Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 84



Jam menunjukan pukul 10,dan acara pun dimulai.Dibuka dengan sambutan dari panitia,dan dilanjutkan dengan acara acara lainya.


Kiara memperhatikan setiap acara yang berlangsung.Sesekali ia menengok ke arah pintu masuk,berharap Dewa akan segera datang.Kemudian Kiara mengirim pesan padak Dewa tapi itu pun tak kunjung dibalas.


Kiara sangat berharap kehadiran Dewa, sebenarnya ia juga mengundang Dian tapi tadi pagi Dian menelpon Kiara memberi kabar kalo dia tidak bisa Dateng.Dikarenakan debay yang ada didalam perutnya sedang rewel dan membuat Dian tersiksa karena mual yang dirasakan nya.


Dan Sampai pada acara pemberian penghargaan kepada siswa siswa yang berprestasi.


"Baiklah,acara selanjutnya adalah pemberian penghargaan kepada siswa dan siswi yang berprestasi.Kepada siswa dan siswi yang kami panggil mohon naik keatas panggung ditemani oleh kedua orang tuanya."ucap MC.


Kemudian satu persatu siswa berprestasi dipanggil keatas panggung.Dimulai dengan siswa berprestasi dalam bidang non akademik.


terlihat kebahagian dari wajah mereka saat menerima penghargaan, ditambah wajah bangga orang tua mereka.Kiara pun membayangkan dirinya ada diposisi itu.Matanya mulai berkaca-kaca,Tapi kira segera menghapusnya.


Hingga tiba pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi dalam bidang akademik.


"siswa berprestasi dalam bidang akademik,silahkan naik ke panggung,ananda putri Hapsari dari kelas 12 IPA 2."ucap MC


yang bersangkutan pun segera naik keatas panggung ditemani oleh orang tuanya.


"siswa berprestasi selanjutnya, Ananda Rio Febrian kelas 12 IPA 1"


Rio segera naik keatas panggung,terlihat betapa bahagianya dia.


"Siswa berprestasi selanjutnya, Ananda Kiara agria Gunawan kelas 12 IPA 2 psilahkan naik keatas panggung.


Kiara segera naik keatas panggung,saat Kiara berjalan kepanggung suasana menjadi ricuh.Banyak orang yang pastinya menanyakan kehadiran orang tua Kiara.


Karna itu semua sudah sering Kiara alami,jadi Kiara sudah terbiasa menghadapinya.


Kemudian siswa berprestasi itu berbaris diatas panggung dengan diapit kedua orang tuanya,tapi tidak dengan Kiara.


"Ki orang tua kamu mana?"tanya MC pelan.


"Maaf pak,orang tua saya tidak bisa hadir"ucap Kiara.


"Huffttt kasian,gagal ya ngerebut orang tua orang lain"teriak Ajeng dari bawah panggung.


"Ajeng kamu apa apaan sich"tegur ayahnya.


Kiara yang mendengar itu sangat sedih,tapi ia tetap berusaha tersenyum.Suasana diaula seketika menjadi ricuh.


"Mohon tenang,dan inilah ketiga siswa berprestasi tahun ini"ucap mc


Terdengar tepuk tangan dari undangan.Kemudiam 1 persatu kepala sekolah memberikan piala serta piagam kepada merekap


Kiara sebagai siswi paling berprestasi pun diminta untuk menyampaikan beberapa patah kata.


"Assalamualaikum Wr.Wb,Saya disini tidak akan banyak bicara.Saya cuma ingin mengucapkan terimakasih untuk semua guru yang sudah selama 3 tahun ini mengajar serta mendidik saya.Saya juga ucapkan terima kasih untuk teman teman yang sudah membantu dan baik kepada saya.Saya juga meminta maaf,jika selama ini saya melakukan kesalahan yang saya sengaja ataupun tidak.wassalamu'alaikum Wr.Wb."ucap Kiara.


"gak penting udah turun, ngerusak pemandangan"Teriak tari


"Tari jangan bikin malu"benak bunda nya.


hati Kiara sangat sedih,ternyata sahabat sahabatnya dulu memang sudah sangat membencinya.


