MY ROOFTOP

MY ROOFTOP
82



"Kak, jelasin!" Gadis itu memiliki tanda tanya besar di kepalanya, bukannya tadi ia sedang tidur di kamar kakaknya setelah menceritakan ke kakaknya tentang Dion, orang yang sangat digila-gilai gadis itu sekarang. Dan kenapa saat terbangun ia berada di dalam kamar rumah sakit bersama pria asing tampan di sampingnya.


David mengelus pelan rambut Tere lalu menyelipkan sejumput rambut ke belakang telinga Tere.


"Kau tau, kau baru saja kecelakaan."


"Kecelakaan?"


"Iya kecelakaan. Dan kau kehilangan beberapa ingatan di otakmu."


Gadis itu semakin mengerutkan dahinya.


"Kau tau tahun berapa sekarang?"


"Hmm... 2017?" ucap Tere ragu ragu.


David menggeleng pelan sambil terus mengelus rambut Tere. "Sekarang tahun 2019."


Gadis itu membulatkan matanya sempurna.


"Kau kehilangan dua tahun ingatan mu."


"Dua tahun? Astaga." Gadis itu masih tak mempercayai apa yang telah terjadi.


"Masih ada yang ingin kau tanyakan?" tawar David lembut.


"Apakah aku sekolah? SMA?"


"Tentu saja."


"Benarkah? Di mana aku bersekolah?"


"Di SMA Crinay Jaya."


"Demi? SMA CriYa? Aku satu sekolah sama kakak? aku ternyata lumayan pintar." Gadis itu tersenyum bahagia.


David hanya terkekeh melihat senyum bahagia adiknya. "Of course, kau sangat pintar honey."


"Terus kak, pria tadi siapa? Teman kakak?"


David mengangguk ragu. "Iya, dia temanku sekaligus temanmu."


"Temanku?" Terlintas sebuah kejadian di otaknya, lebih seperti kaset rusak yang hanya menayangkan gambar buram dan pecah.


Shhh...


Gadis itu mengerang sambil memegang kepalanya dengan kedua tangannya.


"Tenanglah, jangan dipaksakan."


"Tidak ada yang memaksamu untuk mengingat dua tahun yang hilang itu."


Perkataan David membuat Tere dapat merasa lebih lega, namun tetap ada tersirat rasa tidak mengenakkan di sana, ada sesuatu yang ia rasa tidak boleh ia lupakan.


"Kak boleh aku bertanya?"


"Apakah ada sesuatu yang spesial di dua tahun yang hilang itu?"


"Nothing."


 



Maaf yah ini teksnya agak sedikit hehe biar kalian penasaran aja.



Hai semua ini Author, panggil aja Thor atau kalo mau lebih nyaman panggil sayang juga boleh \**ditabok readers*. Hehe



Jadi buat kalian semua yang udah mampir di\*work\* aku ini, aku makasih banget, kalian udah mau luangin waktu buat ngehargain karya aku.



Makasih buat like, komen, dan *supportnya*.



*Next*? komen yah.



Komen yang banyak ga papa, Thor suka baca komenan kalian.



Berani ngehujat? gue block


bcanda sayang.



*Stay* *tune* yah *guys*



Love you♡♡



~q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q q