Cheese And Chocolate

Cheese And Chocolate
31



Ken sampai di ibukota sekitar jam 11 siang, dengan segera membuka kode pintu apartemenya, tak sabar ingin bertemu ibu kandungan, banyak pertanyaan berkecamuk di kepalanya, selama ini dialah yang diam-diam menemui ibu kandungnya, dan hampir lima tahun sejak dia depresi belum bertemu lagi, hanya bertukar kabar, namun Ken tidak pernah memberitahu keadaanya pada mommynya yang sebenarnya karena tak ingin membuatnya sedih, tapi sekarang tiba-tiba mommynya datang ke ibukota sendiri untuk bertemu denganya. Ken takut sesuatu terjadi pada ibunya.


''Mom,... mommy, panggil Ken tak sabar.


Seorang wanita paruh baya keluar dari kamar, Ken langsung berjalan cepat untuk memeluk wanita itu yang tak lain adalah ibu kandungnya.


''Kenapa berteriak di dalam rumah, mommy belum tuli, ucapnya mendengar suara putranya yang sudah datang.


''Mommy apa kabar?? bagaimana mom bisa datang kesini?? ucap Ken memeluk mommynya dengan erat.


''Anak nakal kenapa kau mengganti nomormu??, apa kau ingin mommy selalu mengkhuatirkanmu??, wanita itu memukul punggung Ken.


''Maaf mom aku belum sempat untuk memberitahumu. Mommy ayo duduk, Ken menuntun mommy untuk duduk di sofa, Ken begitu senang, meski hidup terpisah sejak kecil, tapi Ken selalu bertukar kabar dengan sang mommy.


''Mom, bagaimana mommy bisa datang kesini?, tanya Ken sekali lagi, ''ceritakan padaku'', memegang tangan wanita yang sudah mulai menuai, Ken mencium tangan kasar mommynya dengar berkaca-kaca.


''Mommy rindu padamu, akhir-akhir ini kau sulit di hubungi, kau juga tidak menelfon mommy, mom kangen, ucap wanita itu membelai rambut putra semata wayangnya.


''Benarkah, mommy hanya kangen saja??, tanyanya penuh selidik.


''Menurutmu?? apa kau tidak lelah, Aldo bilang kau diluar kota, kota mana sampai tidak ada sinyal lupa menghubungi mommy??,


''Maaf mom, ada hal yang harus aku urus, aku akan memberitahu mommy nanti, tapi sekarang beritahu aku alasan mommy tiba-tiba datang kesini mencariku??


''Apa kau tidak suka mommy datang kesini?? jawabnya sedikit kesal


''Tentu saja aku sangat senang?? mommy tidak pernah seperti ini sebelumnya, datang sendiri mencarimu, selama ini aku yang diam-diam mencari mommy.


''Mommy sudah pensiun satu tahun lalu, jadi sekarang mommy bisa menemuimu kapanpun mommy mau, dan lagi kau tidak tinggal bersama daddymu, mom bukan istrinya lagi, tapi kau tetap anak kandung mommy, tidak ada yang bisa melarang kita bertemu bukan, istirahatlah sebentar, mommy akan siapkan makan siang, setelah itu baru bicara.


Sesaat kata-kata mommy mengingatkannya pada Arrumaisha, dia tidak melarang Ken untuk bertemu dengan anak kembarnya, kapanpun dia dapat menemuhinya, tiba-tiba Ken merasa rindu dengan kedua anak kembarnya dan juga mantan istrinya yang begitu lembut, padahal baru beberapa jam tidak bertemu.


Wanita itu beranjak ke dapur, untuk menyiapkan makan siang mereka berdua, seorang ibu yang karena keegoisan sebuah keluarga tidak bisa bertemu dengan putranya sendiri, bahkan dia harus hidup terpisah dengan sang mommy hingga mommynya sekarang menua.


''Mom, mau ku bantu, tanya Ken yang mengikuti mommynya ke ruang makan.


''Duduklah, mommy hanya tinggal menghangatkan saja, mom membuatnya tadi, apa kau ingat ini sup kesukaanmu saat kamu masih kecil?


Ken tersenyum ''sup Iga bukan??, tanya Ken.


''Ya, kau sangat menyukainya saat masih kecil, mommy sering masak ini untukmu.


Lagi-lagi Ken teringat kedua anak kembarnya yang menyukai sup iga buatan maminya, ternyata kedua anaknya mewarisi genya, bukan hanya mata biru, rambut coklat, hidung mancung dan kulit putihnya, tapi juga tentang selera makannya, hampir sama.


Wanita itu mengambilkan semangkok sup kesukaan putranya dan menghidangkan di meja, kemudian dia mengambil semangkok lagi untuk dirinya.


''Ayo makan selagi hangat, kau dulu sangat menyukainya, ucap wanita paruh baya itu begitu lembut.


