
Hubungan Eliza dan Lintang semakin membaik sekalipun keduanya jarang bertemu bahkan tidak perna bertemu karena keduanya sibuk dengan pekerjaan,jalan pintas melampiaskan rasa rindu hanya lewat panggilan video saja sekalipun keduanya memiliki perbedaan waktu yang cukup banyak .
Kini Eliza tengah di pusing kan dengan permasalahan Edward dan Nova .
Di mana wanita itu sudah bekerja di perusahaan Daddy Raymond ,begitu juga Edward setelah menyelesaikan kuliahnya dia langsung masuk berkerja tanpa ada embel-embel liburan begitu juga dengan Rangga .
NB : Di sini author tidak akan membahas tentang permasalahan antara Edward dan Nova ya ,karena di novel sebelah sudah jelas tentang awal hubungan ke duanya .
Memikirkan itu Eliza hanya bisa mengumpat dan mengomel di ruangan nya ,sedangkan hubungan nya dengan Lintang dia sendiri bingung sekalipun semuanya lancar² saja.
" Aaakkhhhh pria bajingan itu " Umpat Eliza menutup berkas yang ada di depannya dengan kasar .
Dret ....Dret ....
Eliza menatap ponselnya tertera nomor Lintang yang di beri nama ************, entalah bagaimana nanti reaksi Lintang saat melihat hal itu .
Tapi Eliza tidak peduli dengan hal itu karena memang pria itu tidak bisa jauh dari hal semacam itu sekalipun sekarang tidak lagi sekalipun dia masih sering ke club' untuk menenangkan pikiran nya bersama sahabatnya .
Eliza menggeser tombol hijau lalu menghidupkan pengeras suara nya .
" Miss you " Lidah Eliza berdecak .
" Manis sekali mulut mu " Jawab Eliza ketus.
" Aku akan ke Indonesia, ada pekerjaan dengan Daddy mu " Ujar Lintang .
" Aku tidak peduli " Jawab Eliza ,tapi mendengar Lintang akan ke Indonesia membuat Eliza tersenyum .
" Nanti temani aku di hotel ya " Ujar Lintang.
" Hebm "
" Kau datang sendiri " Tanya Eliza .
" Sama Leo seperti biasa tapi aku juga punya kejutan untukmu " Jawab Lintang tersenyum miring .
" Aku tidak butuh kejutan mu " Jawabnya ketus " Apa Agnes tidak bisa ikut " Lanjutnya lagi
" Nanti aku bicarakan dengan Leo, semoga dia mau karena kita di situ cukup lama " jawab Lintang .
" Berapa lama " Tanya Eliza .
" Hebm ,satu atau dua Minggu " Jawab Lintang
" Aku tunggu " Jawab Eliza .
" Apa yang kamu tunggu , permainan kita " Lidah Eliza berdecak membuat Lintang tertawa .
" Aku sudah lama puasa Honey, Tanganku juga pegal " Ujar Lintang .
" Ok terserah , by " Eliza menutup panggilannya saat melihat pintu ruangannya terbuka .
" Siapa ???" Eliza menaikan alisnya sebelah menatap wanita yang masuk dalam ruangan nya siapa lagi kalau bukan Queen .
" Bunda bertanya atau bunda penasaran " Tanya Eliza menatap Queen yang duduk di sofa .
"Selesai kan pekerjaan mu, temani bunda ke mall " Ujar Queen enggan menjawab ucapan Eliza .
" Makanya Zaza bilang buatkan kami adik perempuan , jadinya kaya gini kan Eliza lagi kerja Bunda " Ujar Eliza .
" ayah bilang sudah cukup dia tidak ingin menampung manusia seperti kalian " Eliza mendengus kesal mendengar jawaban Bundanya .
" Cepat selesaikan ,bunda tunggu 30 menit sekalian keliling dulu " Queen langsung berdiri dari duduknya .
" Hebm " Jawab Eliza berdehem saja .
Eliza kembali fokus pada pekerjaan nya memanfaatkan waktu yang di berikan Queen hingga dia tidak sadar bahwa dia menghabiskan waktu lebih dari 30 menit,dalam pikirannya belum sampai waktu yang di janjikan karena Queen belum kembali ke ruangannya .begitu lah Eliza karena memang jika sudah fokus dia akan melupakan semuanya hingga ada yang menegur nya atau memperingati nya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
London 17.15
Ceklek
" Kau tidak ingin pulang " Tanya Leo yang baru saja masuk dalam ruangan Lintang .
" Duduk lah ada yang ingin aku bicarakan " Leo duduk di sofa tanpa membantah ucapan Lintang .
