Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 89



Ia sudah tidak sabar menyampaikan kabar gembira ini pada Dewa.Sebelum pulang Kiara mampir ke supermarket untuk membeli beberapa bahan makanan.Rencananya hari ini ia akan memasakkan makan yang spesial untuk Dewa,sekaligus untuk merayakan kehamilan nya.


Kiara mulai menjelajah supermarket untuk mencari barang yang ia butuhkan.kiara mulai dari area buah buahan,Kiara memilih alpukat yang masih terlihat segar.


Dilanjutkan di area daging, seafood,Dan sayur.Saat ia hendak kekasir, Kiara melewati rak susu.Kiara berhenti di bagian susu ibu hamil.Kiara mengambil dan mulai membaca kandungan dan manfaat dari berbagai merek susu.


cukup lama Kiara berada disana,ia sangat antusias dalam mencari informasi dari susu susu tersebut.Kiara ingin memberikan nutrisi yang baik untuk buah hatinya.setelah memilih dan menimbang, akhirnya kiara memilih susu La***mil.


Setelah itu Kiara pun pergi kekasir untuk membayar.kemudian Setelah selesai Kiara segera pulang untuk memasak.Rencananya ia akan memasak daging semur,dan kepiting udang lada hitam kesukAan Dewa.


sampai dirumah Kiara segera ganti baju, kemudian ia segera pergi kedapur.Di bantu oleh bibi Kiara meracik semua masakan nya.


jam setengah 6 sore,semua masakan Kiara sudah siap.Hanya tinggal menatanya di meja makan.kiara sudah tak sabar lagi menunggu kepulangan Dewa.Ia ingin cepat cepat menyampaikan berita gembiranya.


Kiara menunggu Dewa dengan gelisah,Berulang kali Kiara menatap jam dinding tapi dewa tak kunjung datang.hingga jam menunjukan pukul setengah 9 malam, barulah terdengar deru mobil Dewa memasuki halaman.


Kiara kemudian berlari kecil menuju pintu untuk menyambut Dewa. Dewa terlihat keluar dari mobilnya,senyum Kiara tampak merekah.


"kok belum tidur yank?"tanya Dewa sambil mengecup kepala Kiara.


"aku nungguin mas,ada yang mau aku omongin".jawab Kiara.


"mas kok baru pulang,banyak kerjaan ya?tanya Kiara saat melihat wajah lelah Dewa.Dewa hanya menatap Kiara tanpa berkata apa pun.


"mas mandi dulu sana biar fress"lanjut Kiara,


"ya udah,mas mandi dulu ya.mas juga mau ngomong sesuatu sama kamu"ucap Dewa kemudian pergi menuju kamarnya.


Kemudian Kiara segera kedapur untuk menyiapkan makan malam.30 menit kemudian Dewa terlihat menuruni tangga, menghampiri Kiara.


"Makan dulu mas,aku udah buatin masakan kesukaan mas"ucap Kiara, kemudian dewa menarik kursi dan duduk.


Seperti biasa Kiara melayani Dewa dengan telaten.Tanpa komentar Dewa pun mulai memakan makanan nya. Dewa tampak menikmati makanan tapi tak seperti biasa ia hanya diam seperti ada yang dipikirkan .


Setelah selesai makan,Kiara membereskan piring kotor.Sedangkan Dewa ia duduk diruang tengah.Terlihat Dewa sedang melamun.


Kiara datang menghampiri Dewa,lalu Dewa menarik kiara kedalam pelukannya.


"Mas kenapa?kok seperti ada yang dipikirkan?"tanya Kiara.


"Mas gak apa apa kok,oh iya katanya ada yang mau kamu omongin sama mas"tanya Dewa.


"mas duluan aja,kayaknya lebih penting dari cerita ku"ucap Kiara, Dewa menarik nafas panjang sebelum mulai bercerita.


"Mas tadi abis dari kediaman utama,"


"Oh...tumben emang ada apa?"tanya Kiara.


"Mas mau dijodohkan dengan anak kolega kakek"jelas Dewa,membuat Kiara sedikit syok.


"Dijodohkan mas?"tanya Kiara memastikan,terlihat raut kekecewaan pada wajah Kiara .


"Iya,tapi kamu gak perlu kwatir.Gimana pun caranya mas akan tolak.mas akan tetap nikahin kamu apapun yang terjadi."ucap Dewa menyakinkan.


