Eliza

Eliza
Menghadiri acara



Kini Eliza sudah berada di London setelah menempuh perjalan 8 jam mereka sampai sudah sore dan mereka langsung ke hotel tempat acara akan di langsungkan , kedatangan keduanya langsung di sambut Chris , Albert dan Leo .


" Aku kira kamu tidak datang " Ujar Leo langsung memeluk Eliza membuat Chris dan Albert langsung melotot kan matanya tajam .


" Aku pasti datang ,bukanya kamu menginginkan aku " Leo mengaggukan kepalanya lalu membawa Eliza dan Agnes ke kamar hotel bahkan pria itu tidak melepaskan tangan Eliza sedikit pun .


" Maaf, boleh kami bertanya " Leo dan Eliza menatap Albert .


" Mungkin ini agak sedikit tidak nyaman, Kalian pacaran " Tanya Albert .


" Iya ,ada masalah " Jawab Leo serius .


" Bukannya kamu mendekati Agnes " Timpal Chris .


" Memang kalau aku mendekati nya harus menjalin hubungan dengannya " Tanya balik Leo membuat kedua pria itu bingung .


" Koh aneh iya " Ujar Albert,Chris langsung mengaguk .


" Nanti kamar kalian pisah " Ujar Leo .


" Kenapa pisah " Tanya Agnes .


" Lalu mau gabung sama Kami ,aku sih tidak keberatan ' Mata Albert dan Chris semakin melotot .


" Apa tidak puas bersama di Apartemen mau lanjut kan lagi sini " Sindir Agnes kesal dan itu mampu membuat kedua sahabatnya menelan ludahnya kasar .


" Jika pengen kamu bisa memilih di antara mereka " Ujar Eliza tersenyum .


" CK "


" Ayo " Leo membawa Eliza ke dalam kamar miliknya sedangkan Chris dan Albert mengantar Agnes sesuai perintah pria itu.


" Agnes " panggil Chris saat keduanya sudah berada di kamar Hotel


" hebm " jawab Agnes tanpa menatap kedua manusia itu .


" Jawab Jujur mereka benaran pacaran maksud nya bukan bohongan kan " Agnes mengaguk " Apa kamu perna melihat orang pacaran bohongan semesra mereka " Tanya balik Agnes membalikkan badannya lalu gabung bersama ke dua pria itu.


" Kapan mereka jadian ,kalian di sana belum cukup 2 bulan bukan " Tanya Chris.


" Entah, aku tahunya mereka sudah pacaran " jawab Agnes tenang .


" Berati nanti malam jadikan sama " Tanya Albert tersenyum .


" Sama aku saja " Ujar Chris .


" Kita bertiga Ok " Jawab Agnes .


Sedangkan di kamar Lain nya Eliza dan Leo sedang duduk di sofa .


" Kamu tidak kerja " Tanya Eliza .


" Semuanya sudah siap ,penjagaan juga semuanya sudah aman " Jawab Leo .


" Aku telepon dulu Eyang " Ujar Eliza sambil mencari nomor Dady Radit .


"Eyang " panggil Eliza saat panggilan sudah terhubung .


" Zaza sudah sampai, Maaf Zaza langsung ke hotel waktunya tidak tepat nanti besok Zaza k masion " Ujar Eliza .


" iya tidak papa ,jaga diri baik-baik pengawal selalu di dekatmu " Ujar Daddy Radit .


" Eyang tidak ke sini , bukannya mendapat kan undangan " Tanya Eliza sambil menatap Leo .


" Kami mengirim Hadiah saja " Jawab Daddy Radit.


" Iya Eyang, Zaza tutup iya mau siap ² dulu " Ujar Eliza .


" iya princess " Jawab Daddy Radit.


" Mau mandi atau mau istirahat dulu " Tanya Leo ,Eliza menatap jam tangan miliknya " acaranya jam berapa " Tanya Eliza menatap Leo


" jam 7 " Jawab Leo " Kenapa ? Kamu butuh sesuatu biar nanti di Carikan " Eliza menggeleng " Aku langsung mandi saja takutnya tidak keburu kamu tahukan wanita " Leo hanya mengaguk " Jasku bawakan " Tanya Leo sebelum Eliza menghilang .


" Cari saja di koper ,kalau tidak lupa aku bawa " Jawab Eliza , Leo langsung berdiri mendekati koper milik wanita itu .


" Astaga ,dia hanya sehari di sini tapi kenapa membawa benda sebesar ini " Gumam Leo "apa kah orang kaya memakai kode juga bukannya dia pakai jet pribadi " Leo kembali berdiri berjalan ke arah kamar mandi ' Baby kodenya apa " Ujar Leo sambil mengetok pintu kamar mandi .


" Tanggal lahir dan bulan " Leo kembali lagi ke arah koper membuka koper Eliza .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tok ....tok ....


