Happy Ending In My Life

Happy Ending In My Life
PART 36



Siang itu Kiara pulang kerumah dengan membawa banyak oleh oleh dari sahabatnya.


"Siang Pak Usub."sapa Kiara saat memasuki halaman rumah.


"Eh... Non Kiara udah pulang sekolah?"kata Pak Usub.


"Iya pak,ya udah aku masuk dulu ya Pak"


"Iya Non".


Kiara pun segera masuk kedalam rumah,terlihat Bibi yang lagi bersih bersih didapur.


"Lagi ngapain bi?"Tanya Kiara.


"udah pulang Non?Ini Bibi lagi beresin ini".kata bibi


"Oh..ya udah nanti aku bantuin bi,aku ganti baju dulu ya".kata Kiara


"eh Non,"kata bibi ragu ragu


"Ada apa Bi?"tanya Kiara.


"kalo Bibi habis ini pulang boleh gak?Soalnya anak dan cucu Bibi Dateng.Bibi udah beresin rumah,bibi juga udah masak".


"Ya udah Bi gak pa pa, Bibi pulang aja.Sekalian Makanannya dibawa pulang aja,tadi aku udah makan kok disekolahan."kata Kiara.


"Gak pa pa Non,kalo makanannya Bibi bawa pulang?"


"Gak pa pa Bi,Nich aku juga punya coklat buat cucu Bibi"kata Kiara sambil merogoh paper bag nya.


"Makasih ya Non"


"iya Bi sama sama,udah bibi pulang sekarang aja,Nanti sisa kerjaannya biar aku yang selesaiin."kata Kiara.


"ya udah kalo gitu Bibi pamit ya Non"


"Bentar bi,"kata Kiara kemudian lari kedapur dan membuka lemari es.


"Ni bi,buat cucu bibi".kata Kiara sambil menyerahkan 1 kotak es krim coklat.


"Ini kan punya Non".


"Gak pa pa,aku masih punya banyak stok".kata Kiara


"Ya udah makasih Non, Bibi siap siap dulu ya."


"Iya aku juga mau kekamar dulu."


Kiara pun meninggalkan Bibi yang sedang berkemas.Sesampainya dikamar Kiara pun meletakan tas dan paper bag diatas meja belajarnya.


Setelah melepas sepatunya Kiara merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil memainkan handphone nya.


"Tumben gak ada telp atau chat dari mas Dewa, biasa jam segini pasti tlp atau chat".gumam Kiara.


Ada sebuah rasa yang tak bisa diartikan dalam hatinya.Entah itu kecewa,kehilangan ahhh pokoknya tak bisa berkata kata(Thor pun Ampe bingung menjelaskan nya😁)


Setelah bosen dengan HP nya,Kiara pun bergegas mengganti baju seragamnya.Setelah selesai Kiara segera keluar kamar.Ia mulai membersihkan setiap sudut dilantai 2.


Setelah itu ia pun segera membersihkan kamar Dewa.Salah satu tempat favorit Kiara,karna disana ia bisa merasa lebih dekat dengan Dewa.walau cuma lewat bau parfum yang tertinggal disana bisa membuat Kaira tenang.


Seperti biasa kiara merapikan tempat tidur Dewa,mengelap,dan mengepel lantai kamar dewa.Setelah selesai Kiara pun membawa baju kotor Dewa untuk dicuci.


Setelah memasukan baju kotor dewa ke mesin cuci,Kiara pun menuju kamarnya.Ia mengambil buku pelajaran,dan membawanya kehalaman belakang.


Disana ia mulai mengerjakan tugas rumahnya.Tak perlu waktu lama untuk Kiara menyelesaikan PR nya.Setelah selesai Kiara mulai memainkan hpnya lagi.Ia mencoba mengecek medsosnya,Ia menaik turunkan jarinya pada layar.Sesekali ia fokus pada sesuatu yang ia anggap menarik.


Saat sedang asyik menjelajah media sosial nya,Kiara melirik jam yang ada dilayar ponselnya.


"jam 5 lebih,harusnya mas Dewa udah pulang dari tadi,apa mungkin lembur ya?kalo lembur biasanya ngasih kabar"gumam Kiara.


Tanpa ambil pusing Kiara pun membereskan buku bukunya dan membawanya kekamar.Kemudian ia kembali keluar kamar untuk menjemur baju Dewa yang ia cuci tadi.


Setelah selesai Kiara segera kembali kekamar untuk mandi.


Pukul 20.30 Kiara sedang menunggu Dewa diruang tengah.Perasaanya gelisah,tak pernah sekalipun Dewa pulang begitu larut. kalaupun Dewa harus lembur biasanya ia akan mengirim kabar pada Kiara.


Ingin rasanya menelpon Dewa,tapi Kiara takut akan menganggu kesibukan Dewa.Kiara duduk dengan gelisah,tv yang ada didepannya pun dibiarkan menyala tanpa niat menontonnya.


Sesekali ia berjalan menuju pintu depan untuk melihat apakah Dewa sudah datang.


malam pun kian larut,Kiara yang sudah capek menunggu akhirnya memutuskan untuk kembali kekamar untuk tidur.


