
Jangan lupa vote dan ratting bintang 5 untuk mendukung Thor.
Terima kasih.
Tokyo Tech
Suasana pagi di kampus asri itu nampak masih sama seperti hari kemarin dimana tak ada yang aneh, para mahasiswa pun terlihat ceria. Suara tawa terdengar diberbagai pelosok kampus, hari ini adalah hari terakhir ujian akhir semester sehingga hampir semua mahasiswa terlihat sangat bersemangat begitupula dengan para gadis yang menggilai Arthur. Mereka nampak berdandan cantik dengan pakaian dan riasan terbaik berusaha mencari perhatian Arthur di hari terakhir ujian yang berarti ini akan menjadi hari terakhir mereka bisa mendekati Arthur.
"Bagaimana pemapilanku?" tanya Victoria pelan pada salah satu anak buahnya.
"Perfect," jawab ketiga anak buahnya dengan cepat.
"Aku yakin Arthur akan melihatku kali ini," ucap Victoria penuh keyakinan, ia sengaja memakai pakaian branded dengan model terbaru untuk memikat Arthur.
Michiko yang berjalan di samping Victoria langsung tertawa mendengar perkataan Victoria, ia lalu mendekati Victoria dengan angkuh sambil memaikan rambut panjangnya.
"Jangan mimpi Vistoria, selera Arthur bukan perempuan berambut blonde sepertimu. Dia lebih menyukai wanita berdarah asia yang memiliki rambut hitam, kulit putih. Tak sepertimu Victoria," ucap Michiko pelan memprovokasi Victoria.
"Jangan sok tau kau Michiko!!!" hardik Victoria penuh emosi.
"Yang aku katakan benar, selera Arthur adalah wanita asia bukan wanita berdarah inggris sepertimu," bisik Michiko lirih sambil tertawa, setelah berkata seperti itu ia kemudian pergi meninggalkan Victoria dan teman-temannya di area taman menuju ruang kelas.
Melihat Michiko pergi membuat Victoria menggila, ia melempar ponselnya ke tanah sehingga ponsel pintarnya itu hancur berserakan. Gosip yang beredar antara Arthur dengan wanita yang menjemputnya memang menunjukkan kalau Arthur lebih menyukai wanita berdarah asia ketimbang seperti dirinya, mengetahui hal itu membuatnya sangat kesal. Dari dalam mobil Nanami nampak tertawa melihat Victoria marah-marah pada Michiko, ia senang melihat kedua wanita itu bertengkar karena dengan itu ia bisa mudah mendekati Arthur seperti rencananya membiarkan para wanita tu saling menyerang satu sama lain.
Tak lama setelah Victoria pergi dari taman Nanami pun keluar dari mobilnya, ia berjalan anggun menuju ruang kelas sambil tersenyum setelah membaca pesan dari anak buahnya yang ia perintahkan untuk mencelakai wanita yang ada di forum kampus. Wanita cantik yang menjemput Arthur dari kampus, wanita cantik yang ia lihat di mall sedang berbelanja dengan Arthur disebuah toko tas mahal. Tanpa mengetahui bahwa wanita itu adalah ibu kandung Arthur.
Waktu sudah hampir menunjukkan pukul delapan pagi, para mahasiswa sudah mulai berjalan menuju ruang kelasnya masing-masing. Mereka bersiap mengikuti ujian hari terakhir yang hanya satu jam itu, saat semua mahasiswa sedang berjalan menuju ruang kelas perhatian mereka teralihkan saat melihat sebuah mobil Audi A8 berwarna hitam metalic masuk ke dalam area kampus dikawal dua mobil seba hitam dibelakang. Semua orang terlihat berhenti dan melihat ke arah mobil mewah yang berhenti di area parkir VIP itu, mereka penasaran ingin tau siapa yang menaiki mobil itu. Pasalnya mobil itu adalah mobil keluaran terbaru yang harganya fantastis dan hanya orang kaya saja yang bisa membeli mobil itu, selain hargannya yang mahal pajaknya pun sangat besar. Sehingga sudah dapat dipastikan kalau pemilik mobil itu pasti bukan orang sembarangan.
Mereka semakin kaget saat melihat sosok yang keluar dari dalam mobil itu, seorang pemuda tampan dengan rambut brunete yang diatur sedemikian rupa nampak berjalan gagah menuju ruang kelas yang sontak membuat semua orang kaget, terutama para gadis. Nama Arthur pun menggema hampir diseluruh kampus saat para gadis itu memanggil namanya.
