
Jangan lupa vote dan ratting bintang 5 untuk mendukung thor.
Terima kasih
Di saat semua orang sudah tidur termasuk Sasa sejak satu jam yang lalu Archie masih nampak sibuk dengan laptop milik Arthur, awalnya ia hanya ingin menghapus postingan beberapa orang mahasiswi yang menyebut Sasa sebagai tante-tante girang. Namun saat melihat beberapa postingan lain emosinya mendidih, ia benar-benar tak bisa menahan diri melihat foto-foto Sasa diedit dengan berbagai kata-kata tak pantas.
"Perempuan tak tau diri,"
"Dia lebih pantas jadi adikmu daripada kau jadikan mangsa,"
"Cantik sih, tapi tak punya moral,"
"Kasihan Arthur harus menjadi simpanan wanita gila seperti ini,"
"Aku yakin wanita ini tak di didik dengan baik saat ia kecil dulu sampai akhirnya ia bisa setega ini,"
Kedua mata Archie memerah dibalik kacamatanya saat membaca hampir semua postingan itu, perlahan ia melepaskan kacamata dan bangun dari meja kerja Arthur untuk meraih ponselnya yang ada diatas nakas disamping ranjang dimana Sasa sudah terlelap.
"Hallo...."
"Ini aku, aku ada tugas untukmu," ucap Archie pelan menghubungi General Manager anak perusahaannya yang ada di Macau.
"Siap tuan, saya siap melakukan perintah anda," jawab Li Hong Yi sang GM ramah, ia sudah hafal dengan suara Archie.
"Aku minta data semua orang yang baru saja ku kirimkan padamu Li, gunakan anak buahmu untuk menyelesaikannya. Waktumu hanya empat jam untuk menyelesaikannya," titah Archie dingin.
"Baik tuan, saya akan menyelesaikannya dengan baik," sahut Li Hong Yi patuh, tak lama kemudian Archie menutup panggilan teleponnya pada Li Hong Yi yang ada di Macau. Walau Li Hong Yi adalah orang hongkong namun saat ini ditugaskan Archie mengurus perushaaannya di Macau. Dulunya sang GM itu adalah seorang berandalan di jalanan Hongkong, namun ia diangkat Archie menjadi anak buahnya saat melihat kemampuan Hong Yi muda dalam berkelahi dan memimpin anak buahnya. Sejak saat itulah Hong Yi menjadi tangan kanan Arthur untuk mengurus semua perusahaan di Macau yang nantinya akan ia berikan pada Allard sesuai rencana awalnya.
Archie sudah membagi semua perusahaannya untuk ketiga anak lelakinya itu, wilayah Asia akan ia berikan pada Allard. Untuk Ashley ia akan memberikan perusahaan di Quebec yang saat ini ia pimpin, sedangkan sang anak pertama Arthur akan ia berikan perusahaan Durran Internasional di Jakarta serta hotel di Austaralia yang sudah menjadi milik Arthur sejak ia masih bayi. Secara otomatis pula perusahaan Sasa diJakarta juga akan jadi milik Arthur, Archie sengaja memberikan Arthur aset di Indonesia dan Australia karena menurutnya dikedua negara itulah kenangannya dengan Sasa sangat besar bersama Arthur kecil.
Saat akan menghubungi tuan Kenzo yang ia minta besok pagi mengawalnya ke kampus Arthur tiba-tiba Archie mendapatkan sebuah email di laptopnya yang ada diatas meja, dengan cepat Archie berjalan menuju meja dan tersenyum saat melihat email yang dikirimkan oleh Li Hong Yi. Pria itu menyelesaikan tugas yang Archie berikan hanya dalam waktu empat puluh lima menit saja, senyum Archie mengembang saat melihat semua data yang ada di layar laptopnya, tanpa pikir panjang Archie mengirimkan data itu pada tuan Kenzo.
"Ok semuanya sudah selesai, lebih baik aku tidur. Besok pagi akan ada pertunjukkan menarik di Tokyo Tech, mereka harus tau berhadapan dengan siapa," ucap Archie pelan menahan kantuk sambil menatap layar laptopnya yang berisi data diri serta alamat lengkap serta silsilah keluarga teman-teman Arthur yang mengumpat Sasa di forum kampus,dimana ia baru saja mengirimkan data itu pada tuan Kenzo. Archie meminta bantuan tuan Kenzo untuk menyelesaikan semuanya sebelum jam sepuluh pagi dimana ia akan datang ke kampus Arthur.
