "


"iya bos siap,dan semoga Kiara gak ngambek lagi"ucap Danu.


setelah itu panggilan pun berakhir.Dian yang ada disamping Danu pun mendekat.


"enak ya Bi,Kiara ngambek dikit aja Mr.dewa langsung ambil cuti.kamu kapan cutinya BI,aku kan juga pengen kayak gitu."ucap Dian sedang bermanja pada Danu.


"nanti ya sayank,maafkan suamimu ini yang cuma jadi asisten pribadi jadi gak bisa seenaknya ambil libur."ucap Danu sambil memeluk Dian.


"iya bi, walaupun jadi asisten pribadi aku tetap cinta kok"ucap Dian, kemudian Danu mengecup kening Dian.


"Ya udah tidur yuk,udah malem"ajak Danu


"gendong"ucap Dian seperti anak kecil


"manjanya istri ku ini"kata Danu kemudian mengangkat tubuh Dian yang sedikit gemuk karna hamil.


Setelah menelpon Danu, Dewa pergi kekamar Kiara, terlihat Kiara yang sudah meringkuk diatas tempat tidur.Kemudian Dewa menghampiri Kiara,dan tidur disamping Kiara.


Dewa menarik Kiara kedalam pelukannya,dengan lembut ia menyingkirkan rambut yang menutupi wajah cantik Kiara.


"maafin mas ya yank,mas sudah bikin kamu kecewa."ucap Dewa kemudian mengecup kening Kiara.Dan tak lama dewa pun tertidur.


..............


Pagi itu Kiara bangun awal,ia merasakan badannya seperti tertindih sesuatu.Setelah membuka mata,ia melihat tangan Dewa melingkar di pinggangnya.


Sesaat Kiara menatap wajah tampan Dewa,Kiara menatap setiap inci dari wajah dewa.kiara sangat mengagumi ketampanan yang dimiliki dewa.


"kamu tau mas,aku sangat mencintaimu"gumam Kiara.


setelah itu kiara segera membersihkan diri dan bergegas ke dapur untuk membuat sarapan.


..


..


.


.


.


.


.


.


.


bersambung