Setelah itu,Kiara turun dari panggung.Dengan perasaan yang bercampur aduk kiara kembali ketempat duduknya.Seharusnya dimomen seperti ini ada Dewa yang mendampingi nya.?


kemudian kiara mengecek kembali hp nya,tapi Dewa pun belum membalas pesan kiara.Masih terdengar beberapa orang yang berbisik dan menatapnya dengan kasihan,Kiara hanya bisa menunduk kepalanya.


akhirnya acara itu pun selesai,beberapa tamu pun berhamburan keluar.Terlihat mereka saling memberi selamat dan berfoto dengan gembiranya.Dan Kiara mencoba berbaur dengan mereka,hanya untuk memberi selamat.


Tapi bagaikan penyakit semua menghindari Kiara dengan tatapan jijik dan kasihan.Kiara tak tau gosip apa yang terdengar diluar sana sehingga banyak orang yang membencinya.


Kemudian Kiara memilih keluar dari aula,sebelum sampai diluar ia dicegat oleh orang tua ke3 sahabatnya itu.


"Selamat ya sayang,Tante bangga sama kamu"ucap mami Ajeng


"maafin sikap Ajeng tadi ya sayang"lanjut mami


"Iya Tante gak apa apa kok",


akhirnya kiara mengobrol dengan para ibu dari sahabatnya itu.Tapi tak lama Ajeng dan Tari datang menarik ibu mereka pergi.Dengan tatapan bencinya.


"Selamat ya Ki,maaf kalo aku seakan menjauh dari kamu.kamu tau kan posisi aku"ucap Luna.


"iya lun,aku ngerti kok.selamat juga buat kamu"ucap Kiara kemudian memeluk Luna


"Ayo lun,Lo ngapain disana?"teriak Ajeng


"Aku harus pergi Ki"


"iya Lun"ucap Kiara sambil melihat punggung ke3 sahabatnya itu sampai menghilang di kerumunan.


Kemudian kiara pergi ketaman yang tak jauh dari aula.Ia duduk sendirian disana.kiara meletakan piala sampingnya.Kemudaian Kiara membuka tas ranselnya lalu mengeluarkan foto kedua orang tuanya dari dalam tas.


"Bunda Kiara lulus Bun,Kiara juga menjadi siswa berprestasi bunda bangga kan dengan Kiara.Ayah sebentar lagi Kiara kuliah,Kiara akan lebih rajin belajar lagi.Agar Kiara bisa jadi dokter.Jadi ayah tunggu Kiara ya sampai saat itu tiba,ayah sehat selalu ya"Ucap Kiara sambil menatap foto ditangannya.Tak terasa air matanya mengalir setiap kali teringat orang tuanya


Tak lama Dewa datang dengan berlari kecil,melihat Kiara yang sedang duduk ditaman.Kemudian Dewa mendekati Kiara.


"Sayang maafin mas ya baru bisa datang,tadi ada pekerjaan yang mendesak"ucap Dewa sambil duduk disamping Kiara, mendengar suara Dewa Kiara segera menghapus air mata yang mengalir di pipinya.


"Iya mas gak apa apa kok,aku ngerti"ucap Kiara dengan tersenyum menyembunyikan kesedihannya.


"Maafin mas ya sayang"ucap Dewa sekali lagi.


"Iya mas,ya udah yuk pulang"ucap Kiara sambil membereskan barang bawaannya kedalam tas.


"Kok pulang,?"


"emang mau ngapain lagi, acaranya juga sudah selesai.mau masuk kedalam pun percuma,Banyak orang gak suka sama aku"ucap kaia kemudian berjalan mendahului Dewa.


Dewa pun mengikuti Kiara dari belakang.Dewa tau Kiara pasti sedih dan kecewa saat ini,tapi dewa bingung harus berbuat apa.Sampai dimobil Kiara segera masuk,disusul oleh Dewa.


"Mau makan dulu yank?"


"Gak mas, langsung pulang aja.Aku ngantuk gara gara acara ini aku semalaman gak bisa tidur."ucap Kiara.Kiara mencoba senormal mungkin didepan Dewa,ia tak mau membuat Dewa kwatir.


"Ya udah kalo gitu"kata Dewa kemudian segera mengendarai mobilnya .


Disepanjang jalan suasana sangat hening,Kiara menatap kesamping melihat kemacetan diluar.


"Yank mas minta maaf ya"ucap Dewa,


saat ini Kiara hanya ingin sendiri,ia tak mau mendengar dulu permintaan maaf dan penjelasan Dewa.Akhirnya ia pura pura tertidur.


Melihat Kiara memejamkan mata, Dewa tampak iba.Dengan pelan dewa mengusap kepala Kiara..


.


.


.


.


.


....


.


. bersambung