''Ken segera menyantap makanan yang dihidangkan oleh ibunya. Dulu saat kedua orang tuanya belum berpisah, mommynya selalu menyiapkan makanannya untuknya, meskipun ada juru masak yang menyiapkan masakan untuk keluarga besarnya, Ken teringat semalam saat makan bersama kedua anak kembarnya yang membuatnya tertawa terbahak, lalu teringat tadi pagi mantan istrinya untuk pertama kali setelah sembuh dari sakitnya menyiapkan sarapan untuknya dan memintanya memakan sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat.


''Bagaimana enak tidak, apa kau masih bisa mengingat rasa ini?? tanyanya


"Masakan mommy tetap enak seperti dulu, entah sudah berapa lama aku tidak memakanya, tapi sekarang akhirnya aku bisa makan masakan mommy lagi, ucapan Ken membuat suasana haru, sampai beberapa saat mereka pun selesai makan.


"Haaahhhh, Daddymu menemui mommy.


"Untuk apa daddy menemui mommy, apa dia membuat masalah dengan mom??.


"Tidak, akhirnya setelah sekian lama, daddymu menyadarinya.


"Maksud mommy?? tanya Ken tidak sabar


'' Daddymu bilang lima tahun ini kau sulit di hubungi, saat ini bisnis daddymu tidak berjalan lancar, dan bisa di bilang diambang kebangkrutan, banyak kolega yang tidak ingin berinvestasi lagi di perusahaan.


''Aku tidak peduli, jawab Ken dengan enteng.


''Dengar mom dulu, mom belum selesai.


''Dia bilang ada rekan bisnisnya yang mau membantu keuangan untuk perusahaannya, tapi mereka meminta syarat bisnis yaitu untuk menikahkan putri mereka denganmu.


''Apa mom!!!!!!!, Ken sangat kaget mendengar cerita mommynya. Kenapa aku, mereka punya Mark. Aku sudah tidak mau lagi berurusan dengan mereka, aku akan mengurus perusahaanku sendiri, tolak Ken penuh emosi


''Kau tahu Mark masih di dalam penjara, dan lagi mereka tidak mau jika putrinya menikah dengan Mark, Mark tidak bisa di harapkan, berita lima tahun lalu tentang kalian sepertinya telah menjadi benang kusut bagi keluarganya.


''Apa mommy setuju dengan daddy??


''Tentu tidak, kau berhak memilih pasanganmu sendiri, mom tidak ingin kamu menikah karena perjanjian bisnis, tapi kamu tahu, keluarga daddymu selalu mendahulukan bisnisnya dari pada perasaanya, kau lihat sendiri pernikahan mommy dan daddymu tidak bisa bertahan, mommy hanya orang biasa tidak akan mampu membantu mengembangkan bisnis mereka, pada akhirnya daddymu terpaksa memilih berpisah dengan mommy, meskipun sudah memilikimu, kami tidak bisa mempertahankan pernikahan mommy dan daddy, dan kamu tumbuh besar tanpa kasih sayang mommy disampingmu.


''Lalu, aku harus bagaimana mom??


''Mommy hanya ingin mengingatkanmu, mereka bisa menggunakan cara-cara licik, seperti yang dulu di lakukan pada pernikahan mommy dan daddymu, wanita itu menjebak daddymu, dan kemudian masuk dalam. kehidupan kita. Mommy tidak tahan dengan kehidupan seperti itu, mommy merasa di hianati daddymu, tapi kemarin daddymu telah menyadarinya, dia juga tidak bisa berbuat banyak, demi bisnisnya dia berharap kamu mau membantunya.


Sesaat mereka berdua diam


''Ken berapa umurmu sekarang, kau sudah hampir 30 tahun, kau tidak pernah mengenalkan seorang gadis pada mommy, apa kau tidak ingin menikah dan memiliki anak, siapa yang akan mewarisi bisnismu nanti, jika kau tidak menikah??, tanya wanita paruh baya itu.


''Mom aku,.... sebenarnya aku,...


''Apa??, jangan bilang kau menyukai sesama jenis, ucapnya.


Ken membelalak, dia sangat kaget dengan kata-kata ibunya.


''Mom, bagaimana mommy berfikir seperti itu padaku, aku pria normal mom!!!


'' Lalu, apa tidak ada wanita yang kau sukai, apa karena kekasihmu yang menghianatimu itu, kamu tidak tertarik lagi pada perempuan.


''Jangan ungkit lagi tentang dia mom, aku tidak ingin mengingatnya lagi, ucap Ken enggan mengungkit masa lalunya bersama wanita yang telah menghianatinya.


''Maafkan mommy, kau tahu mommy sudah tua, teman-teman mommy semua sudah punya cucu, mommy sangat iri melihatnya, tapi kau belum menikah.


''Mom ada sesuatu yang ingin aku ceritakan pada mommy, tapi aku ingin mandi dulu, ibukota sangat membuat gerah''.


''Sesuatu apa, jangan buat mommy penasaran, bukankah kamu sudah lama disini, bagaimana masih tidak bisa menyesuaikan diri dengan cuaca disini''.


Ken tidak menghiraukan suara mommynya, dia melangkah ke kamarnya untuk menyegarkan diri.