
Sesampainya di mall,Kiara dan dewa pun segera berkeliling.
"Kamu mau cari apa yank?"tanya Dewa.
"Apa ya mas, sebenarnya sih aku gak butuh apa apa"ucap Kiara.
Mereka terus berjalan,dengan Dewa yang selalu mengandeng tangan Kiara.Saat melihat toko laptop Dewa pun menarik Kiara masuk.
"mas mau ngapain?"tanya Kiara bingung.
"Udah diem dulu"kata Dewa lembut yang membuat Kiara langsung mingkem.
"Selamat siang bisa saya bantu?"sapa pegawai disana.
"Saya mau laptop keluaran terbaru"ucap Dewa
"Oh,mari ikut saya."kata mas mas pegawai menunjukan arah.
"Ini produk kita terbaru,"tunjuk mas pegawai.
"Saya mau yang paling bagus,berapa pun harganya gak masalah"ucap Dewa dengan sombong
"Baik,ini produk terbaik dari ** *selain ringan baterai nya juga awet."
"oke itu saja"
"baik silahkan ikut saya untuk pembayaran nya"
Tak lama kemudian Dewa dan Kiara keluar dari toko laptop.kemudian mereka berkeliling lagi,saat melihat toko sepatu dewa menyeret Kaira lagi masuk kedalam.
Kemudian Dewa memilihkan beberapa pasang sepatu branded untuk Kiara,dan tanpa pikir panjang Dewa langsung membayarnya.
"Mau beli apa lagi yank?"tanya Dewa.
"udah mas,ini udah banyak banget.Kita nonton aja ya"kata Kiara agar Dewa gak kalap belanja lagi.
Dewa pun lalu menuruti kata Kiara,setelah membeli tiket kini Dewa mengantri untuk membeli popcorn dan minuman.
kemudian mereka masuk kedalam gedung,dan film pun mulai diputar.Kiara dan Dewa fokus menonton,sesekali Kiara memakan popcorn yang ada disampingnya.Kiara dan Dewa memang memiliki hobi yang sama yaitu nonton film,jadi mereka sering menghabiskan waktu mereka untuk menonton film meski pun cuma dari rumah.
Sekitar kurang lebih 2jam, akhirnya film itu pun selesai.Dua sejoli itu pun keluar.
"Mas aku mau cari musholla dulu ya,udah mau isya' aku belum Maghriban"kata Kiara.
"Ya udah mas anterin"kata Dewa.mereka pun pergi menuju mushola yang ada di mall.
"Aku sholat dulu ya mas"Kata Kiara,dan Dewa pun hanya mengangguk.
Dewa menunggu Kiara diluar musholla,matanya tak lepas dari Kiara yang sedang mengerjakan sholat.
Tak lama kemudian Kiara selesai sholat,ia pun mulai melepas mukena dan melipatnya.Kemudian Kiara menghampiri Dewa yang sedang menunggu diluar.kiara duduk disebelah Dewa hendak memakai sepatunya,tapi ternyata Dewa sudah jongkok didepan Kiara lalu memakaikan sepatu pada kaki Kiara.
Kiara pun malu mendapatkan perlakuan seperti itu,apa lagi banyak yang melihat kearah mereka.
"Udah mas biar aku pake sendiri aja"kata Kiara berusaha merebut sepatu ditangan Dewa.
"Sttttttt..udah kamu diem aja,hari ini mas servis kamu dengan baik "ujar Dewa.
Setelah selesai memakai sepatu Kiara dan Dewa pun segera pergi.
"Mau kemana lagi yank?"tanya Dewa
"pulang aja Mas"ucap Kiara yang terlihat capek,
"Kamu capek?ya udah kita makan dulu ya abis itu langsung pulang."kata Dewa lalu meraih tas selempang milik Kiara lalu menyangklongkannya dibahu.
Mereka pun akhirnya pergi menuju restoran untuk makan malam.Setelah selesai, Dewa dan Kiara pun akhirnya pulang kerumah.Terlihat Kiara yang kecapekan sampai tertidur dimobil.
Tak lama,mereka pun sampai dirumah.Dewa memarkir mobilnya dihalaman.Dewa melihat Kiara yang masih lelap tertidur,dengan pelan pelan Dewa pun mengendong kiara menuju kamar.
Kemudian Dewa meletakan Kiara diatas tempat tidur,dan lalu menyelimuti nya.
