
Leo terbangun saat pintu ruangan di ketuk, tidak berselang lama seorang dokter dan perawat masuk sambil membawa box bayi,dengan sigap pria itu langsung bangun dari tidurnya dia menatap ke arah tempat tidur di mana Agnes sudah bangun lebih dulu .
" Selamat pagi tuan " Sapa dokter.
" Hebm " Jawab Leo bangkit dari sofa menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan menyikat gigi.
" Apa itu putri ku Dok " Tanya Agnes menatap box bayi .
" Ya Non " Jawab Dokter ,yang masih berdiri belum melakukan apapun menunggu Leo karena dia tidak ingin mengambil resiko apa pun.
" Boleh saya menggendong nya " Agnes menatap dokter penuh harap ,tapi sang dokter menggeleng kan kepalanya tersenyum " Maaf Non, saya periksa dulu setelah itu anda bisa menggendong nona muda kecil " Jawabnya dengan lembut .
" Ah iya Dok " Jawab Agnes lalu menatap ke arah pintu kamar ,tidak berselang lama Leo ke luar dengan wajah yang tampak segar .
Dokter baru melakukan pemeriksaan saat Leo sudah berdiri di samping Agnes,matanya terus berfokus pada box bayi sambil mendengarkan penjelasan sang dokter.
Beberapa menit kemudian Leo membawa Putri nya ke arah sofa dengan box nya ,sedangkan perawat membersihkan bagian bawah Agnes .
" Daddy bingung harus memberikan nama apa " Gumam Leo menatap Putri nya yang ada dalam box yang terlelap begitu damai .
Dengan pelan Leo mengangkat tangannya mengelus pipi, alis ,kening, bibir putrinya dengan lembut .
" Grace, Apa kamu suka nama itu baby ?? Daddy ingin memberikan nama itu karena kamu suatu Rahmat , keindahan untuk Daddy " Tanya Leo menatap lekat wajah anaknya .
Tok ....tok
" Masuk "
Ceklek
Pelayan masuk sambil membawa bekal dan baju kantor Leo yang ada di tangan kanannya .
"Permisi tuan " Leo hanya mengaguk sebagai jawabannya .
" Jaga Grace sebentar saya mau mandi " Ujar Leo datar .
" Baik tuan " Pelayan mendekati box bayi itu sambil berdiri .
" Baby, Daddy mandi dulu ya , CUP " Satu kecupan mendarat di kening Bayi mungil itu .
setelah memastikan putri nya aman Leo langsung ke kamar mandi, bahkan Perawat saja belum menyelesaikan tugasnya.
Beberapa menit kemudian Leo ke luar dengan pakaian lengkapnya dan di ruangan itu tinggal pelayan sedangkan perawat sudah menyelesaikan tugasnya .
Sekilas dia menatap ke arah tempat tidur di mana Agnes sedang menggendong Grace .
"Ambil Grace , letakan di box berikan sarapan nya " Agnes langsung menatap ke sumber suara .
Agnes menatap pelayan tersenyum lalu mengaguk, padahal dia ingin berlama-lama menggendong putri nya sebelum nantinya akan meninggalkan nya .
" Maaf Non " Agnes hanya membalas nya dengan senyuman .
" Biar saya makan sendiri bi " Tolak Agnes saat pelayan akan menyuapinya .
" baik Non "pelayan memberikan sarapan Agnes sedangkan Leo sudah duduk di sofa menyantap sarapan nya juga .
Leo berdiri setelah menyelesaikan sarapan nya mendekati box .
" Daddy kerja dulu, maaf Daddy harus meninggalkan mu tapi Daddy janji akan pulang cepat ,jangan menangis Hm " Leo mengelus pipi Putri nya lalu mencium kening dan pipi Grace hingga membuat bayi itu terusik .
" Sorry Baby,Daddy hanya berpamitan denganmu " Lanjutnya lagi saat anaknya terusik karenanya.
Lalu dia menatap Agnes dengan wajah datarnya ,tapi Agnes tetap tersenyum menundukkan kepalanya .
" Jika butuh papa suruh penjaga di luar ,jaga Grace dengan baik " Titah Leo pada pelayan setelah itu dia meninggal kan ruangan Agnes.
Grace ,nama yang cantik Ucap Agnes dalam hati.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan di masion Eliza mengomel sendiri saat sampai di meja makan belum ada siapa pun .
