
WARNING!!! ADULT ALERT...!!!
21+
NOT FOR MINORS!!!
.
.
.
.
"Lo yakin ini mau lanjut? Atau lo bisa minta gue buat berhenti sekarang." ucap Samuel dengan tegas.
Zoey tidak memberikan jawaban, hasratnya terlanjur memuncak hingga detik ini juga cewek itu menuntut penuntasan.
Zoey hanya tersenyum manis lalu kembali meraup bibir Samuel dan melahapnya. Cowok itu tidak perlu bertanya untuk yang kedua kalinya dan menganggap tindakan Zoey ini sebagai lampu hijau baginya.
Ciuman itu kembali memanas bahkan tanpa malu lagi Zoey mengeluarkan desahannya. Dan itu bagaikan mood booster untuk Samuel. Kali ini tangannya tidak lagi tahan ingin bekerja. Dengan lembut jemarinya mulai menari-nari di atas tubuh cewek itu. Sesekali mengelus lembut bukit indahnya bahkan mencubit gemas kedua benda kenyal tersebut. Hingga keluar desahan nikmat dari bibir manis Zoey.
Perlahan ciuman Samuel turun dan berhenti di atas bukit kembar Zoey. Ia berlama-lama bermain di situ. Mengulumnya, menggigitnya dan meninggalkan beberapa kissmark. Zoey terlonjak menikmati setiap kelembutan permainan bibir Samuel.
Tangan Samuel pun kembali beraksi. Kali ini tangannya mengelus lembut paha Zoey. Dan perlahan menyusup ke dalam rok, menekan sesuatu yang hangat di bawah sana. Diselipkannya jari Samuel ke dalam celana Zoey dan merasakan kalau milik cewek itu sudah sangat basah dengan cairannya.
*Sial! Nih cewek udah mulai **! Batin Samuel.
"Kita lanjut," bisik Samuel disertai dengan nafas berat yang membuat Zoey semakin frustasi menghadapi hasratnya.
Mengerti kebutuhan mereka yang semakin mendesak, Samuel tak perlu membuang waktu lagi dan segera memainkan dua jari tangan kanannya di dalam milik Zoey. Cewek itu memekik menahan rasa sakitnya.
Oh Sial!!! Masih sempit banget…
Samuel sedikit merasa bersalah karena harus membuka paksa sesuatu yang berharga itu. Tapi tak berselang lama jeritan sakit berganti dengan desahan nikmat.
Di sela-sela kenikmatan yang diterimanya, Zoey sadar kalau Samuel juga membutuhkan dirinya. Perlahan Zoey membelai lembut dan menggenggam junior Samuel yang sudah sangat keras. Samuel bergidik geli mendapat sentuhan lembut dari tangan Zoey. Tanpa sadar cowok itu melenguh nikmat dan membuat permainan jarinya semakin panas.
Samuel mengambil sedikit cairan milik Zoey dan mengoleskan pada juniornya. Berharap permainan tangan Zoey akan semakin terasa nikmat. Dan benar saja, seketika junior miliknya terasa sangat licin dan mempermulus ******* di tangan halus Zoey.
Ingin sekali rasanya Samuel melesakkan junior itu ke dalam milik Zoey. Tapi ia takut akan menyakiti Zoey dan membuat cewek itu membencinya. Terpaksa Samuel menahan keinginan itu.
Namun di luar dugaan, Zoey dengan nakalnya sesekali menggesekkan junior Samuel pada lubang kenikmatannya. Membuat Samuel belingsatan dan mengerang nikmat.
Sesekali Samuel melirik wajah cantik Zoey yang terpejam kenikmatan. Sepertinya cewek ini sudah mendekati klimaks. Samuel mengeluar-masukkan jari itu dengan lincah dan semakin gencar menggempur milik Zoey.
Tangan kirinya tidak ia biarkan diam saja. Cowok itu ******* dua bukit kenyal yang terpampang di depan matanya. Semakin kasar Samuel memainkan bukitnya maka semakin lantang pula Zoey menjerit nikmat.
Saking gemasnya Samuel kembali melahap dada sebelah kanan dan tetap ******* kasar dada sebelah kiri. Dan itupun malah membuat Zoey semakin kesetanan.
Cewek itu merancau menyebutkan nama Samuel dengan sexy. Bukan hanya sekali, melainkan berkali-kali. Bagai mendapat suntikan penyemangat, Samuel kali ini menggunakan tiga jarinya sekaligus untuk mengobrak-abrik milik Zoey. Sampai pada puncak Zoey akan mendapat pelepasan pertamanya.
"Aaargghhh… Sam… Aku… Aku… Keluuu… Aarrrghhhh…" pekik Zoey saat ia tak sanggup menahan nikmat pelepasannya. Tubuh cewek itu melengkung ke atas, memeluk erat Samuel yang sedang menindihnya.