
Tiga jam kemudian aku sampai di tempat peristirahatan kekasihku. Cukup lama memang, mengingat rumah yang aku datangi ini berada di daerah luar kota. Lebih tepatnya di puncak. Kenapa aku menyembunyikan Karren di tempat sejauh ini? Tentu saja agar pujaan hatiku itu bisa beristirahat dengan tenang tanpa diganggu kebisingan kota metropolitan. Aku selalu memberikan fasilitas yang terbaik untuknya.
Di tempat ini semua tersedia lengkap. Mulai dari kebutuhan makanan dan minuman, sampai dengan perlengkapan penunjang penampilannya. Di dalam rumah sempit ini (aku sedikit menyesal tidak memberikannya sebuah mansion mewah) aku menempatkan beberapa lemari baju yang cukup besar. Dan pastinya isi dari lemari-lemari itu bukan sembarang pakaian. Melainkan gaun-gaun yang sangat indah hasil rancangan para desainer ternama.
Sekali lagi, aku ingin segala sesuatunya menjadi yang terbaik untuk Karren Akira. Dia wanita yang spesial, jadi harus diperlakukan dengan treatment spesial juga.
Sesampainya di halaman villa, aku tidak begitu saja turun dari mobil. Terlebih dulu aku memeriksa beberapa rekaman kamera pengintai yang sengaja dipasang pada area persembunyianku ini.
Jeng… Jeng… Jeenngg…
Lihatlah! Aku menemukan sesuatu yang menarik di sana. Di balik semak-semak itu, ada dua orang curut yang dengan beraninya membuntuti ku sampai sini. Apa mereka sudah menemukan sesuatu tentang ku? Kalau dipikir-pikir selama ini aku melakukan aksiku dengan sangat rapi dan bersih. Apa mungkin ada pihak-pihak tertentu yang membantu di belakang mereka?
Aaahh… Pasti ini ulah guru itu lagi. Sudah lama aku mencurigai si guru olahraga. Sepertinya dia bukan orang sembarangan. Karena menurut laporan 'orang itu', dia juga mendapat serangan balik dari seorang Brigittha Zoeylia saat memberinya pelajaran waktu itu. Dan aku memang melihat buktinya. Tapi, siapa sebenarnya dia???
Lupakan. Semua itu tidak penting. Kalau memang dua kunyuk itu ingin mengenalku lebih dekat, aku akan dengan senang hati merentangkan tangan. Akan ku sambut mereka di rumah ini. Biarlah mereka bertemu dengan temannya yang sudah lebih dulu mendekam di sini. Siapa tahu mereka ingin bernostalgia dan bisa bersama-sama menghadap raja neraka.
Tapi jangan harap mereka bisa bertemu Kareen ku. Aku tidak akan menunjukkannya pada siapapun. Tidak juga pada orang tua ku. Sebelum gadisku ini sepenuhnya siap menjadi menantu mereka. Hanya aku satu-satunya orang yang boleh melihat bidadari itu. Kalau ada yang memaksa, bisa ku pastikan liang lahat telah menunggu kedatangan mereka.
Ok, mungkin ini sudah waktunya aku berjumpa dengan bidadari cantik itu. Dan aku harus secepatnya menyembunyikan dia sebelum dua stalker itu melihatnya.
Inilah saatnya… Apa kalian siap bertemu dengan malaikat ku??? Ayolah… Kalau hanya kalian yang melihat, aku tidak akan menyiapkan upacara pemakaman juga…
Deg!
Deg!
Deg!
Hayooo loohh... Penasaran kan???
Kira-kira seperti apa 'WANITA' si Kentang???
Apakah sungguhan Wanita atau malah Wanita Jadi-Jadian???
Atau jangan-jangan si Kentang ikut terserang sindrom Hallu??? 😋
Tahaann... Tahaannn Readers setia...
sebelum itu, bantu VOTE karya Author dulu dong! Dukung "My Teacher is an Agent" dan tinggalkan tanda SUKA kalian... Biar Author juga tambah semangat nulisnya... ♥♥♥
Apakah sampai sini sudah cukup bosan hanya membaca narasi yang panjangnya na'udzubillah??? Tapi... Masih ada 2 chapter lagi yang isinya full narasi... xoxo.
Author nyebelin??? Biarin...
Jadi, tetap tahan rasa bosan kalian gaes... 😋