
Setelah Erick pergi,kiara kembali kekamar Dewa.Terdengar erangan Dewa, kemudian Kiara buru buru menghampiri Dewa.
"Mas,mas Dewa sebenarnya kenapa sih?"ucap Kiara sambil menyeka kening Dewa yang tertutup keringat.
"Ki...tolongin mas Ki"ucap Dewa lirih
"Iya,mas butuh apa bilang sama aku ya"kata Kiara.
Kemudian tanpa aba aba Dewa pun mencium bibir Kiara dengan ganas.Dewa mengul*m menyes*p bibir Kiara.
Karna kaget kiara pun mendorong badan Dewa,tapi Dewa memeluk tubuh Kiara dengan kuat.Semakin Kiara berontak semakin Dewa menggila.
"mas lepas"ucap Kiara kemudian Dewa kembali mencium nya.
kini ciuman Dewa sudah turun ke leher jenjang Kiara.Tangan Kiara dipegang oleh Dewa dengan kuat.Dengan tangan satunya, Dewa menyingkap kaos yang dikenakan Kiara.
Terlihat bra pink milik Kiara, kemudian Dewa menurunkan bra Kiara. Dan terpampang gunung kembar milik Kiara yang tak begitu besar itu.
Dewa bagaikan kerasukan setan,tanpa pikir panjang ia kemudian melahap gunung Kiara.
"Mas,mas dewa stop mas.jangan lakuin ini mas"ucap Kiara yang masih meronta.
tapi Dewa tak memperdulikan Kiara,Ia sudah diliputi oleh nafsu yang sudah diubun ubun.Setelah puas bermain dengan benda kenyal Kiara, Dewa menarik paksa celana pendek Kiara.Dengan sekali tarik,celana itu sudah berhasil lepas.
Kini Kiara terlihat polos tanpa ada kain yang menutupi tubuhnya.
"Mas sadar mas,aku mohon jangan lakuin ini mas"ucap Kiara yang sedari tadi menangis.m
Terlihat Dewa mulai melucuti pakaiannya sendiri.kemudian Dewa memulai aksinya.Ia mencoba memasukan miliknya kepunya Kiara.Berulang kali ia mencoba tapi gagal,hingga percobaan terakhirnya ia berhasil membobol pertahanan Kiara.
"Maafin mas Ki"ucap Dewa saat berhasil membobol Kiara.Air mata Kiara tampak menetes,saat merasakan sakit yang sangat.
Matahari bersinar,kiara membuka matanya.Ia merasakan sakit di seluruh badannya terutama yang dibawah sana.keadaan kamar Dewa sangatlah berantakan.terlihat baju yang mereka pakai semalam berserakan dilantai.
Pelan pelan Kiara turun dari ranjang Dewa.kiara takut Dewa akan terbangun dan melihat keadaannya yang berantakan seperti ini.
Kiara lalu memungut pakaiannya,lalu dengan tertatih ia keluar kamar Dewa.Sesekali ia berhenti karna merasakan perih dibawah sana.
Kiara kembali kekamarnya sendiri,lalu ia pergi kekamar mandi.Ditatap dirinya dari pantulan cermin.Terdapat banyak tanda merah tak cuma dilehernya tapi disetiap bagian tubuh lainnya.
Kiara tak percaya Dewa melakukan hal seperti ini.Ia sangat kecewa dengan Dewa,tapi ia bingung harus seperti apa saat didepan Dewa.
Kiara sangat lama dikamar mandi,selain membersihkan diri ia juga memikirkan nasib kedepannya seperti apa.
Ditempat lain, Dewa mulai bangun dari tidurnya.kepalanya masih terasa pusing.Dia tampak bingung apa yang sudah terjadi semalaman.
Dewa mendapati dirinya tak memakai pakaian sehelaipun Dan hanya ditutupi oleh selimut saja.Dewa mengingat ingat apa yang terjadi semalam,tapi ia tak ingat apa yang terjadi.
Hingga ia melihat bercak darah disprei putihnya,dari situlah ia mendapat potongan potongan ingatannya semalam.
Ia tampak syok dengan apa yang telah ia lakukan semalam.Dengan tergesa gesa ia segera memakai bajunya dan segera mencari Kiara.
Dewa berlari menuju kamar Kiara,kemudian dewa mengetuk kamar Kiara.
"Ki,buka pintunya mas mau ngomong"ucap Dewa panik.
beberapa kali Dewa mengetuk kamar Kiara,tapi tak ada jawaban dari Kiara
"Kiara sayang,buka pintunya.Mas mau ngomong"ucap Dewa.
sedangkan Kiara yang ada didalam kamar ia hanya berbaring ditempat tidur,tanpa ada niat membukakan pintu.
