
Flashback on
Setelah seminggu kepergian Eliza kembali ke new York , Agatha langsung menemui Lintang di club' tempat biasanya mereka berkumpul.
Tapi sebelumnya wanita itu selalu mengikuti kemana pun Eliza pergi hingga dia menarik kesimpulan jika Lintang dan Eliza memiliki hubungan dan tentunya dia membenci itu .
" Kita lihat Eliza ,aku tidak akan perna membiarkan kamu bahagia " Gumam Agatha tersenyum miring .
Sebelum masuk ke dalam,dia lebih dulu bertanya pada penjaga yang ada di sana menanyakan tempat biasanya Lintang,setelah mendapat kan jawaban dia langsung pergi ke ruangan VIP tempat Lintang dan teman²nya.
Tanpa rasa malu atau canggung Agatha langsung membuka pintu dan tersenyum menatap Lintang.
" Boleh aku masuk " Tanya nya dengan lembut dan seksi .
" Masuk lah " Jawab Lintang ,Leo, Albert dan Chris hanya saling melirik bertanya lewat sorot mata .
Agatha menatap wanita yang ada di samping Lintang seolah mengusir lewat sorot mata tajamnya .
Lintang yang paham itu langsung mencium bibir wanita yang duduk di sampingnya .
" Pindah ke samping Leo " Mau tidak mau wanita itu berdiri dengan wajah kesalnya , sedangkan Agatha tersenyum sinis menatap nya .
" Agatha " Ucapnya memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya
"Kau sudah tahu aku bukan, tidak mungkin kau masuk di ruangan yang salah tanpa mengetahui siapa penghuni nya " Ucap Lintang sinis tanpa menyambut uluran tangan Agatha.
" ah iya " Jawab Agatha sambil menarik tangan nya .
Aku tidak akan mundur sebelum apa yang aku dapatkan tercapai Ucapnya dalam hati .
" Anda sering ke sini " Lintang hanya menjawab dengan anggukan kepala .
" Minum " Tawar Albert, dengan senang hati Agatha menerima nya .
" Anda sering di sini Nona " Tanya Chris.
"Hanya beberapa kali ,jika saya mereka bosan dengan urusan perusahan " Jawabnya seolah memberikan kode.
" Anda memiliki perusahaan " Agatha hanya tersenyum , Leo menatap Lintang yang hanya tersenyum sinis mendengar jawaban Agatha .
Dia memang pemain wanita,tapi dia tahu mana yang benar-benar wanita sungguhan dan mana wanita ular, dan dia menyimpulkan bahwa yang di sampingnya ini wanita ular .
Lintang memberikan kode pada Leo yang langsung di pahami pria itu .
" Kalian tidak ingin ke lantai dansa " Tanya Leo menatap Albert dan Chris .
" Tentu mau " Jawab mereka ,lalu berdiri meninggalkan ruangan itu hingga tinggal Lintang dan Agatha di dalamnya .
" Apa Anda tidak ingin ikut " Tanya Agatha basa basi .
" Apa kau ingin menemani ku " Tanya Lintang menatap Agatha dari atas sampai bawah .
Seketika Lintang tersenyum seringai menatap belahan dada Agatha yang ingin ke luar menyembur menghirup udara bebas .
" Besar juga " Lanjutnya tersenyum .
"Anda suka " Tanya Agatha dengan suara yang di buat seksi .
" Kau akan memberikan padaku " Tanya Lintang, Agatha mengaguk tersenyum lalu tanpa malu dia duduk di pangkuan Lintang membuat pria itu kaget tapi hanya sementara .
" Apa ini asli " Agatha langsung menatap Lintang " Aku membesarkan sedikit " Jawabnya sedikit kesal,karena ucapan Lintang seolah merendahkan nya .
" It's Ok tidak buruk " Jawab Lintang lalu mengeluarkan benda kenyal itu " Lumayan " Lanjutannya dengan sinis ,membuat Agatha kesal karena selama ini tidak ada pria yang menolak atau merebahkan nya ,tapi demi tujuannya dia hanya bisa menampilkan senyuman nya .
Hap
Lintang memasukan benda kenyal itu dalam mulut nya, sedangkan tangan satunya memainkan satunya .