Taniguchi Hiro dan anak buahnya nampak terdiam saat melihat Arthur berjalan menuju ruang kelasnya, mereka yang sudah pernah dikalahkan Arthur tak berkomentar apa-apa saat melihat Arthur. Apalagi saat Hiro tau bahwa preman yang sering ia perintah tak mau lagi mendekati Arthur, anak buahnya pun tak ada yang mau melakukan perintah Hiro sehingga Hiro sangat kesal. Ia tak tau kalau preman yang menjadi tukang pukulnya selama ini yang bernama Ichiro sangat takut dan hormat pada Arthur saat melihat Arthur memiliki lencana klan Yakuza terbesar di Jepang.
"Maaf bu," jawab para mahasiswi itu bersamaan, mereka kemudian pergi meninggalkan ruang kelas Arthur menuju kelasnya masing-masing sambil tertawa lebar karena berhasil mengambil foto Arthur.
Setelah berkata seperti itu ibu yoshie kemudian masuk ke dalam kelas, perhatiannya langsung tertuju pada Arthur yang duduk dibaris paling belakang. Entah mengapa kharisma Arthrur hari ini jauh lebih besar dari hari biasanya, dosen cantik itupun menyadarinya. Tak lama kemudian kelas pun hening seketika saat ujian terakhir dimulai, sejak datang kekampus sampai saat ini tak ada satu patah katapun yang keluar dari bibir Arthur. Ia masih kesal pada sang Daddy yang memintanya membawa mobil Audi A8 itu padahal ia lebih nyaman membawa mobil bututnya supaya tak memancing keributan seperti ini, belum puas dan selesai samapi situ rupanya sang ayah juga memintanya pergi bersama delapan orang bodyguard mengawal dari belakang. Mereka adalah anak buah tuan Kenzo yang memang Archie minta untuk mengawal keluarganya termasuk Arthur pergi kekampus.
Satu setengah jam kemudian ujian pun selesai, para mahasiswa nampak mengumpulkan kertas hasil ujian secara estafet dari bangku paling belakang sampai bangku paling depan. Setelah semua kertas itu terkumpul mereka tak diijinkan keluar dari kelas, karena ibu Yoshie akan melakukan pemeriksaan sekali lagi pada kertas ujian para mahasiswanya itu.
Drrrrtt
Drrrrtt
Ponsel pintar Arthur bergetar keras sehingga memaksa Arthur untuk mengambilnya, wajahnya yang sejak tadi tak bersahabat makin kaget saat melihat pesan yang baru masuk itu. Sebuah pesan yang membuatnya bertambah kesal, pesan yang dikirim oleh Allard salah satu adik kembarnya yang mengatakan kalau mereka sedang dalam perjalan menuju kampus untuk membuat sedikit kejutan. Arthur yang sudah tau dari maksud pesan dari adiknya itu pun langsung bangun dari kursinya, ia langsung berlari keluar dari kelas tanpa ijin dari ibu Yoshie yang sedang memeriksa hasil ujian.
"Arthur!!!l kenapa kau tak punya sopan santun sekali!!" hardik ibu Yoshie keras berusaha menahan Arthur agar tak perg keluar.
"Maaf bu, aku ada perlu," jawab Arthur setengah berteriak.
"Tapi ibu belum memerintahkanmu untuk pergi Arthur," teriak ibu Yoshie dengan suara lebih keras namun usahanya sia-sia saja karena Arthur tak mendengar teriakannya, ia terus berlari menuju halaman kampus dimana sudah banyak mahasiswa dan mahasiswi yang keluar dari ruang kelas.
Sebuah mobil Lexus seri terbaru nampak terlihat memasuki halaman kampus yang berhasil membuat semua orang melihat ke arahnya termasuk Arthur, mobil itu kemudian berhenti tepat dihadapan Arthur. Saat sang pengemudi keluar semua mata langsung terpana melihatnya berjalan pelan menuju tempat Arthur berdiri.
"Dia..."
🌺 to be continued🌺
☘️☘️ Siapa yang datang dan apa yang akan terjadi? terus ikuti Faith 2 dan jangan ketinggalan satu episode pun yang kakak-kakak.
Terima kasih