"Ki,buka pintunya donk.Mas mau minta maaf,Mas salah."lanjut Dewa tapi tidak ada jawaban dari Kiara.
Setelah kejadian semalam,Kiara tak keluar dari kamarnya sama sekali.Ia tak berani untuk bertemu dengan Dewa.
Malam pun tiba,karna lapar yang melanda Kiara akhirnya ia memberanikan diri untuk keluar.Ia berharap Dewa sudah tidur dikamarnya.
Kiara segera mengambil 2 potong roti tawar dan tak lupa ia mengoleskan selai coklat.Dengan cepat Kiara memakannya,setelah selesai ia meminum air putih dan hendak kembali kekamar nya.
Tapi saat Kiara memutar badannya, Dewa sudah menuruni anak tangga.Dewa pun dengan cepat menghampiri Kiara.
"Ki,mas mau ngomong"ucap Dewa.
"mo ngomong apa mas?"tanya Kiara acuh tak acuh
"mas minta maaf,mas udah ngerusak kamu.Mas akan tanggung jawab,mas akan nikahin kamu"
Dewa tampak menyesal dengan apa yang sudah ia lakukan.kemudian Dewa pun kembali kekamarnya.Didalam kamar kedua sejoli itu sibuk dengan pikirannya masing masing.
Hari ujian pun tiba,pagi itu Kiara sudah siap berangkat sekolah.Setelah sarapan Kiara diantar Dewa kesekolah.Bukannya tidak mempermasalahkan kejadian itu,tapi Kiara mengesampingkan dulu masalah itu.Ia ingin fokus dengan sekolahnya.
"Aku masuk dulu ya mas,doain semoga semuanya lancar"ucap Kiara
"Iya sayang,mas doain.semangat ya"kata Dewa ambil mengusap rambut Kiara.
suasana sekolah tampak sepi dan tenang,terlihat beberapa siswa yang tegang menghadapi ujian ini.
sebelum masuk Kiara menyempatkan diri untuk belajar.Hanya itu yang bisa ia lakukan,sebab setelah insiden Luna banyak teman temannya yang menghindari Kiara.Dia merasa diasingkan disekolahannya,rasanya persis seperti yang ia rasakan dulu.Saat dia diasingkan oleh keluarganya sendiri.
Bel masuk pun berbunyi,Kiara segera masuk dan duduk ditempat duduknya sendiri.Ia terlihat sedang berdoa didalam hati untuk kelancaran ujiannya hari ini.
Guru penjaga pun memasuki kelas,setelah memberi salam guru itu segera membagikan lembar soal dan lembar jawaban.
Setelah menerima soal,Kiara segera mengerjakan nya.Dengan teliti Kiara membaca satu persatu soal.Ia tidak tergesa-gesa,ia tak mau perjuangan selama ini sia sia hanya karna ia terburu-buru.
Satu persatu soal sudah Kiara kerjakan.setelah selesai mengerjakan soal,Kiara mengulang lagi untuk meneliti apakah ada kesalahan.
Tak terasa satu setengah jam sudah berlalu,bel tanda selesai pun berbunyi.Kiara segera mengumpulkan lembar jawabannya kemeja guru.
Kemudian ia segera pulang kerumah,saat tiba didepan gerbang sekolah terlihat mobil Dewa yang sudah terparkir rapi disana.
Kiara pun pergi menuju mobil Dewa,terlihat Dewa yang sudah menunggu kiara dengan sabar.kemudian Kiara membuka pintu mobil Dewa dan segera masuk kedalam.
"Gimana ujiannya yank?"tanya Dewa
"Hmmm...ya gitu"ucap Kiara yang terlihat capek lalu menyandarkan tubuhnya di bangku.
"bisa ngerjainnya?"tanya Dewa sambil membelai rambut Kiara.
"Bisa,mas kok ada disini?emang gak sibuk?"
"Mas sengaja suruh Danu,buat kosongin jam biar mas bisa jemput kamu"
"Besuk besuk gak usah jemput aku bisa pulang sendiri kok.Aku juga tau mas pasti sibuk"
"kalo buat pacar kecil ku ini sesibuk apa pun pasti akan aku sempet sempetin"
"hmmm...ya udah kalo gitu,pulang yuk."ucap Kiara.
"Ya udah,gak mau mampir makan dulu?"
"Gak usah mas,aku bisa makan dirumah aja.Aku belum laper,aku mau istirahat aja dirumah."jawab Kiara.
lalu mobil dewa pun melaju menuju rumah.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hay Gaes,maaf ya baru up lagi.soalnya Thor bingung mau up tapi ada adegan xxx nya,takutnya ganggu puasa kalian.Tapi ini Thor udah up ya.
buat kalian selamat menjalankan ibadah puasa 😁