
3 hari sudah berlalu,dan hari ini adalah hari terakhir Kiara ujian sekolah.Ia sangat optimis dengan hasil yang akan ia dapatkan.
Setelah selesai menyelesaikan ujian,Kiara segera keluar sekolah.Hari ini Dewa tidak bisa menjemput karna sedang sibuk.Terpaksa Kiara memesan ojek online.
Saat sedang menunggu digerbang sekolah,ia melihat teman2nya sedang bercanda gurau dengan teman lainya.kiara melihat mereka dengan iri,ingin rasanya bisa bercanda,bisa main dan menghabiskan waktu dengan sahabatnya seperti dulu lagi.
Tapi itu hanyalah harapan yang semu untuk Kiara, hubungannya dengan Ajeng dan Tari sudah tidak bisa diperbaiki lagi.Semakin Kiara berusaha berbaikan dengan merekA,semakin mereka membenci Kiara.
Tak lama Ojol pesanan Kiara pun datang,Kiara segera naik dan pulang kerumah.Hari ini ia kan tidur sepuasnya,ia ingin menebus beberapa hari ini yang ia gunakan untuk belajar sampai begadang.
Ojol Kiara berhenti didepan rumah,setelah membayar Kiara segera masuk kedalam.Terlihat pak Usub yang sedang berdangdutan ria.
"Siang pak Usub"sapa Kiara.
"Eh non sudah pulang"jawab pak Usub sambil bergoyang.
"Iya pak,ya udah Kiara masuk dulu ya pak."
"iya non"ucap pak Usub kemudian berjoget lebih heboh.
"Ati ati pak pinggangnya,nanti encok"kata Kiara kemudian berlalu pergi.
Didalam rumah,Kiara bertemu bibi yang sudah selesai bersih bersih.
"Udah pulang non?"
"Ia bi"
"mau bibi siapin makan sekarang?"
"Gak usah Bi,nanti Kiara ambil sendiri aja.Kiara mau tidur dulu."ucap Kiara,kemudian segera naik keatas menuju kamarnya.
Setelah Kiara sampai dikamar ia Segera menjatuhkan tubuhnya ke kasur.Tanpa Berganti pakaian Kiara perlahan mulai terlelap.
matahari sudah terbenam,langit mulai gelap saat Dewa sampai dirumah.Suasana rumah sangat lah sepi,hanya ada bibi yang ada dihalaman belakang.
"Bi,kok belum pulang?"tanya Dewa yang melihat ART nya jam segini belum pulang kerumah.
"Eh tuan muda,ia ini bibi selesai ini dulu baru pulang".
"Ditinggal aja bi,bisa dilanjut besuk.Udah mau Maghrib juga"ucap Dewa
"Iya tuan muda,kalo gitu bibi mau siap siap pulang dulu ya."
"Oh iya Bu,Kiara dimana?"
"oh non Kiara,sejak pulang sekolah tadi dia belum keluar kamar.Katanya tadi mau tidur"
"Hmmm..pasti kecapekan dia.Ya udah bisa,bibi pulang aja"
"ia tuan,oh iya bibi sudah siapin makan malam juga"
"Makanan nya dibawa pulang aja bi,nanti rencananya aku mau ajak kiara keluar."
"Oh iya tuan,makasih"
kemudian Dewa pergi kekamarnya untuk bersih bersih,setelah selesai Dewa pergi kekamar Kiara untuk membangunkan nya.
"Ki ..Kiara sayang,bangun udah sore.Bentar lagi Maghrib Lo"ucap Dewa.
Kiara yang mendengar pintu kamarnya diketuk segera membuka pintu.Terlihat Dewa yang sedang menunggu Kiara diluar kamar.
"jam berapa ini mas?"tanya Kiara saat melihat Dewa sambil menguap"
"Jam 5 sore,mandi sana habis mandi ikut mas makan diluar."
"ada apa mas,kok tumben ngajak makan diluar?"tanya Kiara yang bingung kenapa Dewa tiba tiba mengajak keluar
"kita harus rayain soalnya kamu sudah selesai ujian"ucap Dewa penuh antusias
"Oh...belum tentu lulus juga,sudah main dirayain aja"kata Kiara membuat hati Dewa sedih
"kamu mah,padahal mas sudah siapin kejutan buat kamu Lo"ucap Dewa ngambek.
"Iya iya, aku mandi dulu.Habis Maghrib kita baru jalan"kata Kiara,
kemudian Kiara segera kekamar mandi untuk mandi dan bersiap siap untuk pergi bersama Dewa.
Jam 7 malam, Dewa sudah menunggu Kiara diruang tengah.Kiara yang baru turun dari lantai 2 segera pergi menghampiri Dewa.
"Ayok mas"kata Kiara
"udah siap yank?ya udah yuk Kita Otw"ucap Dewa
kemudian mereka pergi dengan menggunakan mobil hitam Dewa.kiara dan Dewa tidak banyak bicara saat dimobil.Hingga mobil Dewa berhenti disebuah hotel bintang 5.
Kiara Sangat bingung saat diajak Dewa kesana.sampai didepan lobby Kiara dan Dewa disambut oleh beberapa orang.
"hmmm...tolong dadani dia secantik mungkin"kata Dewa.
"Baik tuan,serahkan saja pada kami.Jari jemari salih akan mengubah dia menjadi makin cantik"ucap mas mas kemayu,yang membuat Kiara tersenyum geli.
"Kenapa kamu senyum senyum sendiri yank?"tanya Dewa yang bingung melihat Kiara.
"Gak apa apa kok mas,lihat masnya ngomong aku jadi inget salah satu karakter dikartun Ipin Upin"ucap Kiara membuat orang disana tidak bisa menahan tawanya.
"Heh...jangan panggil aku mas ya,panggil aku nuna...mengerti nuna mirlanda"ucap mas kemayu itu dengan luwes.
"Baik nuna...maaf ya"kata Kiara.
"huffttt wajah nya aja yang sangat tapi gemulai sekali.Aku yang cewek tulen aja gak seluwes itu"Ucap Kiara dalam hati.
Kemudian Kiara pergi bersama rombongan Nuna mirlanda kesalah satu kamar hotel yang sudah Dewa pesan.
Disana Kiara dimake over total,tak hanya dirias ia juga dikenakan gaun malam yang sangat indah.
"Beruntung sekali Mr. Dewa bisa dapat bidadari yang cantik seperti ini"ucap Nuna mirlanda saat melihat Kiara yang sudah selesai didandani
"Aku yang beruntung bisa dapetin mas Dewa"Kata Kiara,tersirat cinta Dimata Kiara saat membicarakan pacarnya itu.
"Kalian sangat cocok dan serasi,semoga kebahagiaan menyertai kalian"doa Nuna Mirlanda
"Amin...makasih Nuna"ucap Kiara dengan anggun.
Tak lama kemudian Dewa masuk kedalam ruangan tempat Kiara dirias.Ia sangat terpesona melihat Kiara saat ini.Kiara terlihat anggun dan dewasa mengenakan gaun dengan nuansa warna pink.
"Udah bos,jangan bengong aja entar keburu dilalerin Lo"canda Nuna mirlanda.
"ikan asin kali ah,dilalerin"Timpal Kiara yang membuat orang disana tidak dapat menahan tawa lagi.
"Udah siap yank?"tanya Dewa.
"iya mas"ucap Kiara kemudian Dewa mengandeng tangan kiara.mereka pun keluar dari ruangan.
"Kita mau ngapain sich mas disini?"Tanya Kiara.
"Kita mau makan malam"Jawab Dewa.
"Kalo cuma makan malam,kanapa harus ribet kayak gini?"
"Udah gak usah banyak tanya,kamu ikutin mas aja."ucap Dewa membuat Kiara berhenti bertanya.Sebenarnya banyak sekali pertanyaan diotak Kiara yang ingin dia tanyakan pada dewa.
Dewa dan Kiara berhenti disebuah pintu putih yang sangat megah dengan nuansa ukiran berwarna gold.Lalu dengan bantuan 2 pria yang berjaga untuk membukakan pintu itu.
Saat pintu dibuka,betapa takjubnya Kiara melihat kedalam.Sebuah ballroom yang disulap dengan bernuansa serba pink.Dengan bunga bunga yang ditata sedemikian rupa.Tak lupa lampu lampu cantik juga menghiasi.
Bak seperti tempat resepsi yang sangat mewah.Kemudian Dewa mengajak Kiara berjalan masuk.Dan Kiara semakin kaget saat melihat tamu yang ada diruangan itu.
Kiara menatap Dewa penuh arti,sedangkan Dewa hanya tersenyum.Dewa mengajak Kiara naik ke panggung yang sudah disediakan.
Tanpa banyak omong dengan menggunakan microfom Dewa mengungkapkan inti dari acara malam ini.
"Kiara agria Gunawan,Will you marry me?"ucap Dewa sambil mengeluarkan sebuah kotak berisi sebuah cincin berlian yang sangat cantik.
Kiara sedikit syok,karna ia tak menyangka dewa akan melamarnya secepat ini.Ia hanya mematung ia merasa ini seperti mimpi.
"jawab sayank,kamu mau mas berlutut seperti ini Terus?"bisik Dewa membuat Kiara tersadar.
"Ini gak mimpi kan mas?"
"I-ni nyata sayank"
"Iya mas aku mau"ucap Kiara yang disambut tepukan meriah dari tamu undangan.
.
.
.....
.
.
.
.
...
..bersambung