
Lintang membuka matanya secara perlahan saat mendengar nada dering panggilan yang masuk dalam ponselnya,sejenak dia menatap wanita yang kini dalam pelukannya .
Keduanya masih dalam keadaan naked setelah berbagi keringat hingga membuat wanitanya terlelap begitu damai .
Lintang mengambil ponselnya yang ada di atas meja samping tempat tidur Eliza tanpa membangunkan wanita itu .
" Hemb "
" Kakak di mana "
" Lagi d luar ,Kau sudah di apartemen " Tanya Lintang sambil menatap Eliza yang seperti terusik dengan suaranya .
CUP
Eliza menatap Lintang tersenyum sambil menerima panggilan .
" Iya, baru sampai nanti makan malam di sini kan "
" iya ,aku kembali ke apartemen " Jawab Lintang sambil menatap Eliza yang juga menatapnya.
" Mau lanjut " Bisik Lintang menjauhkan Ponselnya membuat Eliza melototkan matanya tajam .
CUP
" Iya " Lintang langsung mematikan Panggilannya lalu meletakan ponselnya kembali di atas meja .
" Pulang lah " Ujar Eliza .
" Aku masih mengantuk " Jawab Lintang memejamkan matanya dan menarik Eliza dalam pelukannya .
" Apa mau mu ?? Kamu tidak mungkin ke sini tanpa tujuan,jika hanya ingin kepuasan kamu sudah mendapatkan nya jadi kembali lah " Lintang hanya diam saja " Lintang "Panggil Eliza.
" Jangan membuatku semakin bersalah sama keluarga ku,mereka tidak tahu apa yang aku lakukan jadi aku mohon pergilah , biarkan aku hidup tenang " Hasilnya sama lagi² Lintang hanya diam saja dan itu membuat Eliza kesal .
" Lintang " Eliza menghela napas panjang nya " Aku Cape ....Bisa jangan menemuiku lagi !! Aku sudah berusaha melupakan mu jadi hargai usaha ku,untuk hari ini aku anggap terkahir nya kita bertemu jadi kembali lah " Lintang mengepalkan tangan nya kuat menahan emosi nya .
" Aku mohon " Lanjutnya serak .
" Apa kamu begitu membenci pertemuan kita " Tanya Lintang dingin .
" Aku tidak membenci pertemuan kita, aku membenci diriku sendiri yang gampang jatuh cinta sekalipun aku tahu kalau di luar sana banyak wanitamu , jadi aku mohon bantu aku untuk melupakanmu " Ujar Eliza lirih .
" Kenapa harus " Tanya Lintang kesal .
" Lintang " Pekik Eliza sambil menatap tajam Lintang yang kini sudah berada di atasnya .
" Bukannya kau ingin aku membantumu, maka ikuti caraku " Ujar Lintang lalu menekuk kedua kaki Eliza lalu memasukan jarinya dalam mulut Eliza dan membasahi juniornya dengan Saliva Eliza .
" Jangan .....Macem ...."
Jleb
" Aaakkhhhh " Pekik Eliza saat Lintang memasuki nya tanpa pemanasan .
" Aaarrgghhhh " Lintang memejamkan matanya kuat,miliknya terasa sakit karena masuk dengan sekali hentakan lalu dia menatap Eliza .
Lalu dia membungkam mulut Eliza dengan kasar ,sedangkan bagian bawahnya mulai bergerak dengan pelan .
" Hhhhmmmppp " Lenguh Eliza tertahan, Lintang menahan kedua tangan Eliza yang mencoba mendorong nya .
" Kita akan bermain kasar Honey " Ujar Lintang lalu mencabut miliknya dan membalikkan badan Eliza .
" Lintang ...Aku akan ....."
Jleb
" Aaaaahhhh "
" Aaarrrggggghhhhhhh "Lintang memejamkan matanya kuat lalu menarik tangan Eliza ke belakang .
"Kau siap Honey " Tanya Lintang dengan rahang yang terbuka lalu mendorong bokong nya dengan kuat .
