
" Sampai kapan kamu akan bermain dengan wanita " Lintang menatap ke arah suara " Apa papi salah bicara " Lintang hanya menghela nafasnya panjang lalu mendekati kedua orang tuanya yang sedang menikmati waktu.
" Jangan mulai Pi " Jawab Lintang seadanya .
"Jika tidak suka ,maka hidup dengan baik dan bawa wanita itu kehadapan kami " Lintang hanya diam saja tanpa menjawab ucapan ayah nya .
" Apa mau Mami ...."
" Tidak perlu, Banyak wanita di luar sana !! Dan wanita yang akan Mami kenal nya tidak jauh berbeda dengan mereka, harta , kedudukan,arogan " Potong Lintang cepat .
" Lalu sampai kapan Nak " Ujar nya dengan lembut .
" Ryan saja masih sendiri ,kenapa Mami sama Papi tidak memintanya menikah " Tanya Lintang menatap kedua orangtuanya .
" Karena dia tidak seperti mu, apa kamu tidak takut jika suatu saat ada seorang wanita yang akan datang meminta pertanggung jawabanmu " Tanya Emmanuel menatap sang putra .
" Dan aku bukan orang bodoh ayah, aku tahu siapa yang aku tiduri " Jawabnya seadanya lalu bersandar di sofa .
" Kami tidak tahu harus bicara apa lagi denganmu, banyak cara menghilangkan kepenatan dalam berkerja tapi tidak perlu seperti itu Nak, Apa kamu tidak memikirkan perasaan mereka ,Mami juga wanita Nak dan pastinya Mami tahu perasaan mereka seperti apa ?? Mungkin mereka melakukan itu karena terpaksa atau ada hal lain " Ujar nya dengan lembut .
" Mereka melakukan karena uang, dan Lintang membayar mereka mahal " Jawab Lintang .
" Apa semua wanita yang kamu tiduri meminta bayaran padamu " Tanya Emmanuel menatap sang putra .
Lintang langsung terdiam, lidah nya terasa Kelu hanya untuk menjawab ucapan ayah nya ,dan itu membuat nya memikirkan Eliza wanita yang tidak meminta apa pun bahkan tanggung jawab nya pun tidak .Apa dia baik² saja pikir Lintang !!
" Sudahlah,jangan membahas hal tidak penting " Ujar Lintang mengalihkan pembicaraan agar orang tuanya tidak lagi membahas hal seperti itu .
" Apa Papi tidak ke luar " Tanya Lintang .
" Ke luar nanti bulan depan, dan kamu harus ikut " Lintang menaikan alisnya sebelah " Aku " Tunjuk nya pada diri sendiri .
" hebm ,kita harus menghadiri pesta ulang tahun perusahaan kolega bisnis Papi " Ujar Emmanuel ,Lintang semakin di buat bingung
" Leo tidak mengatakan apa pun padaku " Jawab Lintang .
" Papi belum memberi tahunya ,karena Papi ingat jadi Papi kasih tau memang dan adikmu juga akan menyusul nantinya " Lintang hanya mengaguk sebagai jawabannya .
" Selamat malam Tuan ,nyonya " Kedua suami istri itu menatap ke sumber suara.
" Langsung ke ruangan " Ujar Lintang menatap Leo.
" Kerjaan lagi, Apa tidak bisa jika di rumah lupakan pekerjaan dulu " Tanya sang ibu .
" Ada hal penting Mi " Jawab Lintang lalu membawa Leo ke ruangan nya .
" Mari tuan ,nyonya " Kedua orang tua itu hanya mengaguk dengan helaan napas panjang .
" Mami semakin bingung sama anak Papi itu " Gumam sang istri pelan .
" Itu juga anak Mami " Jawab Emmanuel sedikit kesal .
" Itu karena Papi selalu memanjakan mereka ,tidak Lintang tidak Ryan sama saja jika di tanyakan tentang pernikahan " Jawabnya kesal .
