
WARNING!!! ADULT ALERT...!!!
21+
NOT FOR MINORS!!!
.
.
.
.
Dan saat tangannya hampir meraih handle pintu, mendadak si cowok mesum malah menarik Zoey masuk ke kamar mandi.
"Aaaaakkk…" teriak Zoey yang kaget dengan tindakan Samuel.
Samuel langsung membungkam mulut Zoey dengan sebuah ciuman agar dia berhenti berteriak. Semula Zoey meronta dan mendorong dada Samuel, namun cowok itu dengan sigap menghidupkan shower dan menyudutkan Zoey ke dinding kamar mandi.
Sekarang tubuh mereka berdua sama-sama basah. Karena Zoey hanya memakai singlet dan juga hot pants, tentu saja lekuk tubuhnya semakin menggoda. Membuat junior Samuel menegang keras.
Perlahan Samuel menuntun tangan cewek itu untuk menyentuh juniornya yang masih terbungkus celana. Dan Zoey pun tak tahu sejak kapan Samuel sudah menanggalkan kaos yang ia kenakan.
Dalam kondisi tersebut Zoey sama sekali tidak melawan, entah setan apa yang sedang merasukinya. Dia mendadak menjadi ahli pembaca bahasa tubuh. Tanpa sepatah kata pun Zoey paham keinginan Samuel dan langsung menunaikan tugas tersebut.
"Eeuunnghhhhh…" Samuel melenguh panjang saat tangan Zoey *** benda itu dengan lembut namun penuh tekanan.
Samuel menarik ke atas singlet yang dikenakan Zoey. Sedikit sulit karena pakaian itu cukup ketat. Tapi Samuel tidak kehabisan akal. Dengan kekuatan tangannya baju laknat itu berhasil sobek dalam satu tarikan. Seketika dada montok Zoey menyembul keluar. Dengan lahap Samuel langsung **** benda kenyal itu.
"Eeuummhhhh aahhh Yank… Eunghh teruuss…" Zoey mulai mendesah menikmati sensasi luar biasa dari sapuan mulut Samuel.
Mendengar desahannya yang sexy membuat Samuel semakin kasar menyedot p******a Zoey. Meninggalkan tanda kepemilikannya di beberapa tempat. Namun Samuel tidak meninggalkan satupun kissmark di leher pacarnya. Dia masih waras untuk tidak meninggalkan jejak nafsunya dengan terlihat begitu jelas.
Tangan Zoey mulai gatal. Dia tidak puas kalau hanya mengelus si junior dari balik penutupnya. Dengan berani Zoey menurunkan celana Samuel hingga terlepas seluruhnya. Kini tubuh Samuel benar-benar telanjang. Zoey memanjakan matanya sekejap untuk mengagumi tubuh indah itu. Akankah itu menjadi miliknya suatu saat?
Samuel yang sudah dirundung nafsu juga tidak bisa tinggal diam. Dia pun melakukan hal yang sama pada Zoey. Celana cewek itu langsung ditarik dan dicampakkan sembarangan. Kini mereka benar-benar polos.
Samuel meraih botol sabun yang berada di belakang Zoey. Dia lantas membalurkannya ke seluruh tubuh Zoey. Seketika tubuh cewek itu menjadi sangat licin. Semakin memberikan kenikmatan saat Samuel memainkan jari-jarinya.
"Aaarrggghhhhh aaghh Yank…" Zoey meneriakkan kenikmatannya.
Samuel tersenyum puas. Tubuh Zoey bagaikan candu untuk dirinya. Setiap desahan yang keluar membuat Samuel semakin semangat melayani hasrat cewek itu.
Zoey juga tidak mau kalah begitu saja. Dia mengeluarkan sabun cair di telapak tangannya. Sesaat dia tersenyum nakal sebelum kembali beraksi memanjakan si junior dengan ******* tangannya.
"Oh Shit!!! Faster, Honey… Aaarrhh… Ooughh…" Samuel menyerah. Kombinasi sabun dan tangan Zoey benar-benar membuat juniornya kewalahan.
Kini tangan Samuel bergerak turun membelai lembut milik Zoey. Lubang itu terasa licin dan hangat. Rupanya Zoey sudah sangat terangsang. Tanpa menunggu lagi, Samuel langsung memasukkan dua jarinya ke dalam milik Zoey dan bermain penuh ritme di dalam sana. Membuat sekujur badan Zoey menegang. Cewek itu hampir mencapai klimaksnya. Desahannya semakin tak bisa dikendalikan sampai akhirnya sebuah lahar panas mengalir dari lubang di bawah sana. Zoey mencapai klimaks pertamanya.
Sesaat cewek itu terengah-engah menikmati pelepasan yang dahsyat. Ia memandang Samuel yang masih terpejam menunggu pelepasannya. Zoey mengusap lembut dada cowok itu dan memberikan sebuah gigitan kecil pada puncak dadanya.
"Oh Shit!!! Aku nggak tahan Zoey…"