Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 14



"Disini kamu jadi asisten pribadi ku,tugas kamu sebelum kamu berangkat sekolah kamu harus bangunin aku,karena aku tipe orang yg kalo udah tidur susah untuk bangunin"


"Kamu gak harus siapin sarapan,sesempet kamu aja.Yang penting siapin kopi,Oh...ya..siapin juga baju buat kekantor ya.mengerti?"Jelas Dewa.


"Waduh udah kayak istri nya aja"Gumam Kiara.


"Apa Ki?"tanya dewa yg mendengar gumaman kiara.


"Gak pa pa Mr,...hehehehe..."


"Disini sebenarnya ada 3 asisten rumah tangga,tapi kemarin yg 2 keluar karena mau nikah dikampung.Jadi cuma tinggal bibi,mungkin besuk sudah masuk kerja."


"Karna bibi tidak tinggal disini jadi dia kesini jam 8 pagi sampai jam 5 sore.Jadi nanti kamu bisa bantu dia.kamu gak usah bersih bersih karena nanti ada orang yg ngerjain."


"Oh ya hampir lupa,kamu yg tugas bersihin kamar ku ya,"


"Siap Mr...kalo soal milihin baju,gimana kalo pilihan saya gak sesuai dengan selera Mr?"


"Kamu gak usah kwatir,pilih aja sesuka kamu"


"Baik Mr."


Tak terasa sudah 1 jam lebih mereka ngobrol.Kemudian Kiara dan Dewa masuk ke kamar masing masing untuk bersiap.


Tak lama Kiara keluar kamar,ia menunggu Dewa diruang tamu.Baru sebentar pantatnya nempel di sofa Dewa sudah ada didepannya.


"Wah...memang ciptaan tuhan yg sempurna"Gumam Kiara saat melihat Dewa.


"Udah siap Ki?"Tanya Dewa.


"iya Mr."


Mereka pun pergi menggunakan mobil hitam Dewa.Mobil itu pun melaju memecah kemacetan Ibu kota.


45menit kemudian mobil Dewa sudah terparkir di sebuah mall.kemudian Dewa dan Kiara turun dari mobil.


Kiara dan Dewa berjalan beriringan,semua mata seakan menatap kearah mereka.Merasa tak nyaman dan minder dengan karisma Dewa, Kiara melambatkan langkahnya.Ia berjalan agak jauh dari Dewa.


Melihat itu Dewa pun menghentikan langkahnya,Ia berbalik kearah Kiara lalu menggandeng tangan Kiara dengan erat.


Jari mereka saling bertautan, Kiara melihat beberapa orang berbicara dibelakangnya.


"Wah...buset ABG sekarang banyak yg main sama Om Om ".Bisik salah satu pengunjung


Memang jarak usia mereka berdua terpaut sekitar 10 tahunan.Wajar saja kalo orang orang berfikir begitu.


"Liat tuh penampilan laki nya aja dari atas Ampe bawah barang Branded semua,Lha yg perempuan kayak pembantunya."Bisik pengunjung lain.Dan masih ada banyak lagi omongan yg tak enak tentang kiara.


Nendengar omongan seperti itu membuat Kiara makin ciut.Tapi ia merasakan genggaman tangan Dewa makin erat,seakan memberi kekuatan Kiara.


Kemudian Kiara mendongakkan kepalanya,ia menatap Dewa yg ternyata sedari tadi memperhatikan Kiara.


"Gak usah dengerin mereka Ki,cuekin aja"Kata Dewa santai.Kiara hanya mengangguk kepalanya.


Kemudian mereka masuk kesebuah Super market dan mulai memilih barang barang yg mereka butuhkan.


Mereka berjalan beriringan dengan Dewa yg mendorong troli.Dan Kiara yg memilih barang belanjaan.Sesekali mereka saling berdiskusi menentukan barang mana yg lebih baik.


Melihat mereka berdua,bagaikan melihat sepasang kekasih.Setelah berkeliling akhirnya mereka sudah mendapatkan semua barang barang yg mereka cari.


Mereka pun berjalan menuju kasir,terdapat antrian yg tak begitu panjang.


Kiara menunggu antrian,dengan sesekali matanya melihat kesekeliling.Tiba tiba matanya berhenti saat melihat seorang anak bersama Ayahnya yg sedang memilih eskrim yg ada diseberangnya.


Ia tak berkedip melihat itu,ia teringat kenangan bersama orang tua nya dulu.Saat ia berusia sama seperti anak kecil itu, Kiara pun sering membeli eskrim saat menemani Bunda nya belanja.


"Ki...kiara"ucap Dewa berulang kali.Tapi tak ada respon dari Kiara.Akhirnya Dewa menyentuh pundak Kiara,dan sentuhan itu yg menyadarkan Kiara dari kenangan indahnya dulu.


"I...iya Mr. maaf tadi saya..."


"kamu kenapa Ki,sakit lagi?Dari tadi aku panggil kamu gak denger?"Tanya Dewa sedikit kwatir.


"Gak papa kok Mr ...tadi saya cuma inget inget siapa tau ada barang yg masih belum kebeli"


"Hmmm...aku kira kamu sakit lagi"kata Dewa.Sebenarnya Dewa tau alasan kenapa kiara ngalamun.Ia tau pasti kiara teringat Ayah nya.Tapi ia tak mau membahasnya,ia takut Kiara menjadi sedih.


