Eliza

Eliza
Kembali lebih cepat



Dua hari sudah Lintang dan Eliza saling mendiamkan hubungan mereka hanya jalan di tempat lebih tepatnya tidak ada kejelasan dari Lintang karena pria itu lah yang meminta suatu hubungan ,begitu juga dengan Eliza dia masa bodoh apa lagi selama dua hari ini juga setiap pagi selalu bertemu dengan para wanita yang menemani Lintang ,sehingga dia selalu meminta pekerjaan pasa Leo .


Kenapa dia masih kembali di perusahaan Lintang, alasannya dia hanya ingin membayar utangnya hanya sekedar itu terlepas apa pun yang di lakukan Lintang di perusahaan nya lebih tepatnya di ruangannya itu urusannya .


Saat keduanya masih tengah fokus pada apa yang ada di depan mereka suara pintu ruangan Lintang terbuka mengalikan pandangan Eliza .


" Hai " Sapa Chris pada Eliza yang hanya di balas senyuman tipis .


" Aku tidak memanggil kalian ke sini " Ujar Lintang tanpa mengalihkan pandangannya dari pekerjaan nya .


" Kami tahu " jawab Albert kesal, lalu mereka dudu di sofa yang pastinya sofa yang beda dengan Eliza ,karena mereka tidak ingin membuat pemilik ruangan itu mengamuk .


" Kata Agnes kamu akan kembali bersamanya besok " Tanya Albert membuat Lintang menatap ke arah mereka .


" Hebm " Jawab Eliza seadanya .


" Bukannya lagi beberapa hari " Tanya Chris .


" Ada hal yang belum aku selesaikan " Jawab Eliza .


" Bukan kah perjanjian kita 2 Minggu " Albert dan Chris langsung menatap ke arah Lintang .


" Saya akan gantikan dengan uang " Jawab Eliza tanpa menatap Lintang .


" Saya tidak membutuhkan uangmu " Jawab Lintang, tapi Eliza hanya diam saja .


" Aku merasa ada yang tidak beres " Bisik Chris , Albert mengaguk sebagai jawaban .


" Agnes mengajak kita makan malam sebagai persiapan " Ujar Albert mengalikan pembicaraan .


" Apa dia yang akan membayarnya " Tanya Eliza menatap Albert .


" Katanya Anda ,karena dia tidak memiliki banyak uang untuk membayar makanan mahal " Lidah Eliza berdecak sudah doa duga .


Saat Eliza akan menjawab ponsel nya berdering dan itu panggilan dari Jeje tanpa menunggu lagi Eliza langsung mengangkatnya .


" Iya Opa "


" Princess lagi di mana ? "


" Sama teman Opa " Jawab Eliza .


" Kata Daddy Ray , kamu pulang malam ini Sayang ,bukannya besok " Ujar Ana , Sepertinya Wanita itu berada di samping Jeje .


" Iya Oma, tadi pagi Zaza telepon Papa sama Daddy !! Apa Daddy menelpon Opa " Tanya Eliza .


" iya ,tapi Daddy mu menelpon Opa Alan " Jawab Elsa .


" Jangan pulang terlalu sore ,kita makan malam di rumah sebelum ke new York " Ujar Daddy Radit .


" Zaza perginya jam 8 Eyang " Jawab Eliza .


" Kabari Daddy mu untuk memundurkan " Jawab Alan .


" Ok ,by I love you " Ujar Eliza .


" love you princess " Jawab Jeje lalu mematikan Panggilan nya .


" Sorry " Ujar Eliza menatap Albert dan Chris .


" Tidak masalah, jadi kamu akan kembali malam ini " Eliza mengaguk " Lalu apa kita tidak jadi makan malam " Ujar Albert .


" Kita bisa makan siang bersama " Jawab Eliza sambil mengotak atik ponsel nya .


" Kenapa Princess " Jawab Dari seberang .


" Dad boleh di mundurkan jadwalnya ? kata Eyang, Eliza harus makan malam dulu " Ucap Eliza .


" Ok ,nanti Papa Reza akan mengurusnya, pengawal akan menunggu di sana " Jawab Raymond .


" Makasih Dad ,Love you Dad ,Pa " Ujar Eliza .


" Hebm " Setelah mendengar Jawaban Raymond, Eliza langsung mematikan panggilan nya .


" Kalau begitu kami ke ruangan Leo dulu ,nanti sekalian saya hubungi Agnes " Ucap Chris .


" Ok " Jawab Eliza seadanya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Semenjak kepergian kedua sahabatnya Lintang tidak lagi menatap pekerjaan nya melainkan menatap Eliza bahkan kini kedua kakinya di naikan di atas meja dan kedua jarinya menghimpit benda kecil yang berbahan dasar tembakau kesukaan nya sedangkan Eliza sepertinya tidak tertarik untuk membalas tatapannya Lintang sekalipun dia sadar bahwa pria itu sejak tadi menatapnya.



