
Sesudah perang besar tersebut, bangsa Elf dikejutkan dengan sosok Ewhitna. Ia masih hidup dan berjalan bersama putrinya, mengucapkan selamat bagi para pasukan. Di saat itulah, Alzent menjelaskan jika sosok Ewhitna yang terbunuh adalah sebuah ilusi, sihir milik para Harpy. Tujuan sebenarnya adalah untuk membebaskan pengaruh ratu Ezra dari para Dark Elf agar dapat mendapatkan hati mereka dan menghentikan peperangan.
Semenjak kedatangan Alzent ke medan perang, tak seorang pun bangsa Dark Elf yang terbunuh, mereka seratus persen menggunakan ilusi milik Harpy untuk membuat mereka seolah-olah membunuh Dark Elf dengan cara yang kejam dan itu memang terasa begitu nyata, bahkan bagi mereka. Sama seperti ketika Alzent menyandera seorang Harpy sebelumnya, gadis itu terasa sangat nyata, namun ternyata hanyalah sebuah ilusi. Dari situlah Alzent memikirkan kalau sihir mereka dapat dimanfaatkan dalam peperangan, kemudian dari mendengar cerita Lightnar di Shrine of Light, cara ratu Ezra memperlakukan Dark Elf, Alzent yakin mereka sebenarnya ingin bebas namun tak tahu harus ke mana dan melakukan apa. Lalu terciptalah rencana ini, salah satu hal yang membuat mereka sedikit telat datang, sebab harus menyiapkan sihir ilusi. Bahkan naga-naga besar yang mengikuti mereka sebelumnya juga adalah sebuah ilusi.
Kini Alzent dipuji sebagai seorang ahli strategi yang hebat, meskipun Alzent menganggap hal tersebut biasa saja karena banyak yang dapat memikirkan hal yang sama di bumi. Apalagi pasukan elite, tentu saja mereka harus selalu siap dengan rencana baru juga rencana awal gagal.
Akhirnya, dunia tersebut kembali damai, di mana Elf dan Dark Elf sekarang hidup berdampingan, membentuk kerajaan Risenland, sebuah nama baru bagi sebuah kebangkitan yang baru. Mereka berharap, kedamaian ini dapat terjadi selamanya.
Di sebuah daratan padang pasir yang jauh dari sana, bangsa Orc, bangsa yang dikenal sebagai bangsa mahluk-mahluk berbadan kekar serta memiliki kekuatan fisik luar biasa, sementara mendiskusikan sesuatu. Para pemimpin dari kelima clan yang ada, ingin mencoba untuk menantang bangsa Elf tersebut untuk memancing pemuda bernama Alzent, yang menurut mata-mata mereka adalah seorang lawan yang cocok bagi bangsa petarung seperti mereka.
Kelima kepala clan setuju, akan membangun pasukan mereka yang memiliki keahlian di bidang masing-masing, Wolf, clan petarung, clan yang selalu berada di garis depan dalam peperangan. Boulder, clan pelempar, clan yang selalu menggunakan katapel atau trebuchet berukuran masif. Tinker, clan mesin, clan yang selalu menemukan mesin-mesin baru untuk digunakan dalam kehidupan para Orc. Terkadang mereka menciptakan sebuah mesin gila dengan daya perusak besar. Shaman, clan penyihir, clan yang khusus mempraktekkan sihir-sihir gelap dan berbahaya. Saking menakutkannya, keempat clan lain tak berani mengusik mereka, bisa-bisa mereka berubah jadi tulang dalam sekejap. Beast, clan penjinak, clan yang sering menjinakkan hewan-hewan buas berbahaya untuk mereka gunakan sebagai senjata perang.
Tak butuh waktu lama, pasukan gelombang pertama akhirnya selesai dilatih. Mereka hanya terdiri dari tiga clan, masing-masing clan membawa lima ratus pasukan, Wolf, Boulder dan Shaman. Mereka tidak ingin mengirimkan Tinker maupun Beast terlebih dahulu agar musuh tak tahu kekuatan mereka yang sebenarnya.
