Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 37



Kiara keluar kamar Dewa dengan terburu buru.Kejadian pagi ini benar benar membuat jantung Kiara berdisco. kejadian yang tidak pernah Kiara alami dan bayangkan,berada didekat Dewa.


Kiara segera berlari kekamarnya untuk mengambil tasnya,setelah itu ia pergi kedapur untuk sarapan.


setelah selesai,Kiara menaruh piring nya ketempat cuci piring.Terlihat Dewa sudah lengkap dengan jas nya menuruni anak tangga.


"Pagi sayang"sapa Dewa,seketika wajah Kiara memerah saat mendengar kata sayang dari Dewa.


"pa..pagi mas,i..ini sarapannya sudah aku siapin.Kalo gitu aku berangkat ya"kata Kiara buru buru meninggalkan Dewa.


"etttts...tunggu dulu,mulai sekarang aku yang bakal anter kamu kesekolah."kata Dewa sambil meraih tangan Kiara.


"Ta.. tapi..."kata Kiara


"Udah gak pake tapi tapi,yuk berangkat".


"Tapi mas kan belum sarapan".


"Nanti aja dikantor,kamu keburu telat".


"Kan udah aku masakin,kalo gitu tunggu bentar ya"kata Kiara kemudian lari kedapur.Setelah mengambil kotak bekal ia kembali keruang makan. Kiara memasukan sarapan Dewa kedalam kotak bekal.


"Nih mas,nanti dimakan ya".kata Kiara sambil menyerahkan kotak bekal pada Dewa.


"iya,ya udah yuk cepetan berangkat"kata Dewa sambil mengandeng tangan Kiara.


Kiara pun mengekor dibelakang Dewa.kemudian Dewa membukakan pintu mobil untuk Kiara.


Didalam mobil,tak seperti biasanya Kiara hanya diam tak bergeming.Entah mengapa pagi ini terasa canggung.


"Kenapa sayang,diem aja?".tanya Dewa yang merasa heran melihat Kiara yang diam saja ,biasanya selalu ada yang ia ceritakan saat dimobil.


"Gak pa pa mas".kata Kiara sambil melirik Dewa yang sedang fokus menyetir. Dewa pun menatap Kiara sekilas.


kemudian Dewa menggenggam tangan Kiara dengan erat.sesekali ia mengecup telapak tangan Kiara. Meskipun deg degan tapi Kiara mulai menikmati perlakuan Dewa.


Sebenarnya Kiara ingin membalas perlakuan Dewa tapi ia tidak tau harus bagaimana.karna ini adalah pengalaman pertama nya.


10 menit kemudian mobil Dewa berhenti didepan gerbang sekolah.


"aku masuk dulu ya mas,makasih udah mau nganterin aku"kata Kiara bersiap keluar dari mobil.


"Iya,kamu belajar yang bener ya.jangan nakal"kata Dewa sambil mencubit hidung Kiara.


"Iya mas,mas ati ati ya"kata Kiara sambil membuka pintu mobil.kemudian Dewa menarik tangan Kiara,kemudian Kiara menoleh kearah Dewa . Dan dengan cepat, Dewa mengecup kening Kiara. seketika wajah Kiara kembali memerah.Tanpa sepatah kata pun Kiara segera keluar dari mobil meninggalkan Dewa yang tersenyum setiap kali melihat Kiara tersipu.


Setelah Kiara masuk, Dewa pun pergi menuju kantornya.Terlihat jelas bahwa suasana hati dewa pagi ini jauh lebih bagus dari pada biasanya.Selama menyetir menuju kantor sesekali ia bersenandung ataupun bersiul.


Sedangkan Kiara masih harus mengatur detak jantungnya,mungkin mulai sekarang ia harus membiasakan diri untuk menerima berbagai kejutan dari Dewa.


Kiara terus berjalan menuju kelasnya,sampai dikelas udah ada Ajeng, Luna dan Tari disana.


"Pagi Gaes"sapa Kiara


"Pagi Ki,tumben baru dateng?"tanya Luna


"biasa si bos ngebo"kata Kiara sambil melepas tas ranselnya


"Makanya dicium biar bangun"kata Ajeng slengean


"Huuuu...itu sih mau kamu"kata Luna dan Tari kompak.


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


Sedangkan ditempat lain, Dewa baru sampai diparkiran kantornya. Kemudian ia segera masuk kedalam,tak seperti biasanya hari ini Dewa terlihat gembira.Ia bahkan membalas sapaan dari anak buahnya dengan senyum


"Ada apa sama si bos ya,tumben banget senyum kayak gitu biasanya juga dingin kayak es batu"bisik salah satu karyawan


"Iya,selama aku kerja disini gak pernah liat si bos kayak gini"sahut karyawan lain.


Dewa pun melenggang begitu saja,tanpa memperdulikan karyawannya yang sedang membicarakan.


"Selamat pagi"sapa Dewa saat melihat beberapa sekertaris nya yang sudah mulai bekerja.


"Pagi Mr."sapa para sekertaris. kemudian dewa pun masuk kedalam ruangannya.


tak lama Dito sekertaris plus asisten penganti Danu pun masuk kedalam ruangan Dewa.


