MY ROOFTOP

MY ROOFTOP
13



Aldo terbangun dari tidurnya, melihat Tere tidak ada di sampingnya pria itu langsung ngambil hp di dalam laci mejanya.


LINE


Aldo :


Re, lo dimana?


Tere :


kantin.


Aldo :


parah, nggak ngajak-ngajak.


Tere :


lo kan lagi tidur, karna gue baik


lo nggak gue bangunin.


Aldo :


Tapi gue lapar, mau makan juga.


Tere :


ya udah, bentar gue beliin tapi


gue makan, dulu pesanan gue


udah datang.


Aldo :


okey.


Semenit kemudian.


Aldo :


Tere!!!


P


P


Pp


Tere :


apalagi sih? Gue mau makan ini


Aldo :


Cuma mau ingetin, kalo makan


sebelum ditelan dikunyah dulu


ya!!


Tere :


bego!!!


Aldo :


WKWKWK


Aldo tertawa puas setelah mengerjai Tere.


Suasana di kelas sekarang tidak terlalu ramai, sebagian siswa-siswi pasti sedang ke kantin semua.


"Hai Al...," sapa seseorang yang tiba-tiba duduk di samping Aldo. Di tempat duduk Tere.


Aldo menoleh ke sumber suara.


"...Hai," balas Aldo ke Cila.


"Lo nggak ke kantin?"


"Ohhh...."


Hening beberapa saat.


"Ada yang ingin gue bicarain sama lo."


"bicarain aja," kata Aldo santai.


Cila mengedarkan pandangannya di seluruh penjuru kelas, hanya ada beberapa siswa yang berada di kelas itu.


"Maaf...." Cila menundukkan pandangannya.


"Buat?"


"Setahun yang lalu."


Aldo terlihat berfikir sejenak, lalu membuka suara.


"Udah lah Cil... itu udah masa lalu, ga usah di ungkit ungkit lagi."


"Tapi, gue ga bisa. Gue akuin setahun yang lalu kita masih cinta cinta monyet, tapi entah kenapa sampai saat ini cinta itu masih ada," ucap Cila sambil terus menundukkan pandangannya.


Seperti ada sesuatu mengalir di dalam tubuhnya, Aldo memegang dadanya.


Lagi.


Detak jantungnya tak beraturan.


"Kalau memang cinta itu nyata buat lo, kenapa lo malah ninggalin gue?" tanya Aldo menatap kosong kedepan.


"Maaf," ucap gadis itu namun tak mendapat respon dari Aldo.


"Maaf maaf maaf ma-"


"Iya, gue maafin," ucap Aldo akhirnya.


"Gue mau seperti dulu lagi Al." Cila memegang punggung tangan Aldo yang tergeletak bebas di atas meja.


"Maaf, kalau lo minta seperti dulu lagi, kemungkinan besar hal itu gabakal terjadi." Aldo menarik tangannya dan memasukkannya ke dalam kantong celana.


Cila melihat dengan jelas penolakan Aldo terhadap dirinya.


"Apa karena sekarang ada perempuan itu?"


"Siapa? Tere?? Dia nggak ada hubungannya, yang harus lo lakuin sekarang adalah koreksi kesalahan lo di masa lalu."


 ~~~


 


 


Maaf yah ini teksnya agak sedikit hehe biar kalian penasaran aja.


Hai semua ini Author, panggil aja Thor atau kalo mau lebih nyaman panggil sayang juga boleh \*ditabok readers. Hehe


Jadi buat kalian semua yang udah mampir diwork aku ini, aku makasih banget, kalian udah mau luangin waktu buat ngehargain karya aku.


Makasih buat like, komen, dan supportnya.


Next? komen yah.


Komen yang banyak ga papa, Thor suka baca komenan kalian.


Berani ngehujat? gue block


bcanda sayang.


Stay tune yah guys


Love you♡♡


~ p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p p