Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 15



Pagi itu Kiara sudah sibuk dengan rutinitas nya.Setelah Sholat subuh Kiara memutuskan untuk bersih2 rumah sebelum dia berangkat Sekolah.


Jam menunjukan pukul 06.00,setelah selesai menyiapkan sarapan Kiara pun segera mempersiapkan diri untuk ke Sekolah.


Tak butuh waktu lama,setelah memakai seragam dan merapikan tas dan bukunya Kiara kemudian keluar kamar.Ia bermaksud untuk membangunkan Dewa.


tok..tok...tok ..


Kiara mengetuk pintu kamar Dewa,tetapi tak ada respon dari siempunya kamar.


tok...tok..tok...


Kiara mengetok pintu kamar Dewa lagi,tapi tetap sama masih tidak terdengar tanda tanda Dewa bangun.


tok...tok..tok ..


Untuk ketiga kalinya Kiara mengetuk pintu kamar Dewa,kemudian Kiara mencoba membuka pintu kamar Dewa.Karna menurut amanah Dewa,kalo dalam ketukan ke 3 ia masih belum bangun Kiara boleh masuk ke dalam kamar nya.


Kiara memasuki kamar dewa,dan aroma maskulin dari parfum yg biasa Dewa pake menyeruak diindra penciuman Kiara.


Terlihat deywa masih bergelung didalam selimutnya.Kemudian Kiara membuka tirai kamar Dewa.Sinar matahari yg masuk mengusik ketenangan tidur Dewa.


"Selamat pagi Mr.sekarang sudah pukul setengah 7,seperti apa yg Mr bilang kemarin.Saya harus membangunkan Mr karena nanti akan ada metting penting."Kata Kiara.


Dewa yg mendengar celoteh Kiara segera terduduk ditempat tidurnya dan hanya mengangguk,dengan mata yg masih terpejam.


"Oke sekarang Mr.mandi dulu,saya akan siapkan baju untuk Mr."Kata Kiara seraya berjalan ke walk in closet milik Dewa.Terlihat beragam pakainan tertata rapi disana.


Lalu Kiara memilih pakaian untuk dewa.Kiara menaruh setelan jas lengkap dengan kemeja dan dasinya diatas meja,tak lupa Kiara menyiapkan sepatu kaos kaki dan juga jam tangan.


Setelah selesai menyiapkan pakaian untuk Dewa,kiayra berjalan keluar.dan betapa terkejutnya saat Kiara melihat Dewa yg kembali tidur.


"Haduh...ini bos ganteng ganteng tukang tidur". Gumam Kiara sambil geleng geleng kepala.


Lalu ia menghampiri Dewa yg sedang memeluk guling nya.


"Mr. bangun.Saya sudah siap kan pakaian untuk Mr."Kata Kiara tapi Dewa tetap saja tidak bangun.


"Ayo Mr. nanti saya telat Lo,..ini hari pertama saya masuk sekolah."Kata Kiara yg hampir hilang kesabaran.


"Mr. kebakaran... kebakaran Mr."Teriak Kiara,membuat Dewa panik.


Melihat itu Kiara tertawa,dan terlihat wajah dewa yg sedikit kesal.


"Iishhh.. Kiara kamu bikin aku jantungan"kata Dewa setengah emosi.


"maaf Mr ."Kata Kiara sambil menahan tawanya.


"Salah sendiri tidur udah kayak kebo"Gumam Kiara dalam hati.


"Ya udah sekarang Mr,mandi ya.Baju gantinya udah saya siapin."Kata Kiara dengan senyum manisnya.


Kemudian dengan malas Dewa berjalan menuju kamar mandi.Selagi Dewa dikamar mandi, Kiara merapikan tempat tidur Dewa.


Setelah selesai Kiara lalu keluar dari kamar Dewa.ia berjalan menuju dapur,ia membuat kopi untuk Dewa.


15menit kemudian Dewa keluar dari kamarnya.Ia melangkah menuruni tangga.Melihat pemandangan itu Kiara hanya bisa terbengong bengong.


"Busettt...mo diapain aja mo pake baju apa aja,yang nama nya ganteng tetep aja ganteng."Gumam kiarya lirih .


Dewa terus saja berjalan menuju meja makan .Lalu menarik kursi dan duduk.suara dencitan kursi menyadarkan Kiara.


"Silahkan Mr. kopi nya"Kata Kiara segera menaruh kopi didepan Dewa .


"Mr.ini sarapan nya sudah saya siapin,kalo gitu saya pamit dulu". Lanjut Kiara sambil mengambil tas yg ada diatas kursi.


"Kamu naik apa Ki"Tanya Dewa sambil menikmati kopi nya.


"Naik angkutan umum Mr."Kata Kiara


"Ya udah hati hati"Kata Dewa yg dibalas anggukan oleh Kiara.


mNata biru Dewa masih menatap punggung kiara sampai hilang dibalik pintu.


"Pagi Pak Usub "Sapa Kiara yg melihat Pak Usub sambil berlari kecil.


"Pagi Non,"balas Pak Usub yg melihat Kiara buru buru.


Kiara terus saja berlari,karna 10menit lagi sudah jam masuk Sekolah.


Setelah sampai didepan komplek kiayra menunggu angkot,tapi tak ada angkot yg lewat.


"Pak angkot tujuan SMA Tunas Bangsa lewat sini gak ya?"Tanya Kiara pada Satpam komplek.