"Bahkan dengan wajah kalian seperti ini saja tak bisa menandingi kecantikan istriku, beraninya kalian menyebut istriku wanita gila," ucap Archie pelan sambil memejamkan kedua matanya saat sudah berbaring disamping Sasa diatas ranjang, tangan besarnya langsung memeluk perut Sasa dari belakang dengan posesif.
Sasa yang selalu menjaga kebersihan tubuhnya saat akan tidur selalu membuat Archie tergila-gila, wangi parfum yang dipakainya pun selalu berhasil membuat Archie langsung tidur dengan cepat seperti kali ini. Ia langsung tidur sambil menempelkan wajahnya di punggung Sasa yang putih bersih, walau Sasa sudah berumur emapt puluh tahun lebih namun kekencangan tubuhnya masih sama seperti anak remaja sehingga tak heran kalau Archie masih sangat tergila-gila pada Sasa walau mereka sudah menikah lebih dari 20 tahun.
Disaat pria lain akan berselingkuh dari istrinya saat usia pernikahan mereka sudah tak muda hal itu tak berlaku pada Archie, ia justru merasa wanita-wanita diluar sana tak ada yang lebih cantik dari Sasa. Apalagi Sasa rajin minum obat tradisional indonesia yang merupakan ramuan terbaik dari nenek moyang, sehingga tak heran jika Archie selalu tak puas jika bercinta dengan Sasa apalagi Sasa melahirkan ketiga anaknya melalui operasi Cecar jadi tak heran kalau ia masih nampak seperti wanita muda lainnya. Hal inilah yang membuat Archie makin mencintai Sasa ia merasa istrinya itu melayaninya dengan baik dalam segala hal termasuk urusan diatas ranjang,
Sementara itu di sebuah kantor yang ada dilantai dua puluh nampak tuan Kenzo dan anak buahnya mengolah data yang diberikan oleh klien besar mereka, mendengar nama besar Archie benar-benar membuat mereka sangat antusias. Maka dari itu saat pria kaya itu memberikan tugas baru tuan Kenzo dan anak buahnya berusaha menyelesaikannya dengan baik.
"Apa sudah selesai?" tanya tuan Kenzo pelan.
"Sepuluh keluarga dari lima puluh daftar keluarga ini sudah berhasil kami identifikasi tuan, anak buahku juga sudah menuju ke rumah mereka," jawab salah satu anak buah tuan Kenzo pelan melaporkan apa yang sudah ia lakukan.
"Bagus, selesaikan semuanya sebelum jam delapan pagi. Aku tak mau mengecewakan tuan Durran, dia adalah orang besar. Saat kita berhasil mengerjakan dengan baik tugas yang ia berikan maka perusahaan kita akan semakin disegani," ucap tuan Kenzo dengan nada meninggi penuh harap.
"Kami mengerti tuan," jawab lima belas orang anak buahnya yang sedang bekerja didepan laptop berusaha mencari data-data keluarga yang di kirimkan oleh Archie.
Archie memberikan tugas pada tuan Kenzo yang merupakan mantan kepala polisi yang dipecat karean fitnah rekan kerjanya itu untuk memberikan pelajaran pada keluarga teman-teman sekampus Arthur yang menghina Sasa, Archie ingin membuat mereka jera dan tau kelakuan anak-anak mereka dikampus sehingga kedepannya tidak melakukan hal seperti ini lagi. Untuk anak yang bersasal dari keluarga kaya Archie sudah mempercayakan semuanya pada Li Hong Yi yang sudah mengurusnya dari Macau, Li Hong Yi sudah memberikan sebuah hadiah khusus yang akan membuat keluarga kaya itu shock saat melihat semua dana dan asetnya di bekukan secara sepihak. Sebagai orang besar yang memiliki nama di hampir seluruh Asia, Australia dan Amerika Utara tak sulit bagi Archie melakukan semua ini.
Sebuah kekacauan besar sudah berhasil Archie buat hanya dengan ia menghubungi satu orang saja, ia baru mengerahkan salah satu GM kepercayaannya di Macau. Belum Rico dan Gustaf yang turun tangan, saat ini tanpa sepengetahuan para mahasiswa Tokyo Tech para petinggi dan pemegang saham di kampus itu sedang sangat kaget saat melihat harga saham salah satu kampus terbaik di Tokyo itu.
"Siapa yang mengacak-acak kampus ini?"
"Hanya orang besar saja yang bisa berbuat seperti ini, apakah ada dari siswa kita yang membuat masalah dengan orang besar itu?"
🌺 to be continued🌺
☘️☘️ **Apa yang sudah Archie lakukan pada kampus Tokyo Tech? temukan jawabannya dan jangan ketinggalan satu episode pun ya Kakak-kakak.
Terima kasih**