Entahlah siapa yang salah yang pastinya wanita itu tidak mau di salahkan , bahkan pelayan di buat kaget saat melihat nona muda mereka sudah berada di meja makan dengan cepat mereka langsung menyajikan sarapan .
Menunggu beberapa menit akhirnya satu persatu meja makan itu terisi ,tanpa mempedulikan tatapan tajam dari salah satu kursi yang ada di situ Elsa dan Ana melayani Mommy Ellena dan Daddy Radit terlebih dulu sebelum suami mereka .
" Apa kau tidak lapar " Tanya Daddy Radit menatap Eliza yang belum mengisi piring nya .
" Zaza sudah kenyang karena menunggu Eyang dan Opa " Jawabnya kesal .
" Oh " Eliza melototkan matanya saat mendengar jawaban Daddy Radit " Oh " jawaban yang sangat luar biasa .
Bukannya redah Eliza malah tambah kesal karena Daddy Radit.
" Jangan pulang malam " Ucap Daddy Radit membuka suara .
" Zaza pulang besok pagi " Jawab nya ketus karena masih kesal .
" Bila perlu tidak usah pulang " Jawab Jeje tenang .
" Awas kalau Opa menelpon terus dan meminta pengawal mengawasi ku " Tekan Eliza serius .
" Pengawal banyak pekerjaan nya ,bukan hanya mengawasi mu " Timpal Alan .
Tidak ingin membuang waktunya Eliza langsung berdiri mencium peserta meja makan itu.
" Makan siang sayang, salam buat temanmu " Ujar Ana lembut .
" Kirim salamnya pakai uang Oma ,atau bingkisan jangan hanya ucapan " Jawab Eliza .
" Pergilah " Usir Elsa membuat wanita itu meninggal kan meja makan .
Eliza membawa mobil sendiri menuju rumah sakit ,dan Daddy Radit menuruti keinginan wanita itu untuk tidak di kawal toh dia yakin Eliza bisa menjaga dirinya .
"Cepat Bodoh, apa kamu tidak tahu aku sudah sangat lama menanti ini " Omel Eliza menatap mobil yang ada di depannya .
" CK, jika tahu begini aku ke luar dari subuh,ini karena orang tua itu aku sampai seperti ini " Lanjutnya lagi .
45 menit Eliza sudah sampai di rumah sakit,kini dia sedang berhadapan dengan para penjaga .
" Katakan pada bos kalian ,saya Eliza Novayandri Agrata Mateo ingin menjenguk orang yang ada di dalam " Pengawal saling melirik lalu salah satu dari mereka menjauh sedikit menelpon Leo.
Sedangkan di perusahaan Leo yang baru datang langsung menuju ruangan Lintang di mana pria itu lebih dulu sampai .
" Maaf saya terlambat " Lintang hanya mengaguk sebagai jawabannya .
" Apa semuanya baik " Tanya Lintang menaikan kedua tangan nya di atas meja.
" Baik " Jawab Leo .
" Hadiahnya sudah di kirim di apartemen " Leo langsung menatap Lintang " Untuk " Tanya Leo .
" Anakmu " Jawab Lintang .
" Grace " Ujar Leo .
" Nama yang Indah " Gumam Lintang.
" Terimakasih, sebentar saya akan singgah lebih dulu di apartemen " Lintang mengaguk .
" Harusnya kamu tidak perlu masuk, kamu bisa meminta Chris atau Albert untuk menggantikan mu " Leo hanya tersenyum ,tapi saat akan menjawab ucapan Lintang ponselnya berdering .
" Kenapa " Tanya Lintang saat melihat wajah Leo yang seketika berubah.
" Aku angkat dulu " Lintang mengangguk .
" Hallo "
" Maaf tuan kami mengganggu ...."
" Langsung saja " Potong Leo cepat .
" Ada seorang wanita yang ingin menjenguk Nona ,namanya Eliza Novayandri ...."
" Biarkan saja dia masuk " Jawab Leo langsung menatap Lintang dengan datar .
" Baik tuan " Leo langsung mematikan Panggilannya.
" Eliza di sini " Lintang menanggapi nya hanya dengan senyuman tipis .
" Dia tidak akan mungkin mengabaikan itu ,harusnya kamu tidak perlu kaget kamu tahu siapa mereka dan dia bisa mendapatkan informasi apa pun dengan cepat " Jawab Lintang Tenang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lanjut !!
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