"Wah...angkot gak lewat sini Non,kalo mau Non kedepan sana,disana biasanya ada Ojek pangkalan."jelas Satpam komplek.


"Oh..kalo gitu makasih ya pak" Kata Kiara seraya meninggalkan Pak satpam.


Kiara berlari lagi menuju pangkalan Ojek,sampai disana tak ada satu pun ojek yg mangkal.Kiara pun menunggu beberapa saat.


Saat tengah menunggu tiba tiba terdengar klakson mobil.Dan mobil hitam itu pun berhenti tepat didepan Kiara.


"Kamu ngapain disini Ki?"Ujar lelaki dari dalam mobil.


"Mereka!"Kata Dewa


"Gak usah Mr... saya bisa berangkat sendiri".Tolak Kiara.


"Udah nanti kamu telat Lo"Bujuk Dewa.


"Emang udah telat".Ujar Kiara dalam hati sambil melihat jam tangannya.


"Seenggaknya kamu gak makin telat Ki"kata Dewa sedikit emosi.


"Buset kayak dukun aja Mr. ini. biasa baca pikiran ku"Ujar Kiara dalam hati.


Kini kiara sudah duduk disamping Dewa didalam mobil nya.Aroma parfum Dewa entah sejak kapan menjadi aroma terapi untuk Kiara.


"siapa ini Mr...buset cakep bener?"Kata Danu menengok kebelakang.


"Urus urasan kamu sendiri"Kata Dewa dingin.


"Maaf bos"Kata Danu dengan takut.


"Tadi aja lembut,giliran sama aku kayak es batu"Gumam Danu lirih.


"Aku dengar Danu"Kata dewa makin emosi.


"Maaf Mr."Kata Danu.kiara yg melihat hanya bisa tertawa kecil.


"Danu dia kiara mulai sekarang dia yg bertugas bangunin dan siapin semua kebutuhan ku,"Jelas Dewa.


"Hai Kiara,aku Danu sekertaris sekaligus asisten pribadi Mr. Dewa."Kata Danu sambil mengulurkan tangannya.Belum sempat Kiara membalas nya tangan Danu sudah dipukul Dewa.


"Gak usah pake salam salaman segala"Kata Dewa sewot.


"Iya Mr,maaf"kata Danu sambil meniup tangannya yang dipukul Dewa.


"hallo Pak ,saya kiara"Kata Kiara dengan ceria.


"jangan panggil Pak,saya belum tua"protes Danu.


"Terus saya harus panggil apa,om?"Celetuk Kiara.Dewa yg mendengar pun tertawa .


"Kamu Memang pantas kau dipanggil om Dan,"Ejek Dewa dengan senyum di wajah nya.Kiara yg melihat senyum Dewa pun hanya bisa bengong.


"Ya elah"Kata Danu dengan muka pasrahnya.


"Hahahaha...maaf mas Danu aku cuma becanda kok".Ya awalannya kiara yg melihat tampang manyun Danu.


"nah itu baru bener,"Kata Danu riang karna dipanggil mas oleh Kiara.Tapi entah mengapa Dewa tak senang mendengar nya.


Sepanjang perjalanan Kiara dan Danu asik mengobrol tanpa memperdulikan Dewa yg sedari tadi menatapnya.


"Eehemmm..."Dehem Dewa keras.


Mendengar itu, Kiara dan Danu tau kalo bosnya sedang marah.mereka pun akhirnya diam.


"Kenapa kamu tadi gak order ojol aja Ki?'tanya dewa yg sudah meredakan emosinya.


"karna ini"jawab kiara sambil menunjukan hape jadul nya.


"Hahahaha...hari gini masih ada orang yg pake hape kayak gitu"Ejek danu.


Kiara yang mendengar ejekan Danu pun segera menyembunyikan hape nya.Ia tertunduk malu,ingin ia membalas ejekan Danu,tapi ia urungkan karna tidak mau ribut didepan bos nya.


"Danu gaji kamu aku potong 50 persen untuk membelikan Kiara hape baru.Karna kamu sudah mengejek dan membuat Kiara sedih."Kata Dewa yg Melihat wajah Kiara yg murung.


"Ampun Mr.saya tidak bermaksud mengejek Kiara,saya cuma bercanda.ampun bos...saya masih harus bayar cicilan panci Ibu saya"mohon Danu.


"Sudah aku putuskan"Kata Dewa.mendengar itu Danu pun hanya bisa pasrah.Karna ia tau kalo bosnya sudah berkata seperti itu tidak bisa diganggu gugat.


"Maaf ya ki,aku gak maksud ngejek kamu"Kata Danu dengan lemas.


"Iya gak pa2 kok mas,Mr. jangan potong gaji mas Danu ya."Pinta Kiara pada Dewa.dan Dewa pun tak berkata apa apa.


Akhirnya Kiara pun sampai disekolahan dengan selamat.Setelah mengucap terimakasih pada Dewa, Kiara pun segera masuk kedalam Sekolahan.


.


..


.


..


..


bersambung


update lagi gaes....maaf kalo ceritanya monoton dan kurang menarik menurut kalian.karna ini karya pertama ku.jadi tolong komen kritik dan sarannya.biar bisa buat masukan aku.


makasih pokoknya ditunggu like,komen dan jangan lupa vote nya biar makin semangat nulisnya.😀