Perjalanan dari gurun pasir menuju perbatasan hutan Elf sangat jauh, sehingga mereka menggunakan naga untuk mengantar mereka ke sana. Mereka berkemah di dalam hutan, agak jauh dari kerajaan Risenland, mengawasi perkembangan kerajaan tersebut dan membuat data mengenai orang-orang terkuat di dalam yang akan menjadi lawan dari para pemimpin clan.
Satu hal lagi yang menjadi ancaman bangsa Elf dan kemungkinan besar dua bangsa lainnya di dunia ini, adalah ratu Ezra masih belum mati, ia hanya kehilangan raganya, namun jiwanya masih melayang-layang di atas Risenland, mencari tubuh sempurna untuk dirasuki dan membawakan pembalasan dendam pada dua bangsa terkutuk itu, terlebih ke pada Alzent, sosok yang sudah berani menipu dirinya.
Di sebuah malam, salah seorang dari Holy Knight ketiduran saat berjaga di atas menara dan tanpa sengaja terjatuh ke bawah. Seharusnya ia tidak mati, sebab sihir dalam tubuh mereka secara otomatis aktif begitu tubuh dalam bahaya dan akan ada tumbuhan membantu, tapi karena campur tangan dari Ezra, Holy Knight tersebut mati. Kini tubuhnya adalah milik Ezra, tepat untuk dirinya, melihat ada luka gores di salah satu mata, membuat ia terlihat lebih garang, tidak seperti sebelumnya, di mana ia terlihat lebih cantik dibandingkan mengintimidasi.
Dengan begitu, sekarang Risenland memiliki dua ancaman yang dapat menghabisi kehidupan mereka. Kemudian jauh di utara, sebuah lautan membentang luas sejauh mata memandang, tempat hidup para Syren. Mereka membutuhkan sebuah Lifestone untuk membuat mereka terasa lebih kuat, Lifestone dalam jumlah banyak untuk mengisi rasa lapar mereka sesudah bertahun-tahun menahan karena kehilangan umat manusia yang biasa mengarungi lautan.
Pertama kali mereka merasakan Lifestone, mereka sampai harus saling membunuh sesamanya untuk menyimpan batu berharga tersebut, lalu akhirnya mereka tahu dari manakah asal batu tersebut, ketika seorang dari mereka tersesat dan tiba di dalam sebuah gua besar dan luas. Batu-batu hijau bercahaya, banyak terkumpul di dalamnya. ia juga melihat sebuah cahaya di ujung dari gua tersebut, namun karena lebih tertarik pada bebatuan hijau, ia membawa banyak dari Lifestone tersebut kembali ke sarang Syren.setelah mencari selama seminggu penuh. Kemudian mereka menyadari kalau gua tersebut berada dalam wilayah para Elf, mereka memutuskan untuk menyerang dan merebut semua batu itu untuk diri mereka sendiri.
Sebuah bangsa yang tak pernah muncul sebelumnya, kini terbangun akibat perang besar yang terus membuat tanah bergetar. Bangsa ini berukuran begitu masif, tubuh mereka sekeras batu dan mereka paling benci jika harus terbangun dari dalam tidur panjangnya dan maksud dari panjang tersebut adalah, selamanya. Bangsa ini memutuskan untuk pergi menuju datangnya getaran tersebut, menghapus mereka dari dunia dan kembali tidur tenang. Mereka disebut Gigant.
Perang besar yang melibatkan seluruh bangsa dalam dunia ini, perang yang akan mengguncang tanah, memenuhi langit dengan asap hitam, pengorbanan serta kehilangan. Sebuah langkah yang akan diambil, mempertemukan mereka semua, menguak misteri yang telah lama tersimpan dalam dunia tersebut.