"Selamat pagi Mr,"sapa Dito.


"Hmm,apa jadwal hari ini?".kata Dewa sambil membuka laptop nya.


"hari ini Mr. ada janji metting dengan PT.Bumi Perkasa , setelah itu Ada janji makan siang dengan Pak Rahma Sumber makmur,setelah itu kita juga harus bertemu beberapa klain lainnya."jelas Dito


"oke, sepertinya hari ini harus lembur lagi.tolong kamu atur,mulai sekarang setiap jam 2 siang tolong kosongkan jadwal ku,Apa pun itu"kata Dewa.


"Baik Mr,saya akan coba untuk mengaturnya."kata Dito kemudian segera keluar dari ruangan Dewa.


kemudian Dewa mengambil hp yang ada disampingnya,ia mengutak Atik hp nya.


"Hay baby,baru berpisah sebentar saja sama kamu,aku udah kangen setengah mati.kamu semangat ya,love you😍"Bunyi chat Dewa.


Luna yang melihat Kiara bermain hp pun ikut mengintip siapa yang sudah membuat Kiara asik dengan hp nya saat pelajaran berlangsung.Dan betapa terkejutnya Luna saat membaca pesan dari Dewa. Luna pun tersenyum,ia tak sabar ingin menggoda Kiara.


"Iya mas,mas juga semangat ya,love you too."balas kiara.Entah mengapa setelah mendapat chat dari Dewa,Kiara jadi semakin semangat.


Tak lama bel pun berbunyi tanda jam istirahat dimulai.Kiara dan ke 3 sahabatnya pergi ke kantin. Seperti biasa kantin selalu penuh dan riuh.Kiara dan ke3 sahabatnya itu sedang sibuk mencari tempat duduk yang kosong.


"Eh ada Luna sayang,mau makan ya?sini duduk sini!!"kata Arya salah satu orang yang naksir Luna.


"Heh..kalian ayo pergi,disini mau dipake sama permaisuri gue".usir Arya pada beberapa siswa yang sedang makan.


Tapi seperti biasanya Luna pun tidak memperdulikan apa yang Arya lakukan. Tanpa menjawab Luna pun duduk ditempat yang Arya siapkan.


"Makasih ya Ar,"kata Kiara.


"sama sama Ki, yang penting ayang Luna bisa makan dengan nyaman"kata Arya yang pandangannya tak lepas pada Luna.


"Mau sekalian aku pesenin?"tawar Arya.


"Gak usah Ar,makasih kita persen sendiri saja"kata Tari.


"ya sudah kalo gitu aku pergi dulu ya.Dada Luna chayang"kata Arya sambil melambaikan tangan.


"Iya udah sana pergi"sahut Ajeng.


"Lun,lo gak mau mempertimbangkan Arya?dia baik banget Lo sama elo!"kata Ajeng.


"Gak,makasih gue gak minat.kalo lo mau ambil aja"kata Luna.


"Gue kan udah punya pacar"Jawab Ajeng


"Ya udah cuekin aja,entar juga bosen sendiri tu orang.Ihhh,,sekarang ada yang jauh lebih penting daripada ngurusin Arya"kata Luna dengan mata berbinar.


"Apaan Lun?"tanya Tari dan Ajeng barengan.kemudian Ajeng, Tari dan Kiara pun mendekat sesuai arahan tangan Luna.


"Hari ini..."kata Luna terhenti karena ingin membuat sahabatnya penasaran.


"apaan Luna?bikin penasaran aja"kata Ajeng yang mulai sebel.


"Hari ini kita ....makan sepuasnya!!!karna Kiara yang bakalan traktir".teriak Luna yang mengagetkan sahabat sahabat nya.


"Apaan sih Lo bikin kaget aja"kata Tari sewot. Luna pun hanya nyengir.


"Kenapa aku yang harus traktir?"protes Kiara.


"masih aja sok gak tau,mau cerita sendiri atau aku yang ceritain?"kata Luna.


"maksudnya apa sih?Cerita apa?"


"oke karna kamu tiba tiba hilang ingatan jadi aku bakal sedikit kasih bocoran ke kalian"


"Tadi,waktu pelajaran Bu Endang.Gue liat seorang siswa teladan lagi asik main hpnya. Kalian tau sendiri kan,kalo siswa teladan ini gak pernah kayak gitu.Dan betapa terkejutnya gue saat gue intip isi chat itu ..."jelas Luna sambil menyindir Kiara.


Kiara yang merasa disindir pun seketika salah tingkah.wajahnya seketika memerah karena malu sudah ketahuan.


"Apa isi chatnya?"tanya Tari.


"Iya iya oke,gak usah diterusin.oke aku yang bakalan traktir hari ini"kata Kiara


"Hahahaha...gitu dong dari tadi"kata Luna sambil tertawa puas.


"Ada apaan sih,hayo kalian berdua sekarang udah main rahasia rahasiaan ya".kata Ajeng.


"Udah sekarang makan dulu,laper.nanti gue ceritain".kata Luna dengan senyum lebarnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung