
setelah ngobrol bersama Kiara,Danu pun segera kembali ke kantor.Ia memarkir mobilnya di basemen,lalu segera ke lift.Lift berhenti di lantai satu, kemudian Danu keluar dan segera pergi ke kafe yang letaknya tak jauh dari loby. Danu membutuhkan kopi pahit untuk mengencerkan pikirannya.
Setelah membayar Danu keluar dari kafe dengan menenteng segelas kopi hitam ditangannya.
saat hendak kembali kedalam ruangannya, langkahnya terhenti kala ia melihat mobil Dewa yang berhenti tepat didepan kantor.
Dewa terlihat keluar dari mobil,langkah nya lebar berjalan menuju lift.
"siang bos"sapa Danu saat Dewa melintas didepannya.
"gimana kerjaan kamu?beres?"ucap Dewa tanpa menghentikan langkahnya.
"semua beres bos, negosiasi pun berjalan lancar,dan saya juga sudah mengantarkan pesanan bos kerumah"kata Danu sambil berjalan dibelakang Dewa
mendengar jawaban Danu membuat dewa ternyum puas.
"tapi ada sedikit masalah bos"lanjut Danu saat mereka sudah berada didalam lift menuju ruangan Dewa
"masalah apa?"tanya dewa ambil mengernyitkan dahi
Danu mengeluarkan hp nya,dan menunjukan sebuah berita.
"bagaimanapun ini bisa terjadi?bukankah selama ini perusahaan utama terlihat stabil"
"iya bos, menurut sumber ada beberapa pemegang saham yang menarik investasi mereka"
"kamu terus pantau, dan cari cara untuk membantu mereka.selama ini keluarga utama sudah baik kepada Kiara"
"dan rahasia kan berita ini dari Kiara,aku gak mau dia terlalu kwatir."
Setelah sampai diruangan Dewa dan Danu segera melanjutkan pekerjaan masing-masing.Memang setelah ditinggal dewa tempo hari,banyak pekerjaan yang numpuk.itulah yang menyebabkan Dewa sering lembur dan waktu bersama Kiara berkurang.
sore itu Kiara sudah menunggu kepulangan Dewa dari kantor.Ia sengaja berdandan cantik karena berencana mengajak Dewa pergi jalan jalan.
Kiara menanti dengan sabar,sambil menonton TV sesekali ia melongok kan kepala nya kepintu utama untuk melihat Dewa sudah pulang atau belum.
tapi setelah beberapa jam menunggu,dewa pun tak kunjung datang.Kiara yang dari awal sangat semangat kini perlahan semangat itu pun luntur berganti dengan rasa bosan.
pukul 8 malam, terdengar deru mobil dihalaman luar.kiara yang mendengar segera berlari mnyambut kedatangan Dewa.
Senyumnya lebar saat melihat sosok lelaki yang sudah menguasai hatinya itu.
"Hay sayank"sapa dewa sambil merangkul dan mencium kening Kiara.
Kiara yang mendapat perlakuan itu hanya tersenyum.ia merasa sangat bahagia.
"kamu kok cantik banget,mau kemana?"tanya dewa sambil melihat penampilan Kiara
"emang selama ini aku gak cantik"tanya Kiara pura pura ngambek.
"kamu selalu cantik Dimata mas"ucap Dewa
"gombal,"ucap Kiara sambil tersipu malu.
"beneran,mas gak bohong."
"sebenarnya aku mau ajak mas jalan jalan"
"sekarang?"tanya dewa,yang di balas anggukan oleh Kiara.
"jangan sekarang ya sayank,hari ini mas capek banget"ucap Dewa
"oh..."ucap Kiara terlihat kecewa.
"besuk DECH..kayaknya besuk mas gak terlalu sibuk jadi bisa pulang cepat.besuk mas ajak kamu ke mall sekalian kita nonton.kita kan udah lama gak nonton berdua."
"beneran?"tanya Kiara
"iya, besuk mas pulang jam 5 nanti mas jemput kamu."
"gak usah mas,kita ketemu langsung aja dimall biar gak bolak balik lagian jam pulang kerja biasanya macet"
"ya udah tapi kamu hati hati ya"ucap Dewa
"siap bos,ya udah aku siapin air sama baju ganti buat mas dulu ya"kata Kiara yang terlihat senang.
matahari sudah menunjukan sinarnya, seperti biasa Kiara sudah berkutat di dapur memasak sarapan.Setelah tadi membangunkan Dewa,Kiara kembali melanjutkan kesibukan nya.
Terlihat Dewa yang sudah siap dengan setelan jasnya sedang menuruni anak tangga.
"makan dulu mas,"ucap Kiara saat dewa sudah duduk di meja makan.
"kamu gak ikut makan yank?"tanya Dewa saat melihat Kiara masih sibuk didapur.
"iya bentar,aku buatin kopi dulu buat mas"jawab Kiara,tak lama Kiara datang dengan membawa secangkir kopi kesukaan Dewa.
"ini kopi nya"ucap Kiara sambil meletakkan nya didepan Dewa
"makasih sayang"balas Dewa dengan senyum penuh cinta
"mas jangan lupa sama janji kita nanti"
"iya sayang,jangan kwatir mas udah atur alarm biar gak lupa"canda Dewa
"bohong"ucap Kiara yang disambut oleh tawa Dewa.
melihat kedua majikannya sedang bercengkrama membuat Lastri tersenyum.
setelah selesai makan dewa pun berpamitan pada Kiara untuk kekantor.
"mas berangkat ya yank"ucap Dewa
"iya mas ati ati ya"
"iya sayank"ucap Dewa lalu mengecup kening Kiara dan berbalik pergi
"bentar mas"ucap Kiara membuat dewa menghentikan langkahnya.
kemudian kiara menghampiri Dewa,dan membenarkan letak dasi Dewa yang sedikit miring.
"makasih sayang"ucap Dewa lalu mengecup kening Kiara lagi.
setelah kepergian Dewa,Kiara segera membereskan meja makan.ia membantu Lastri melakukan pekerjaan rumah yang ringan.
"Duh romannya lagi seneng banget non?"Sindir Lastri
"hhehehe...iya mbak ..nanti sore aku mau kencan sama mas Dewa."ucap Kiara malu malu.
"pantesan dari tadi mbak liat non senyam senyum terus"
"gak sabar mbak nunggu sore"
"dulu waktu mbak seusia non juga kayak gitu"
mereka pun hanyut dalam obrolan ringan sembari berberes rumah.
.
..
...
Jam menunjukan jam 4 sore,Kiara sudah tampak siap untuk pergi ke mall.Dengan memakai dress selutut dengan rambut yang dibiarkan terurai Kiara menuruni anak tangga
"wahhh non cantik banget"ucap bibi saat melihat Kiara
"yang bener bi,"ucap Kiara
"iya non,pasti tuan bakalan makin cinta"timpal Lastri.
"ya udah kalo gitu aku pamit dulu ya,keburu macet"
"iya non,ati ati dijalan"ucap bibi dan Lastri barengan.
sedangkan di kantor Dewa sudah selesai memeriksa dokumen terakhir nya,tak lama terdengar ketukan pintu dari luar.
"maaf bos,saya dapat kabar dari sekertaris tuan Burhan untuk memajukan meeting besuk menjadi sore ini dikarenakan besuk tuan Burhan harus ke Singapura untuk membawa ibunya cek up disana."
"oh oke,jam berapa ?"tanya dewa
"1 jam dari sekarang bos,mereka sudah menunggu kita dikantor"
"oke kalo begitu kita berangkat sekarang supaya tidak terjebak macet"ucap Dewa kemudian segera bangkit dari duduknya.
Dewa segera pergi menuju kantor tun Burhan,sebab tuan Burhan adalah salah satu Klein terpenting untuk perusahaan Dewa.
disisi lain Kiara sudah sampai di mall dengan selamat.ia segera mengambil hp nya dari dalam tas, kemudian segera mengirim pesan pada dewa
"mas ku sudah sampai di mall,aku tunggu diatas ya" bunyi pesan Kiara.
tanpa menunggu balasan dari Dewa,Kiara segera berkeliling.hanya sekedar melihat lihat siapa tau ada yang menarik perhatian nya.
Bagaikan anak hilang, Kiara mengelilingi beberapa toko baju sendirian.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung
Hay gaes...ketemu lagi ni sama Thor.
maaf ya thor menghilangkan tanpa pesan
tapi insyaallah Thor akan kembali menemani kalian mengisi waktu luang☺️
pokoknya jangan bosen ya 😚
minta dukungan kalian, like,vote,n komen🙏