"Selamat tidur sayang"ucap Dewa setelah itu mengecup kening Kiara,dan kemudian ia pergi dari kamar kiara.
_-_-_-_-_-_-_-_----_-_-_
Pagi itu seperti biasa kaira sedang menyiapkan sarapan untuk Dewa.Ia sudah siap dengan seragam sekolah nya,padahal jam masih menunjukan pukul setengah 6 pagi.
"sayang aku berangkat sekolah dulu ya"bisik Kiara lalu mengecup sekali lagi kening Dewa dan ia bergegas keluar dari kamar Dewa.
sebelum berangkat kiara tak lupa menelpon Danu,agar Danu mampir kerumah untuk mengantikan tugasnya membangunkan Dewa.
Setelah itu,Kiara pergi ke sekolah dengan Ojol nya.Karna masih pagi jadi jalanan masih sedikit lenggang. Sesampainya disekolah,Kiara segera bergegas keperpus untuk menemui teman teman dan guru pembimbingnya.
"Hay Ki,udah sampe aja Lo"sapa Nita.
"Iya Nit,aku gak telat kan?"tanya Kiara kemudian duduk disamping Nita teman satu tim nya.
"Belum kok,ini si Rio aja belum Dateng"jawab Nita.
"Oh..tumben,biasanya Dateng paling cepet"sahut Kiara sambil mengeluarkan alat tulisnya.
"hmmm,Gak tau.Tuh yang diomongin baru nongol"kata Nita
"Pagi Gaes,gue telat gak?"kata Rio yang masih terlihat ngos-ngosan habis lari.
"Gak kok,ini baru mau mulai"jawab Kiara.
"Hah...syukur deh"kata Rio yang terlihat lega,terlihat keringat wajahnya yang tampan itu.
"Oke anak anak,karna sudah kumpul semua mari kita mulai pembahasan soal pagi ini.Ini ibu ada soal soal,tolong kalian kerjakan semampu kalian dulu nanti kita bahas bersama sama"Ucap Bu Lisa sambil membagikan lembar soal.
Setelah Kiara menerima lebar soal itu,ia mulai membaca dengan serius.Dan Kiara mulai hanyut dalam pelajaran nya itu.
Ditempat lain,Danu yang baru sampai dirumah Dewa pun langsung pergi kekamar Bosnya.Iya mengetuk pintu kamar Dewa.Karna tidak ada respon dari dalam,Danu pun masuk kedalam kamar bosnya itu.
Terdengar suara shower dari dalam kamar mandi, Lalu Danu keluar karna tau bosnya itu sudah bangun.
Lalu Danu pergi keruang tengah,untuk melanjutkan pekerjaannya.Danu mengeluarkan laptop nya,lalu mulai fokus dengan pekerjaannya.
"Huffttt,gak ada Kiara sepi juga"gumam Danu saat merasakan keheningan saat itu,karna biasanya pagi pagi Kiara sudah ngomel karna banyak hal.
Tak lama kemudian, Dewa yang sudah siap dengan setelan jasnya,terlihat menuruni tangga.
"kamu disini Dan?"tanya Dewa saat melihat Danu diruang tengah.
"Iya bos,tadi Kiara telpon saya minta tolong buat bangunin bos"jawab Danu yang langsung berdiri saat mendengar suara bosnya.
"Oh,ya udah ayo sarapan dulu"ajak Dewa,lalu Danu pun segera mendekati meja makan.
Kemudian Dewa segera duduk dikursi yang biasa ia duduki,dan disusul oleh Danu diseberang nya.Terlihat nasi goreng dengan omlen telur dimeja.Dewa melihat secarik kertas warna pink di selipkan dibawah piringnya.
"Selamat pagi sayang,maaf ya aku gak bisa bangunin dan temenin kamu sarapan.semangat ya kerjanya,aku sayang kamu."tulis Kiara pada kertas itu.Dewa tersenyum saat membaca tulisan itu.
"wah gawat,si bos sudah mulai terkena sindrom bucin yang hakiki"gumam Danu saat melihat Dewa senyum senyum sendiri.
Setelah selesai sarapan Dewa dan Danu pun segera berangkat kekantor.Dalam perjalanan seperti biasa Danu menjelaskan schedule hari ini pada Dewa.Hari ini Dewa hanya menghadiri beberapa metting didalam maupun diluar kantor saja.
.
.
.. ..
.
.
...
..
.
.
.
.
. Bersambung