" Aaaaahhhh .....Lintang "
" Lintang .....Aaahhhhhh ....OoouuhhhHhhh"
" Teruslah mendesah Untukku Aaarrrggggghhhhhhh Honey " Lintang melepaskan tangan Eliza lalu memegang pinggang ramping milik wanita itu .
Jleb....Jleb ....Jleb
Suara erangan dan ******* dalam kamar Eliza kembali terdengar di mana keduanya kembali mengulangi kegiatan beberapa jam yang lalu padahal keduanya sudah menyelesaikan dua rounde .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan di kamar bawah ,Agnes membuka matanya saat merasakan Perutnya terasa sakit .
" Sssstttttt ...." Desis Agnes mengelus perutnya.
" Bunda mohon jangan sakit " Ujar Agnes pelan ,lalu dia menatap ke samping nya di mana Leo tertidur dengan posisi tengkurap dan wajahnya ke arah Agnes .
Dengan pelan Agnes bangun dari tidurnya,tapi saat akan menurunkan kakinya suara Leo menghentikan gerakannya .
" Mau ke mana " Agnes menatap Leo " Ke rumah sakit " Jawabnya pelan , Leo langsung mendudukkan dirinya .
" Mau bikin apa ?? " Tanya Leo serius .
" Perut ku sakit " Leo langsung melotot kan matanya lalu turun dari tempat tidur berjongkok di depan wanita itu tanpa peduli dengan penampilan nya saat ini begitu juga dengan Agnes .
Dengan pelan Leo mengelus perut Agnes membuat wanita itu terdiam menatap Leo yang terus mengelus perutnya tapi Agnes sedikit tenang karena perut nya perlahan membaik .
" Masih sakit " Agnes menggeleng pelan " Kamu yakin " Agnes kembali mengaguk .
" Baring saja dulu,biar aku Elus perut mu " Ujar Leo berdiri hingga sosis uratnya berada di depan wajah Agnes .
Entah dorongan dari mana Agnes mengakat tangan nya tanpa ragu ,lalu menggegam benda itu membuat Leo kaget menatap Agnes.
" Agnes ..... Aaarrrggggghhhhhhh " Geram panjang Leo saat miliknya di kulum dalam mulut basah wanita itu.
" Agnes kamu .....lagi .... Aaarrgghhhh " Agnes terus mengisap sosis berurat itu layaknya lollipop yang sangat manis .
" Ssssttttt...... Aahhhhhh " Leo memegang kepala Agnes menghentakan miliknya kedalam mulut Agnes.
" Aaarrgghhhh .....Kau nakal Baby " Geram Leo terus memaju mundurkan bokong nya sambil menatap Agnes yang begitu bersemangat mengulum milimnya.
Beberapa saat Agnes merasakan jika sosis itu semakin membesar sehingga dia semakin mempercepat gerakannya.
" Aaarrrggggghhhhhhh .....Agnesssssssssss " Leo langsung menarik miliknya keluar dari mulut Agnes saat cairan kental yang berwarna putih itu ke luar berjatuhan di atas lantai .
" Jika tidak memikirkan kandungan mu ,mungkin aku akan kembali menggempur mu " Gumam Leo memeluk Agnes dengan posisi dia masih berdiri.
" Bisa kita akhiri sekarang " Gumam Agnes .
" Ayo ,kita mandi setelah itu kita cari makan !! Aku yakin kamu lapar begitu juga dia " Agnes melepaskan tangan Leo .
" kita akhiri " Leo tetap tidak menjawab ucapan Agnes dia mengakat tubuh polos Agnes hingga membuat Agnes kaget .
" Leo " Pekik Agnes kesal .
" Kita akan menetap di London ,kuliahmu bisa kamu lanjutkan di sana ,dan aku tidak meminta persetujuan mu atau pendapat mu " Ujar Leo dingin dan datar .
" Aku tidak mau " Leo mendudukkan Agnes di atas kloset lalu mengisi bathup dengan air hangat .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