Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 93



Setelah sampai rumah Kiara segera masuk kamar,ia membaringkan tubuhnya diatas ranjang.kiara memejamkan matanya sambil mengelus elus perutnya.


Kiara pun perlahan mulai terlelap,dan ia pun sudah hanyut dalam dunia mimpi.


Jam setengah 6 sore,Kiara mulai membuka matanya.rasa capek yang dia rasakan tadi sedikit berkurang.Kiara segera pergi kekamar mandi untuk bersih bersih.


Disamping itu, Dewa baru saja sampai dirumah .Suasana rumah terasa sepi,segera Dewa mencari keberadaan Kiara.Dewa pergi ketaman belakang,tapi ternyata Kiara tak ada disana.


Kemudian Dewa pergi kelantai atas, Dewa pergi kekamar kiara.Dewa mengetuk pintu kamar Kiara,tapi tak ada jawaban .


perlahan Dewa membuka pintu kamar Kiara,terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.Kemudian Dewa masuk kedalam kamar Kiara.


Dewa menunggu Kiara sambil melihat lihat isi kamar kiara.Saat sedang melihat lihat,perhatian Dewa tertuju pada meja yang berada dipojok kamar Kiara.


Dewa pun melangkah kearah meja itu,terlihat kotak susu.karna tidak pernah lihat kotak susu seperti itu,dengan penasaran Dewa mengambil dan mulai membaca tulisan pada kotak itu.


"Susu ibu hamil?ngapain Kiara minum susu kayak gini?"gumam Dewa masih belum ngeh.


kemudian dewa melihat beberapa obat yang masih disimpan didalam plastik.


Saat sedang bertanya tanya tentang barang barang yang Dewa temukan didalam kamar Kiara.Si empunya kamar pun keluar dari kamar mandi dengan rambut yang ia bungkus dengan handuk.


"Lho mas Dewa kok ada disini?"tanya Kiara saat melihat Dewa.


"Iya yank,mas nyariin kamu.Oh iya yank, ngapain kamu minum susu ibu hamil?Terus juga ada plastik obat dari rumah sakit harapan bunda,kamu lagi sakit?""jawab Dewa dengan tangan yang masih memegang bungkus susu tadi.


"oh itu..aku gak sakit kok mas,tapi sebenarnya..."ucap Kiara,kiara berfikir mungkin ini saatnya ia mulai cerita tenang kehamilan nya.


Kemudian kiara meraih tas yang ada diatas tempat tidur.Kiara mengeluarkan sebuah surat dari dalam tasnya.Kemudian kiara menyerahkan nya pada Dewa.


"Ini apa yank?"tanya Dewa bingung


"Mas buka aja "


kemudian Dewa segera membuka isi dari surat yang Kiara berikan.dewa tampak memgerutkan keningnya saat membaca.Cukup lama Dewa untuk memahami isi dalam surat itu.Karna ia tak pernah menyangka kalo Kiara akan hamil beneran.


"Ini..kamu..?"ucap Dewa sampai tak bisa berkata-kata.Kiara yang mengerti maksud dewa hanya mengangguk.


"Kamu beneran hamil yank,disini beneran ada Dewa junior?"Tanya Dewa yang masih tak percaya.Kemudian Kiara mengeluarkan foto USG yang ia dapat tadi.


"ini anak kita"ucap Kiara sambil memperlihatkan foto USG tadi.


Dewa menatap lembaran foto itu, air mata nya pun menetes.Ia sangat bahagia mendapat kabar ini.Lalu dewa menarik Kiara kedalam pelukannya.


"Makasih ya sayang,makasih karna udah ngasih aku kebahagiaan yang sebesar ini."ucap Dewa lalu mengecup kening Kiara.


setelah beberapa saat hanyut dalam kegembiraan dan keharuan, kemudian Dewa membantu Kiara mengeringkan rambut nya menggunakan hairdryer.


"Mas lagi sibuk gak?"tanya Kiara sambil menikmati sentuhan lembut pada rambut nya.


"Kenapa sayank?"


"aku mau liburan"ucap Kiara kemudian dewa menghentikan kegiatannya sebentar.


"Kalo mas sibuk juga ga apa apa,biar aku liburan sendiri"lanjut Kiara.