" Apa kamu tidak ingin menjelaskan sesuatu padaku " Tanya Lintang rendah menatap Eliza .


Karena tidak ada jawaban Lintang menurunkan kakinya mematikan rokoknya lalu mendekati Eliza ke sofa .


Tap


Lintang menutup berkas yang ada di depan Eliza dengan kasar lalu menarik Eliza duduk ke sofa .


" Kenapa tidak bicara dengan ku lebih dulu ,kenapa mengambil keputusan sendiri " Tanya Lintang sedikit meninggi kan suaranya .


" Kenapa saya harus bicara dengan anda " Tanya Eliza menatap Lintang .


" Kamu tidak lupa bukan dengan statusmu sekarang apa " Tanya Lintang membalas tatapan Eliza .


" Iya saya tidak lupa " Jawab Eliza .


" Apa begitu sikapmu saat menjalin hubungan mengambil keputusan tanpa meminta pendapat orang lain " Eliza tersenyum miring " Lalu bagaimana dengan Anda ?? Bukannya anda sendiri yang mengatakan membenci pengkhianatan lalu apa saya harus membenci Anda ?? Apa ini cara Anda menjalin hubungan " Tanya Eliza sinis .


Ceklek


" Baby "


" Maaf aku sudah menahan nya tapi dia memaksa masuk " Ujar Leo yang baru masuk di ikuti Albert dan Chris .


" Seret bawa dia ke luar ,apa kalian akan kalah hanya sama satu wanita Hah " Bentak Lintang Emosi .


" Baby .....Lintang aku minta maaf baby ...."


" Baik " Leo dan Albert langsung menarik Amber ke luar tapi langkah mereka terhenti saat mendengar suara Eliza .


" Biarkan dia di sini ,saya yang akan ke luar " Lintang langsung menatap tajam Eliza .


" Bawa dia "


" Lepas " Bentak Amber tapi Leo dan Albert tidak peduli dengan bentakan nya dan terus menarik wanita itu ke luar sedangkan Chris kembali menutup pintu ruangan Lintang .


Tok ....tok ..


Ceklek


" Maaf tuan ,kita ada pertemuan di luar " Ujar sekertaris Lintang terbata.


" Batalkan " Jawab Lintang menatap sekertaris nya .


" baik tuan " Jawab nya lalu kembali menutup ruangan Lintang .


Kini dalam ruangan itu kembali hening baik Lintang maupun Eliza sama² terdiam,hingga ruangan mereka kembali terbuka dan pelakunya asisten selaku sahabatnya .


" Kenapa " Tanya Lintang datar .


" Restoran mana " Tanya Leo


" Terserah, apa kamu hanya menanyakan hal itu " Jawab Lintang kesal .


" Kalau begitu saya pamit " Ujar Leo langsung meninggalkan ruangan Lintang .


" Seperti nya belum selesai " Gumam Leo langsung berjalan cepat menuju ruangannya .


" Kenapa " Tanya Albert saat melihat Leo masuk .


" Sebenarnya mereka itu pacaran atau tidak sih " Tanya Chris bingung .


" Kau bertanya padaku, sedangkan aku sendiri tidak tahu " Jawab Leo menatap Chris .


" Tidak mungkin kamu tidak tahu ,setiap hari kamu bersama nya " Timpal Albert


" Jangan bertanya padaku, kepala ku sakit memikirkan pekerjaan " Jawab Leo ketus .


" Lalu kami harus bertanya pada nya gitu " Tanya Chris .


" Pergilah jika kamu berani ,mengahadapi kedua manusia itu lebih baik aku lembur bersama mereka " Jawa Leo berjalan ke arah meja kerja nya .


"Lagian pertemuan mereka singkat sekali " Ucap Albert.


" Betul " Jawab Chris .


" Kalian itu bodoh atau apa sih,kalian sudah bersama Lintang sejak dulu apa kalian tidak paham " Ucap Leo menggeleng .


" Kami paham ,jika sudah ada yang membuatnya tertarik dia akan melakukan apapun sampai mendapatkan nya dan setelah itu akan melepaskan nya " Jawab Albert .


" Lalu untuk apa kalian memikirkan hubungan mereka ?? pergi lah bukannya siang kita akan bertemu juga ,aku bosan melihat kalian terus " Usir Leo ketus .


" Jika bukan memikirkan kamu siapa ,sejak dulu kami membunuh mu " Ujar Chris kesal .


" Lakukanlah " Jawab Leo tersenyum mengejek membuat kedua orang itu meninggalkan ruangannya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