" Karena mereka hidup Papi ,dan Mami tahu itu " Lidah sang istri berdecak kesal " Iya hidup Papi makanya anak sulung Papi keras kepala seperti Papi " Jawabnya kesal meninggalkan sang suami .
"Tunggu " Ujar Emmanuel mengejar sang istri yang mulai naik ke lantai atas
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Apa Kaka bahagia " Eliza menatap kedua pria yang kini sedang menatapnya tajam membuat Eliza merinding ,tapi sebisa mungkin dia terlihat biasa saja sekalipun kedua pria itu tidak percaya padanya .
Iya kini mereka sedang berada di sebuah mall berbelanja, dan yang membuat Edward dan Rangga kesal karena wanita itu meminta kedua pria itu ikut bersamanya .
" Lepas " Bentak Rangga kesal ,tapi itu membuat Eliza semakin mengeratkan pangutan lengannya di lengan Rangga .
' Aku bersumpah setelah ini ,aku akan membunuh kakak " Gumam Edward .
" Kamu akan di bunuh Opa " Lidah Edward berdecak saja .
Kini merksa bertiga sudah berdiri di depan toko khusus perlengkapan bayi .
" Apa kakak hamil " Eliza langsung menatap Edward ,lalu menggeleng " Teman kakak yang Hamim ,tapi dia miskin jadi tidak bisa membeli pakaian bayi yang mahal apa lagi belinya di mall ' Rangga dan Edward memutar bola matanya jengah .
" Apa harus menyebut hal itu " Tanya Rangga ketus .
" Harus ,biar kalian tahu " Lidah keduanya berdecak, banyak wanita yang mereka temui,tapi jika itu berhadapan dengan Eliza mereka harus sabar tapi itu bukan sifat kedua manusia itu sehingga hanya umpatan yang bisa ke luar .
" Selamat datang Nona , tuan " Sapa karyawan sambil meletakan kedua tangannya di depan dada nya .
" Ada yang bisa saya bantu Non " Lanjutnya lagi menunduk badannya sedikit .
" Saya perlu perlengkapan bayi yang baru lahir , dari popok dan yang lainnya " Jawab Eliza menatap sekeliling nya .
" Maaf Non,bayinya laki-laki atau perempuan Non " Edward dan Rangga langsung menatap Eliza yang tiba-tiba terdiam .
" Saya tidak tahu Mba, yang bisa di pakai laki² dan perempuan saja " Lagi² Rangga dan Edward mengeram kesal mengumpat dalam diam .
" Putih, abu² ,biru ...."
" Apa pun itu ambil saja ,asal bisa di pakai " Potong Eliza cepat .
" Baik Non ,mari " pamit pelayan, sedangkan Eliza menatap sekeliling nya.
" Apa kakak bodoh, kenapa tidak menghubungi teman kakak saja " Eliza menatap Edward .
" Kakak malas mengambil ponsel ,lagian jika kakak telepon dia akan merasa terkesan dan menolak padahal dia membutuhkan nya " Edwar dan Rangga memilih duduk dari pada mengajak Eliza bicara .
" Susah ya jika banyak uang " Lanjutnya menjatuhkan bokong nya di sofa yang sudah di siapkan .
Edward dan Rangga memilih menutup kedua kuping mereka dengan earphone dari pada mendengar ocehan Eliza ,itu lebih baik menurut keduanya .
" Dengar kan dulu kakak ,suatu saat kalian akan memerlukan pakaian bayi jika kalian sudah menikah dan memiliki anak " Ujar Eliza kesal .
" Lebih baik Kakak pikirkan kehidupan kakak ,bahkan sampai sekarang kakak masih sendiri ?? Sedangkan kami , See " Lidah Eliza berdecak, dia kalah jadi lebih baik dia diam .
Aku juga punya Ucapnya kesal dalam hati
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