" Baby susah siap " Pekik Leo dari depan kamar di mana sudah ada Chris, Albert dan agnes .


" Sabar sayang " Jawab Eliza lembut .


" Apa kamu akan bersaing sama mereka atau kamu ingin bertunangan juga " Tanya Chris menatap Eliza dari atas sampai bawah .



" Jaga matamu " Ujar Leo lalu menarik pinggang Eliza sedangkan wanita itu hanya tersenyum lalu menaikan tangannya dan memperlihatkan jari manis nya


" Apa kamu mengkhianati Lintang " Tanya Albert .


" Mengkhianati ?? Bukannya sekarang kita di acara pertunangan nya " Tanya Leo membuat keduanya terdiam .


" Bukannya acara sudah mulai, ayo aku sudah tidak sabar ingin party " Ujar Agnes.


" Let's go darling " Ujar Alber menggegam tangan Agnes .


" Hei kau melupakan ku " Pekik Chris menarik Agnes membuat wanita itu hampir jatuh " Maaf sayang " Ujar Chris .


" Kau hampir membuatku tidak ikut acara " Ujar Agnes kesal .


" Kau tidak papa " Bisik Leo sebelum mereka masuk dalam lift .


" Kalau mau ciuman di kamar " Dengus Albert membuat Eliza tersenyum lalu menatap Leo mengaguk .


Sesampainya mereka di bawah Leo langsung membawa mereka mendekati Lintang bersama kedua orangtuanya dan juga orang tua tunangannya .


Sedangkan di lain sisi Lintang mengepalkan tangannya kuat saat melihat kehadiran Eliza belum lagi tangan Leo berada di pinggang ramping wanita itu .


" Malam " Sapa Leo,Albert dan Chris saat mereka sudah berada di dekat Lintang .


"Malam " jawab orang tua Lintang " Siapa " Tanya Ibu Lintang .


" Baby kenalnya orang tua Lintang dan itu calon mertuanya " Eliza mendudukkan kepalanya tersenyum .


" Malam Om Tante , saya Eliza " Ujar Eliza lembut .


" Wajahnya tidak asing " Ujar mertua Lintang tapi Eliza hanya menanggapi nya dengan senyuman.


" Leo " Panggil Lintang Rendah " Iya " Jawab Leo sekenanya .


" Kenalkan om pacar Albert " Ujar Albert menarik Agnes seperti nya suasana sudah tidak baik .


" Bukan Tuan ,hanya teman " ujar Agnes cepat membuat mereka tertawa .


"Sudah makan ,makan dulu ayo " Ujar ibu lembut .


" Mau makan " Tanye Leo lembut membuat Lintang semakin mengepalkan tangannya kuat .


" Nanti saja ,kalau masih sibuk tidak papa aku sama Agnes saja " Ujar Eliza ,karena bagaimanapun Leo asisten Lintang.


" Ayo aku antar ,mari Aunty Uncle !!! Leo antar mereka dulu " Ujar Leo .


"Ah iya " Jawab Ibu Lintang lembut .


" Temui mereka saja " Ujar Leo saat Albert dan Chris akan ikut dengan mereka .


" Iya " Jawab Ke duanya lalu menatap Lintang " Seperti nya akan ada badai " Albert mengaguk lalu ikut bergabung dengan yang lainnya menyapa para tamu .


Lintang terus menatap kepergian Leo dan Eliza bahkan pria itu begitu mesra merangkul pinggang ramping Eliza ,padahal di samping Eliza tentunya ada Agnes .


Kau mengkhianati ku honey Ucap Lintang dalam hati .


" baby " Lintang menatap tunangannya dingin " Why " Lintang hanya diam saja lalu mengambil gelas wine saat pelayan melewatinya .


" Tunggu di sini, kalau mau makan ambil saja " Ujar Leo .


" Kami bukan anak kecil " Jawab Agnes .


" Aku berbicara dengan kekasih ku bukan dengan mu " Eliza tertawa kecil mendengar pertengkaran kedua orang itu " Kamu temui mereka dulu kasian Chris dan Albert " Leo mengaguk lalu memegang wajah Eliza .


CUP


Eliza dan Agnes melototkan matanya tapi tidak dengan Leo yang hanya tersenyum .


" Kau tahu bukan " Eliza hanya mengaguk sebagai jawabannya .


Sedangkan di ujung sana Lintang semakin mengepalkan tangannya Marah bahkan gelas yang ada di tangannya menjadi sasarannya .


" Baby ..."


" Diam " Bentak Lintang pada sang tunangan ,lalu meninggalkan begitu saja .


" biarkan saja Mi " Ujar papi Lintang saat sang istri akan membuka suara.


" Tapi ...."


" Semua akan baik-baik saja " Potong nya dengan cepat ,sedangkan kedua mertuanya hanya menatap anaknya dan kedua orang tua Lintang bingung .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