
Setelah selesai sarapan,Kiara dan Dewa bersantai diruang tengah sambil menonton film. Mereka berbaring diatas sofa bed, Dengan tangan Dewa menjadi bantal untuk Kiara.
Sesekali Kiara mengomentari alur cerita yang mereka tonton.
Mereka menonton film hingga lupa waktu.Hari ternyata sudah siang dan Kiara belum memasak untuk makan siang.Kemudian Kiara bangun hendak kedapur.
"Mau kemana sayang?"tanya Dewa yang masih menggenggam tangan Kiara.
"aku mau masak mas,udah siang"kata Kiara
"Gak usah masak,nanti kita cari makan diluar aja.Sekalian jalan jalan,kita kan jarang jalan berdua."ucap Dewa sambil menarik tangan Kiara hingga kiara kembali duduk.
"Ya udah,"ujar Kiara.
"Masih persiapan buat lombanya yank?"Tanya Dewa.
"Iya mas,mulai besuk Senin aku harus berangkat pagi.kayaknya aku gak bisa bangunin mas dech jadi nanti biar mas Danu ya"ucap Kiara sambil menyandarkan kepalanya kebahu Dewa.
"Iya gak pa pa, Sebenernya kalo kamu gak sibuk mas mau ajak kamu liburan tapi sekalian kerja"kata Dewa
"Liburan kemana mas?"tanya Kiara antusias.
"Sebenernya lusa,mas harus ke Bali ada kerjaan disana jadi mas pengen ngajak kamu sekalian liburan"
"oh...berapa lama mas ?"tanya Kiara sedikit kecewa karena harus berpisah dengan Dewa.
"Ya kurang lebih 1 Minggu,tapi mas akan usahain biar cepet selesai.Jadi mas bisa cepetan pulang"kata Dewa sambil mempererat rangkulanya
"Hmmm..ya udah lain kali kan bisa.Mas kerja aja gak usah kwatir ma aku"
"oke,nanti kalo lomba kamu udah selesai mas ajak kamu liburan.kamu mau kemana?"
"Mmm...aku pengen ketempat yang ada saljunya"
"Ya udah kalo gitu kita ke Bekasi aja,kita main sepuasnya di snow world."ucap Dewa
"Ya elah mas,kalo cuma kebekasi hari ini juga bisa ngapain nunggu lomba ku selesai"kata Kiara sedikit ngambek.
"Hahahaha...ya udah biar agak jauh kita ke Dieng aja kalo gitu,mumpung sekarang suhu disana rendah."
"Huffttt dasar,udah dirumah aja gak usah kemana mana disini juga udah dingin."kata Kiara kemudian memyongkan bibirnya.
"Gitu aja ngambek,ya udah mas atur waktu deh biar Kita bisa pergi keluar negeri buat liat salju gimana?"kata Dewa yang membuat Kiara tersenyum dengan semangat Kiara mengangguk.
"Ya udah ganti baju sana,kita cari makan sekalian jalan jalan".perintah Dewa yang senang melihat senyum diwajahnya Kiara.
"ceritanya kita mau kencan ni mas?"Tanya Kiara
"Iya,udah sana siap siap.Dandan yang cantik ya"Ucap Dewa kemudian Kiara segera pergi kekamar dengan girang.
"Aku akan berusaha buat bahagiain kamu Ki"gumam Dewa lirih.
Tak lama Kiara menuruni anak tangga,terlihat Kiara sangat cantik,dengan rok atas lutut,kaos putih plus jaket jeans tak lupa sepatu sneaker.Dewa yang sudah nunggu Kiara dibawah pun tampak terpesona melihat Kiara yang tampak lebih dewasa.
"Yuk Mas,"ajak Kiara,membuyarkan lamunan Dewa.
"iya,kita dirumah aja ya yank."ucap Dewa.
"Kenapa?aku udah siap gini"tanya Kiara bingung.
"Soalnya kamu cantik banget,mas gak mau lelaki diluar sana liatin kamu"ucap Dewa
"ya elah kirain apa,Ya udah nih aku pake masker biar gak kelihatan.Puas.?"kata Kiara sambil mengeluarkan masker dari dalam tasnya.
"oke dech"ucap Dewa lalu mengandeng tangan kiara.
sesampainya dihalaman, Dewa membukakan pintu mobil untuk Kiara.
"Silahkan masuk bidadari ku"ucap Dewa,sedangkan Kiara hanya tertawa mendengar kata kata Dewa.
Setelah itu bukannya masuk kedalam mobil, Dewa malah berjalan mendekati Pak Usub yang ada dipos satpam.
"Tuan muda mau keluar?"tanya Pak Usub yang melihat bosnya sudah rapi.