Setelah selesai berbelanja,mereka masuk kesebuah toko, Dewa memilih sebuah tas ransel dan sepasang sepatu.Ia bermaksud membelikan kiara 2 benda itu.


Karna tadi ia melihat tas Kiara yg sudah memprihatinkan.Wajar saja,selama ini Kiara tak pernah membeli tas dan sepatu baru.Ia selalu membeli di Pasar Loak.


Selain harganya miring,barangnya pun lumayan bagus kalo pintar pintar memilih.Dan kalo pun tas atau sepatu nya rusak,Kiara selalu mempermaknya ke tukang jahit.


Kiara hanya mengekor dibelakang Dewa.Matanya sesekali melihat barang barang yg tersusun rapi didisplay toko.


Ingin rasanya iya melihat dan menyentuh barang barang itu,tapi ia tak berani untuk mendekat.


Setelah selesai membayar, Dewa dan Kiara berjalan keparkiran.Dewa memasukan barang belanjaannya ke dalam bagasi.


Kemudian mobil hitam itu pun kembali melaju menuju kesebuah Restoran Seafood yang lumayan terkenal.


Setelah memarkir kan mobilnya, Dewa mengandeng Kiara masuk kedalam restoran.Dewa memilih tempat duduk yg paling ujung,agar tidak begitu ramai.


"hmmm...terserah Mr. saja. Saya tidak pemilih kok."


Setelah itu Dewa lalu memesan beberapa makanan laut.Ia memesan kepiting lada hitam,kerang dan lopster asam manis,dan beberapa menu lainnya


Tak butuh waktu lama akhirnya pesanan mereka datang.


Melihat hidangan yg ada didepan matanya,membuat Kiara hampir ngiler.Seafood adalah makanan favorit Kiara sejak kecil.


"Makan Ki..."Kata Dewa.


"Iya Mr."Jawab Kiara singkat.Kemudian Kiara mulai mengambil beberapa kerang.


"Kepiting disini enak banget ki,kamu harus cobain". Kata Dewa, Yang memang sudah sejak lama berlangganan direstoran itu


"iya MR.saya makan ini saja"Kata Kiara sambil menunjukan isi dalam piring nya


"Kamu gak suka kepiting Ki,kalo gitu aku pesenin yang lainnya ya?"Tanya dewa sambil bersiap memanggil Pelayan.


"Mr.Dewa gak usah,ini sudah kebanyakan.takutnya gak habis,kan mubadzir"


"Ya udah,lain kali aku gak akan pesen kepiting lagi"


"Gak apa kok Mr. sebenernya saya suka banget sama kepiting,tapi karena dulu saya pernah terluka gara gara cangkangnya jadi saya agak takut"Jelas Kiara.


"ooooohhh...seperti itu,bilang dong.Aku kan bisa kupasin buat kamu"Kata Dewa sambil menaruh daging kepiting di piring kiara.


_-_-_-_-_--_--_--_-_-_-_-_-_-_-


Setelah selesai makan,mereka pun melanjutkan perjalanan pulang.Waktu sudah hampir Maghrib saat mereka sampai dirumah.


Sampai dirumah, Dewa mengeluarkan belanjaannya dari dalam bagasi.Kiara dibantu Pak Usub membawa masuk belanjaannya kedapur.


Setelah itu Kiara pun segera membongkar dan menata belanjaannya dengan rapi di kulkas.Dengan teliti ia menata barang barang itu.


Tak butuh waktu lama,belanjaan itu selesai disusun.Dan tersisa bungkusan tas dan sepatu yang tadi dibeli Dewa.karna Dewa ada di kamarnya ia menaruh 2 barang itu diruang keluarga.


Kemudian Kiara pergi ke kamarnya,untuk sholat.


Setelah selesai ia keluar dari kamarnya.Kemudian ia duduk di ruang keluarga,dan membaca buku yg ia bawa.


"Lagi ngapain Ki?"Tanya Dewa yg sudah ada dibelakang Kiara.


"eh...Mr...ini saya lagi baca buku aja"


Kemudian Dewa berjalan kedapur untuk mengambil air minum.Setelah itu Dewa duduk disamping Kiara.Lalu Dewa menyalakan tv didepannya.


"oh...ini Mr, belanjaan Mr. tadi"Kata Kiara sambil menaruh belanjaan tadi disamping dewa.


"Hhmm...ini buat kamu"Kata Dewa dengan santai.


"buat saya Mr? ...tapi .."Kata Kiara terputus.


"Ini hadiah buat kamu,jadi kamu gak boleh tolak"


"Ka..Kalo gitu makasih ya Mr".


"Oh iya satu lagi,ini kartu ATM buat kamu.setiap bulan aku akan transfer gaji kamu disini.Dan ini kamu bisa pake buat belanja kebutuhan rumah dan buat kebutuhan pribadi kamu."Kata Dewa sambil mengeluarkan kartu dari dalam dompet nya


"Kalo kamu mau belanja,pas aku gak ada kamu bisa ajak bibi."Lanjut Dewa.Kiara pun hanya mengangguk tanda mengerti.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung


update lagi gaes...Thor nya baru rajin nich😁


pokonya jangan lupa like ,komen,dan juga vote nya


makasih buat dukungannya