Cheese And Chocolate

Cheese And Chocolate
49.



Beberapa hari kemudian, toko kue Arrumaisha telah resmi dibuka, Arrumaisha terlihat sibuk setiap hari, toko kue yang di beri nama ''Cheese and Chocolate'' juga mulai ramai pesanan, selama beberapa bulan masa pemulihan pasca oprasi, Arrumaisha tidak menerima pesanan apapun, dia hanya fokus untuk pemulihan, dan sekarang Arrumaisha sudah siap dengan semuanya, meski mantan suaminya selalu mewanti-wantinya untuk tidak terlalu sibuk dan tetap tidak lupa memperhatikan kedua anaknya.


Kehadiran nyonya Sophia juga sangat membantu, saat Arrumaisha sibuk di toko kuenya nyonya Sophia lah yang menemani kedua cucunya bermain dan belajar.


Ken sendiri juga sibuk dengan proyek barunya di kota B. Ken tidak habis pikir dengan mantan istrinya itu, dia sudah memberikan kartu debit yang tentu saja isinya tidak sedikit, namun hingga sekarang tidak menggunakannya, semua pekerjaan rumah dilakukan oleh pelayan, namun Arrumaisha lebih suka melakukan semua sendiri terlebih menyangkut masa depan kedua anaknya, Ken baru menyadari bahwa mantan istrinya seorang pekerja keras yang tidak suka bergantung pada orang lain, hampir setiap hari dia bangun lebih awal daripada yang lain untuk membuat kue, bahkan saat orang lain masih tertidur, Ken diam-diam sering memperhatikan mantan istrinya tanpa sepengetahuannya, dan saat pagi semua pesanan kue ataupun makanan sudah siap di tokonya, dan salah satu pelayan rumahnya kini diperkerjakan di tokonya, sehingga saat siang hari ketika kedua anaknya pulang dari sekolah, Arrumaisha bisa istirahat dan menemani kedua anaknya.


Saat ini Arrumaisha baru kembali dari toko kue, terlihat nyonya Sophia sedang menemani kedua cucunya yang sedang asyik berenang.


''Mom aku membuat kue untukmu, cobalah!!, serunya sembari duduk disamping mantan ibu mertuanya.


''Terimakasih sayang", ucap nyonya Shopia mengambil sebuah kue dan langsung memasukan ke mulutnya.


"Bagaimana mom rasanya??, tanya Arrumaisha.


"Ini sangat enak, kau sangat pandai membuat kue, dari mana kau belajar membuatnya??, puji nyonya Sophia.


''Hanya itu yang bisa aku lakukan, saat kecil aku sering melihat ibuku menerima pesanan kue dan makanan, aku tidak punya ketrampilan yang lain'', jawab Arrumaisha dengan malu-malu namun wajahnya terlihat sedih mengingat saat masih bersama ibunya.


''Kau wanita yang hebat dan kuat, lihatlah anak-anakmu lahir dan tumbuh dengan baik tanpa daddynya disampingnya, tapi mereka sangat patuh padamu, terimakasih telah melahirkan dan merawat cucu mommy dengan baik dan mommy mohon kepadamu maafkanlah putraku Ken''.


''Aku sudah memaafkanya mom''.


''Kalau begitu apa kau mau menerima permintaan rujuknya???? tanya nyonya Sophia tanpa sungkan.


Arrumaisha diam tidak menjawab.


''Sayang....'', nyonya Shopia meraih tangan Arrumaisha.


''Mommy, dari awal kami tidak pernah kenal, kami juga tidak saling mencintai, aku sadar aku bukan perempuan yang pantas untuknya, pernikahan kami hanya sebuah perjanjian dan memiliki kepentingan masing-masing'', jelas Arrumaisha tak ingin membuat mantan ibu mertuanya salah faham.


''Dengarkan mommy, belum tentu pernikahan yang awalnya penuh cinta, akan berakhir bahagia, begitu juga sebaliknya, mommy justru senang dia menikahimu dan kau melahirkan anak-anak yang manis sebagai cucu-cucu mommy, yang mommy tahu dulu dia memang bertunangan dengan Rachel, tapi Rachel menghianatinya dan berselingkuh dengan saudara tirinya, dan akhirnya Rachel meninggal tertembak oleh saudara tirinya, saat itu Rachel ingin melindungi Ken, saat mereka terlibat pertengkaran. Dia sangat depresi hingga tidak pernah menemui mommy, mommy tidak tahu bagaimana dia hidup bersama keluarga daddy dan ibu tirinya. Mommy hanya orang biasa yang tidak mampu membantu bisnis keluarga saat bisnis keluarganya gulung tikar, mommy hanya bisa mengorbankan cinta mommy, berpisah dari suami mommy yaitu daddynya Ken yang dipaksa menceraikan mommy dan menikahi wanita lain, demi menyelamatkan perusahaannya, dan sekarang mommy tidak ingin kejadian ini terulang lagi pada kalian dan cucu mommy''.