"Iya,saya mau keluar dengan kiara.Ini buat Pak Usub beli makanan, soalnya Kiara belum masak dan mungkin kita nanti pulang malem."kata Dewa mengeluarkan uang dari dalam dompetnya.
"Terima kasih tuan"ucap Pak Usub saat menerima uang yang diberikan Dewa
"ya udah, tolong bukakan pintu gerbang nya ya Pak"ucap Dewa
"Baik tuan"
"Makasih Pak,"ucap Dewa kemudian pergi kearah mobilnya.
Setelah pintu gerbang terbuka Dewa pun segera melajukan mobilnya dengan pelan.
Kini mobil Dewa pun sudah membelah jalanan,karna hari Minggu lalulintas siang itu sangat padat.Kiara mulai bosan,lalu membuka dasboard mobil Dewa yang berisi macam macam Snack kesukaan Kiara.Memang Dewa sengaja mengisi mobil pribadinya dengan beberapa cemilan.
kini Kiara sudah meletakan keripik kentang dipangkuan nya.ia mulai memakan kripik kentang itu sambil memainkan hp nya,sesekali ia juga menyuapi Dewa.
"Kayaknya macet parah mas"ucap Kiara saat melihat jalanan.
"Heem,nanti kita berhenti di restoran depan aja"Jawab Dewa sambil menyetir.
kemudian mobil Dewa pun mulai menepi,dan akhirnya berhasil diparkir disebuah restoran.Kemudian Dewa dan Kiara pun masuk kedalam Restoran.
"Mas,itu mas Danu kan,sama siapa ya?"tanya Kiara saat melihat Danu duduk bersama seorang wanita dipojokan.
"Bukannya itu temen kamu"jawab Dewa ikut melihat kearah Danu.
"Gangguin yok mas"ucap Kiara sambil menarik tangan Dewa.Mau tak mau Dewa pun menuruti permintaan Kiara.
"halo calon manten"sapa Kiara yang mengagetkan Danu dan Dian.
"Boleh gabung?"tanya Dewa saat melihat kiara sudah duduk disamping Dian tanpa permisi.
"Dari mana bos?"tanya Danu sedikit canggung.
"Dari rumah"jawab Dewa singkat.
"kalian udah pesan?''tanya Dewa.
"Belum bos,kita juga baru sampe"jawab Danu.
Tak lama pelayan pun datang,kemudian mereka berempat memesan makanan mereka masing masing.
"Hari ini libur Mbak?"tanya Kiara
"Iya Ki,"jawab Dian
"Lagi kencan nich ceritanya?"Bisik Kiara pada Dian,yang membuat pipi Dian memerah.
"Iya"jawab Dian sambil menyembunyikan wajahnya.
"cie...jadi gimana lanjut apa gak mas?"goda kiara
"Sayang gak boleh kepo"ucap Dewa
"Aku gak kepo Mas,aku cuma tanya kalo lanjut kan aku bisa bantu mas Danu buat nagih janji sama mas"jelas Kiara.
"Emang mas janji apa?"tanya Dewa bingung.
"Lho lupa kan,baru juga kemarin.Mas kan janji kalo mas Danu dan mbak Dian lanjut mas mau biayain pernikahan mereka. Jadi gimana lanjut gak?"tanya Kiara lagi
"Oh iya mas pernah janji begitu,jadi lanjut apa gak Dan?"tanya Dewa
"Katanya tadi gak boleh kepo"ucap Kiara.
"Mas gak kepo sayang,mas cuma Tanya kalo jadi kan mas harus siapin anggaran nya dulu"jelas Dewa.
"Gimana mas,mbak?mumpung si bos inget Lo"
"Kita lanjut bos,"ucap Danu malu malu.
"jadi kapan rencananya?"tanya Dewa
"rencananya habis dari Bali saya mau ambil cuti lagi,saya mau pulang kampung buat ngasih kabar ini"ucap Danu.
"mas mau ke Bali?"tanya Dian.
"Iya,kita mau ke Bali besuk lusa.Danu belum ngasih tau?"tanya Dewa.
"Wah mas Danu parah,masak sama calon istrinya belum dikasih tau kalo harus dinas keluar kota."kata Kiara jadi kompor.
"Maaf, rencananya aku mau ngasih tau kamu habis ini.Tapi malah keduluan"kata Danu sambil merilik Dewa dan Kiara yang senyum senyum melihat wajah melas Danu.
Mereka pun ngobrol sampai makanan yang ada didepannya habis.Setelah selesai makan Dewa membayar semua tagihan mereka.Kemudian Danu dan Dian pamit duluan karena ada acara lain.Sedangkan Kiara dan Dewa melanjutkan perjalanan menuju mall terdekat.
Untung saja jalanan tak semacet tadi,sehingga tak sampai setengah jam mereka sampai di mall.
.
.
.
.
.
..
.
..
.
..
.
. Bersambung