" Apa Lana sudah pulang " Leo mengaguk " Kita akan membawa dengan Lana " Leo menaikan alisnya sebelah menatap Lintang .
" Apa nantinya tidak membuat Eliza marah " Tanya Leo .
" Nanti itu jadi urusan ku " Jawab Lintang .
" Baiklah " Jawab Leo .
" Apa kamu tidak bisa membawa Agnes ,wanita itu meminta kamu membawa Agnes " Tanya Lintang .
" Nanti aku bicara sama Agnes " Jawab Leo .
" Kenapa , seperti nya ada yang kamu pikirkan " Tanya Leo menatap Lintang .
" Banyak " Jawab Lintang .
" Salah satunya " Tanya Leo lagi .
" Jangan terlalu di pikirkan,bukannya hubungan kalian jauh lebih baik dari sebelumnya " Ujar Leo .
" Kamu tahu kenginginan ku bajingan " Umpat Lintang membuat Leo tertawa kecil .
" Ayo kembali, aku takut gadis kecilku marah hanya karena pulang telat " Lanjutnya lagi , Lintang langsung berdiri dari kursi kerjanya nya begitu juga dengan Leo .
🪵
🪵
🪵
Grace langsung meminta turun dari gendongan Agnes saat melihat mobil Leo memasuki halaman rumah mereka .
" Tunggu di sini saja " Ujar Agnes lembut ,tapi Grace terus bergerak dalam gendongan Agnes membuat wanita itu mengalah .
" Nanti jatuh ya " Ujar Oma nya dengan lembut .
Grace terus membawa kaki mungilnya mendekati mobil Leo yang sudah terparkir tapi sang pemilik mobil masih berdiam diri dalam mobil .
bugh
bugh
Tangan mungil Grace memukul pintu mobil Leo sambil memanggil Leo .
" Dy ....Dy " Panggilnya berteriak .
Leo menurunkan kaca mobilnya menatap ke arah bawah di mana Grace terus memukul pintu mobil Leo .
" Grace " Grace menatap ke atas memperlihatkan gigi putihnya , Agnes mendekati Grace lalu mengakat Grace memasukan dalam mobil .
Karena seperti itu kebiasaan Leo saat pulang kerja dia akan membawa Grace jalan² sekalipun hanya sebentar .
" Mau ikut " Agnes menggeleng " Aku siap kan air mandinya saja " Jawab Agnes .
Leo kembali menutup kaca jendela mobilnya lalu membawa mobilnya ke luar dari pagar besar rumahnya membawa Grace jalan² .
🪵
🪵
🪵
" Kenapa " Tanya Emmanuel yang ikut bergabung dengan mereka .
" Cape " Jawabnya singkat .
" Tumben " Jawab Sang ibu .
" Lintang juga manusia Mi " Jawab Lintang kesal .
" Bukan itu ,biasanya kalau cape di apartemen dengan wanita bayaran mu " Lidah Lintang berdecak " Aku sudah insyaf " Jawabnya ketus .
" Lintang akan ke Indonesia mungkin agak lama " Ujar Lintang .
" Kapan " Tanya Emmanuel
" 3 hari lagi " Jawab Lintang .
" Apa kamu akan bertemu denah calon menantu ku "Lintang memutar bola matanya jengah " Jangan terlalu berharap Mi" Jawab Lintang .
" Kenapa ?? Apa kalian sudah putus " Tanya sang ibu .
" Hubungan kami seperti ini saja Mi " Jawab Lintang .
" Maksud nya kalian tidak memiliki hubungan ? Tapi kalian perna melakukan itu " Tanya sang ibu .
" Bahkan Lintang juga melakukan itu pada wanita yang lain tapi itu dulu ,lalu apa bedanya " Jawab Lintang .
" Mami tidak mau tahu , pokoknya Eliza harus menjadi menantu di rumah ini " Jawab Ibunya tegas .
" Kenapa Mami tidak meminta papi saja yang menikahinya ,biar bukan hanya menantu tapi madu mami " Ibunya langsung menatap tajam Lintang .
pLak
" Sakit Mi " Ujar Lintang kesal sambil mengelus pahanya.
" Biar saja " Jawab nya emosi , Lintang langsung memeluk Ibunya sambil tersenyum " Lintang lagi berusaha wanita itu sangat tangguh " Aduh Lintang .
" Apa mau Mami bantu " Lintang menggeleng " biar Lintang saja " Jawabnya serius , Emmanuel menarik sudut bibirnya melihat keseriusan Lintang .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