''Maksud mommy apa???


''Apa Ken tidak memberitahumu???


''Tentang apa???


''Daddy Ken ingin menjodohkan Ken dengan putri rekan bisnisnya demi kerjasama perusahaan, tapi Ken tidak tertarik dengan hal itu, karena seharusnya saudara tirinyalah yang menerima perjodohann itu, karena perusahaan itu adalah milik daddy Ken dan ibu tirinya, tapi karena saudara tirinya di penjara karena kasus penembakan Rachel, mereka menginginkan Ken yang menggantikan perjodohann itu, mereka tidak mau dengan saudara tiri Ken yaitu Mark, mommy bersyukur dia segera menemukanmu dan tahu keberadaan anak-anak kalian. Maksud momny tidak peduli hubungan kalian dulu seperti apa, sekarang kalian telah memiliki anak-anak, tidak bisakah kau mempertimbangankan permintaan Ken lagi, dia tidak ingin keluarganya tercerai berai, dia ingin hidup dengan keluarga yang utuh dan saling mencintai, anak-anak bisa tumbuh dengan baik bersama kedua orang tuanya, mommy tahu ini terdengar memaksakmu dan egois, tapi ini demi kebaikan anak-anak juga. Jika kau menolak untuk rujuk, lalu kalian menikah lagi, apa itu tidak akan menyakiti anak-anak, apa itu bisa menjamin kalian bisa hidup bahagia.


''Mommy, aku tahu maksud mommy baik, semua demi anak-anakku, tapi aku tidak ingin menikah lagi, aku hanya ingin membesarkan dan mendampingi anak-anakku. Aku bukan wanita yang pantas untuknya, aku tahu anak-anak memang membutuhkan papanya, bahkan dulu sebelum papanya datang, mereka selalu menanyakan keberadaanya, aku tidak ingin, demi anak-anak, kami terpaksa menikah lagi, dan itu akan membuat kita saling menyakiti, mommy jika memang ada wanita lain yang disukai Ken, aku dan anak-anak tidak akan menghalanginya untuk menikah lagi , seiring waktu aku yakin anak-anak akan semakin besar dan mengerti.


''Apa kau menyukai orang lain?? maksudku pria yang kemarin'', tanya nyonya Shopia langsung.


Arrumaisha sedikit kaget, namun kemudian dia segera menjawabnya, ''dia hanya seniorku dulu, aku tidak ada hubungan apa-apa dengannya dulu ataupun sekarang, kami hanya kebetulan bertemu sebagai seorang pasien dan dokter, kami teman lama'',


''Tapi dia menaruh hati padamu!!


''Mommy aku tidak bisa melarang seseorang untuk tidak menyukaiku atau sebaliknya, aku juga tidak berniat menikah dengannya, masih banyak perempuan yang pantas untuknya, aku menghormatinya sebagai seniorku, aku tidak ingin melukai hati anak-anakku, aku tahu mommy kuatir dengan anak-anaku jika aku menerimanya''.


''Maaf sayang, sebenarnya mommy tidak ingin ikut campur, mommy memang kuatir dengan cucu-cucu mommy, mommy tidak ingin mereka bernasib sama dengan Ken, mommy mohon jangan tersinggung''.


Sementara itu Ken yang sudah datang dari tadi berdiri dibalik dinding mendengar pembicaraan kedua wanita itu, Ken sedikit lega karena mantan istrinya tidak memiliki perasaan pada dokter Fahri, tapi dia juga kecewa karena sampai saat ini mantan istrinya masih belum membuka hatinya dan tetap pada pendirianya menolak rujuk dengannya. Saat ini mungkin merekalah yang membuat Ken bersemangat dan bahagia, bahkan beberapa hari dirinya sangat kuatir jika mantan istrinya menerima cinta dokter Fahri. Ken segera menghampiri mereka dan bersikap seolah tak mendengar pembicaran dua wanita yang dicintainya, tentu saja Ken mencintainya, satu wanita yang telah melahirkanya dan satu wanita yang telah melahirkan kedua anaknya.