"Gak...gak boleh sendirian,mas bakal temenin kamu"


"Tapi mas kan sibuk"


"Kasih mas waktu seminggu ya,mas bakal selesaiin kerjaan mas dulu.habis itu kita bakal liburan.kamu pengen kemana?"


"Mmmm..terserah mas gak perlu sampe luar negeri,yang dalam negri aja juga gak apa apa"


"Oh...oke,gimana kalo ke Bali atau raja Ampat?"


"Terserah mas aja,aku cuma pengen berdua sama mas,tanpa ada orang yang kenal kita"


"Iya,Minggu depan kita jalan jalan ya.tapi sebelum berangkat kita konsultasi dengan dokter dulu"


"Iya siap,Makasih ya sayang"ucap Kiara sambil mendongakkan kepalanya.


Dewa yang melihat itu langsung saja menyambar bibir mungil kiara.wajah Kiara berubah menjadi merah saat bibir Dewa menempel pada bibir nya.


setelah terjadi ciuman singkat,Kiara pun segera keluar kamar disusul oleh Dewa.


"Kamu mau kemana?"tanya Dewa yang berhasil menyusul Kiara.


"Aku mau kebawah"ucap Kiara.


lalu Dewa mengendong Kiara ,lalu dengan hati hati menuruni anak tangga.


"Mas turunin aku,aku bisa jalan sendiri"rengek Kiara


"Udah,nurut aja.mas bakalan lakuin ini sampai anak kita lahir.mas gak mau kamu kecapekan kalo harus naik turun tangga."


"Dih mas lebay,aku cuma hamil mas.kayak sakit parah aja"


"Udah diem dan nikmati saja servis dari mas"ucap Dewa,Kiara pun hanya bisa diam ia tak kau beradu argument dengan Dewa karna ia tau kalo tidak bisa menang.


lalu Dewa meletakan Kiara diatas sofa dengan pelan pelan.Lalu Dewa ikut duduk disamping Kiara.


Kiara duduk bersandar pada Sandara tangan disofa,lalu Dewa meraih kaki Kiara kemudian memijatnya dengan lembut.


"Mas bahagia setelah tau kalo aku hamil?"tanya Kiara.


"Ya bahagia donk sayang, bahagia banget malahan.makasih ya kamu sudah kalbulin keinginan mas buat jadi seorang ayah"ucap Dewa


"Tapi mas agak kecewa sama kamu"lanjut Dewa sambil menunjuk wajah cemberut nya


"Kecewa kenapa mas?"


"Mas kecewa kenapa kamu baru ngomong sekarang,kenapa gak dari awal.Tadi kalo mas gak masuk kedalam kamar kamu,dan lihat susu sama vitamin kamu,kamu pasti belum mau kasih tau mas kan"ucap Dewa sambil menundukkan kepalanya.


"Maaf mas, sebenarnya sejak awal aku udah mau cerita sama kamu.Tapi setelah dengar kamu akan dijodohkan aku jadi mengurungkan niat ku.Aku takut kalo aku kasih tau,mas jadi makin stres karena akhir akhir ini situasi dan kondisi sedang kacau ".


"Maaf ya mas"lanjut Kiara, kemudian menggenggam tangan Dewa.


"iya,tapi mas masih kecewa"


"Iya,aku ngerti kok kalo aku jadi mas aku pasti juga akan kecewa."


"Ya udah,besuk besuk kalo ada apa apa kamu cerita sama.mas ya"ucap Dewa


"ya udah aku mau kedapur dulu"


"Mau ngapain?"tanya dewa lagi


"Ya masak donk mas,kan sudah waktunya makan malam"


"Gak usah,kita pesan makanan dari luar aja"


"Tapi.mas"


"Sstttt,udah mas gak mau kamu capek capek.Udah mas pesen dulu,kamu mau makan apa?"


"Apa aja terserah mas"ucap kiara pasrah.


Sambil menunggu orderan nya datang,Kiara dan Dewa berbaring disofa ruang tengah.Entah mengapa sofa itu menjadi tempat favorit mereka berdua untuk malas malasan.


.


.


..


.


.


.


..


.


.


.


.


.


. BERSAMBUNG