"iya mas,aku percaya kok kalo mas bisa atasin ini semua"ucap Kiara dengan tersenyum, sebenarnya dalam lubuk hatinya yang paling dalam ia sangat sedih.Ia sedikit meragukan apakah hubungannya bersama Dewa bisa berlanjut ke jenjang selanjutnya.


"makasih ya sayang,karna kamu sudah percaya sama mas.Mas akan berusaha agar tidak mengecewakan kamu lagi."ucap Dewa kemudian memeluk Kiara lagi.


"oh iya katanya kamu mau ngomong sesuatu"ucap Dewa


"Bukan apa apa kok gak penting"ucap Kiara


"Apa pun itu cerita donk sama mas"


"udah lupain aja,gak penting kok"ucap Kiara dengan kepala tertunduk,Kiara tak mau melihat wajahnya yang sedih.


Kiara dan Dewa pun berbaring diatas sofa.tangan Dewa memeluk pinggang kiara,sedangkan Kiara membelakangi Dewa.


mereka berdua hanya diam ada suara sedikitpun.kiara tak punya keinginan untuk menceritakan tentang kehamilannya.Ia takut akan menambah beban pikiran Dewa.


"Sabar ya nak,nanti kalo waktunya pas mommy bakal kasih tau Daddy tentang kamu"ucap Kiara dalam hati,sambil mengelus pelan perutnya.


pagi hari seperti biasa Kiara disibukan dengan pekerjaan rumahnya.Setelah membangunkan Dewa Kiara kembali kedapur untuk menyiapkan sarapan.


saat tengah asik membuat sarapan ,terlihat Danu yang baru saja memasuki rumah.


"pagi Kiara cantik"ucap Danu slengean


"Dih apaan,aku lapor mbak Dian nich"ucap Kiara yang membuat Danu kalang kabut.


"Jangan Ki, ampun.bisa bisa aku tidur diluar lagi malam ini"ucap Danu melas


"Hahahaha...dasar ISTI"ucap Kiara sambil tertawa ngakak.Danu hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.


"Udah donk"


"Oh...kalo gitu mau minum gak teh?...kopi?"tanya kiara lagi.


"Gak usah Ki"tolak Danu.


"Tenang aja,mas Dewa masih lama kok.Dia juga baru aja bangun".


"Beneran?kalo gitu kopi aja Ki"


"Oke siap"ucap Kiara kemudian membuatkan secangkir kopi hitam untuk Danu.


"nich mas"kata Kiara sambil meletakan kopi didepan Danu.


"Makasih Ki"


"hmmm..btw...mas udah lama kerja bereng mas Dewa"


"kenapa,tumben tanya tanya soal itu"tanya Danu balik sambil menyesap kopinya.


"ya cuma kepo aja"jawab Kiara yang duduk disebelah Danu.


"hmmm...udah lama banget sih.pokoknya setelah lulus kuliah aku mulai kerja bareng si bos"


"oh...jadi mas kenal baik donk dengan keluarga mas Dewa"


"ya kurang lebih seperti itu"ucap Danu dengan yakin.


"kalo kakek mas Dewa orang nya gimana?"


"oh tuan besar,beliau orang yang tegas,galak dan keras kepala.Semua keinginan nya harus dituruti"jelas Danu


"Mmmmm...Termasuk soal perjodohan?"


"Iya lah,para orang kaya itu melakukan perjodohan untuk memperkuat ke didudukan mereka."


"Jadi kalo mas Dewa dijodohin dia gak biasa tolak apapun usahanyA?"


"itu pasti,kalo tuan besar udah berkata seperti itu apa pun usahanya percuma saja.semua orang dikeluarga Dirgantara tidak ada yang bisa membantah termasuk si bos"ucap Danu yang terkenal punya mulut ember.


"Oh...jadi pada akhirnya aku sama mas Dewa harus putus donk?"tanya Kiara lagi.


"Ya tentu saja..."ucap Danu kemudian menutup mulutnya yang bocor itu.


"maaf Ki,aku gak bermaksud seperti itu.aku yakin sibos akan berusaha sebaik mungkin"ucap Danu yang panik


"Iya aku ngerti kok,ya udah makasih ya buat info nya"ucap Kiara kemudian ia kembali kedapur untuk melanjutkan pekerjaannya..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


..


.


. bersambung


Hay...mohon maaf lahir dan batin ya,Dalam kesempatan ini Thor mau minta maaf sebesar-besarnya karna jarang update....


Selamat hari raya idul Fitri 🧕😁