Kiara merebahkan tubuhnya ke kasur,lalu mulai menyelimuti dirinya dan akhirnya tertidur.


Jam menunjukkan pukul 23.30,saat Dewa masuk kedalam rumah.Suasana sepi dan hening,kemudian Dewa segera naik kelantai 2.Ia melangkah menuju kamar Kiara,entah mengapa seharian tak bertemu Kiara membuatnya sangat kangen.


Perlahan Dewa memutar handle pintu kamar Kiara,dengan hati hati ia masuk kedalam kamar Kiara.kemudian ia mendekati Kiara yang sedang tertidur pulas.Dewa membelai rambut Kiara dengan lembut.Dewa Melihat wajah Kiara yang cantik dengan seksama.


Setelah puas melihat wajah Kiara dewa pun beranjak untuk pergi,tapi sebelum itu ia mengecup kening Kiara.Ia menempelkan bibirnya didahi Kiara cukup lama.Terlihat senyum pada wajah Kiara,entah ia sedang bermimpi apa.


Kemudian Dewa membenarkan letak selimut Kiara,dan kemudian keluar kamar Kiara dengan perlahan.


Pagi itu,seperti biasa Kiara bangun terlebih dahulu.Setelah menyelesaikan kegiatan paginya,ia bergegas kekamar dewa.


Tanpa mengetuk pintu Kiara langsung masuk kedalam kamar Dewa.Terlihat Dewa yang masih terlelap.Kiara membuka tirai yang masih tertutup rapat,Kemudian Kiara menuju kamar mandi untuk menyiapkan air untuk Dewa.


"Mas Dewa ayo bangun,sudah pagi".kata Kiara. tapi Dewa tidak menggubris nya.


"Mas...mas Dewa,bangun... cepetan bangun"Kiara pun kembali membangunkan sambil menggoncang tubuh Dewa.


"iya Ki,"kata Dewa sambil mengeliatkan badannya.


"Ya udah,cepetan ya. Aku tunggu dibawah."


"Hmmm".kata dewa yang masih menutup matanya.


Setalah menunggu Dewa selama 15 menit,kiara pun kembali kekamar Dewa.Dan seperti apa yang ia perkirakan,ternyata Dewa tidur lagi.


kemudian kiara menelpon Danu untuk membantunya membangun kan dewa.


"halo mas Danu".


"Ada apa Ki?"


"Mas tolong nanti mampir kesini ya,ni si bos seperti biasa susah dibangunin nya."


"Haduh ni aku sudah di Sukabumi Ki,"


"Oh iya mas hari ini cuti ya?Ya udah mas,kalo gitu aku bangunin mas Dewa dulu."


"iya Ki, semangat ya"kata Danu.


Setelah mematikan telpon nya, Kiara kembali kekamar Dewa.


"Mas Dewa cepetan bangun"teriak Kiara,sambil mengoncang goncangkan badan Dewa.


Tapi tanpa Kiara sadari ternyata Dewa sudah bangun.Saat Kiara mengoncang badan Dewa, Dewa pun menarik tangan Kiara ,sampai kiara jatuh di kasur Dewa.Dengan gesit Dewa pun berada diatas badan Kiara.


"hisss...mas Dewa,lepasin.kalo udah bangun cepetan mandi sana.Aku mau pergi ke sekolah."kata Kiara sambil berusaha bangun


"Oke,nanti aku lepasin,tapi kamu jawab dulu pertanyaan tempo hari".


"Pertanyaan apa?"


"kamu pura pura lupa ya,mau mas ingetin lagi"kata Dewa sambil berbisik ditelinga Kiara.


perlakuan Dewa itu,membuat wajah Kiara seketika memerah.


"Kamu...mau...gak... jadi...pacar ..mas ???.."bisik Dewa ,Kiara hanya menundukkan kepalanya.Ia tak berani menatap mata biru milik Dewa.


"Mas hitung sampe 3,kamu harus ngasih jawaban ke Mas."


"1...."


"2..."


"3..."


Tapi Kiara hanya diam saja,ia malu untuk berkata iya.


"oke,karna kamu diem aja.Mas anggep kamu Nerima mas buat jadi pacar kamu"kata Dewa.


"Mas sayang sama kamu Ki"kata dewa sambil menempelkan dahinya kedahi Kiara.


"A...Ak..aku...juga sayang mas"kata Kiara yang gugup setengah mati .


Ingin rasanya dewa mengecup bibir tipis Kiara,tapi ia mengurungkan niatnya karena takut Kiara akan marah.


Karena malu,Kiara mendorong badan Dewa agar menjauh.Lalu Kiara berlari keluar kamar


"Hahaha ..anak itu lucu banget sih kalo lagi tersipu seperti itu"kata Dewa sambil tertawa kecil.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung.


Cie akhirnya pucuk dicinta ulam pun tiba.


cinta Kiara tidak lagi bertepuk sebelah tangan.


tunggu terus kelanjutan kisah 2 sejoli ini ya.


jangan lupa like,komen,n vote nya ditunggu selalu.


makasih