" Sssstttt.....Aaaahhhhh " Agatha melingkar kan kedua kakinya di pinggang Lintang dan menggesekan bokongnya di sosis besar berurat hingga membuat nya terbangun .
Hubungan keduanya berlanjut hingga mereka menghabiskan waktu di hotel malam itu , dan seperti dugaan mereka dua hari kemudian Agatha mengirimkan kerja sama melihat itu Lintang hanya bisa tersenyum .
flashback off
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sore harinya Eliza dan Agnes kembali ke new York, wanita itu tidak seperti biasanya yang sangar bersemangat .
Tapi dia tetap memperlihatkan senyuman nya pada keluarganya yang selalu memberikan dia kekuatan .
" Kamu baik-baik saja " Eliza mengagguk tersenyum " Aku baik² saja , kamu sudah memberi tahu Leo jika kita sudah kembali " Agnes menggeleng .
" Hubunganku dengannya tidak sedekat itu Zaza " Jawab Agnes .
" Lalu ?? Bukan kah kalian ...."
" Kau juga begitu bukan " Potong Agnes cepat " Maaf aku tidak bermaksud papa ,tapi aku merasa kita sama " Jawabnya tersenyum miris.
" Kita bukan wanita pertama dan juga bukan wanita terkahir " Ucap Agnes , Eliza hanya tersenyum.
" Sejak kapan kalian melakukannya " Tanya Eliza menatap ke arah luar ,menatap awan yang begitu putih .
" Sejak di apartemen " Eliza mengaguk sebagai jawabannya " Apa kamu menyesal " Agnes menghela napasnya panjang.
" Entahlah ,aku hanya ingin menyelesaikan semuanya dengan cepat " Jawab nya lirih .
" Aku juga begitu, biar tidak membuat mereka kecewa bagaimana pun mereka sudah rela menampung ku dan membesarkanku dengan baik " Ucap Eliza serak .
" Jangan memikirkan mereka yang sudah membuatmu terluka,apa lagi wanita itu " Ujar Agnes .
" Apa katanya seperti nya tidak asing dengan wajahnya ,ingin sekali aku menampar mulutnya " Lanjutnya dengan kesal .
" Sudahlah, Aku tidak ingin memikirkan apa pun termaksud mereka ,Aku ingin fokus pada kehidupan ku " Jawab Eliza .
" Betul " Jawab Agnes memeluk Eliza dengan erat " Ayo kita bersenang-senang seperti sebelumnya jangan pernah ada lagi kesedihan " Eliza mengaguk tersenyum,tapi dalam hatinya dia masih menyimpan rasa itu .
" Ayo kita istirahat dulu " Eliza mengaguk lalu membenarkan duduknya begitu juga Agnes .
Di tempat lain Lintang dan Leo sedang duduk di perusahaan kedua pria itu belum juga mengakat kakinya meninggal perusahaan padahal sudah lewat dari jam kantor .
" Apa kita akan lembur " Tanya Leo memberikan diri .
" Hm " Jawab Lintang tenang .
" Kamu sudah dapat informasi " Leo menggeleng .
" Sangat sulit mendapat kan informasi tentang Nona Eliza , Kamu tahu sendiri bukan bagaimana keluarga mereka" Lintang menyandarkan tubuhnya di kursi kerjanya memejamkan matanya dengan kuat .
" Apa saat ayahnya menikah dengan Ibunya Agatha tidak hamil " Leo menggeleng kan kepalanya " Kamu bisa lihat bukan data Eliza jika dia memakai nama besar keluarga nya , dan itu berarti Eliza anak dan tuan Naufal dan Nyonya Regina " Jawab Leo .
" Bahkan nama ketiga adiknya Nona Eliza pun sama hanya beda di awalan saja " Lanjutnya lagi.
" Kamu sudah mengirimkan Email pada mereka " Tanya Lintang .
" Sudah kita tinggal menunggu jawaban nya " Lintang mengaguk sebagai jawabannya .
" Pantau terus kegiatan wanita itu, sampai nanti kita lihat apa yang dia inginkan dan dia rencanakan aku yakin ini ada kaitannya dengan Eliza " Ujar Lintang menatap Leo .
"Aku juga berpikiran begitu ,karena bagaimana bisa dia datang di saat Nona Eliza susah kembali, seperti nya dia sudah merencanakan sebelumnya " Lintang mengaguk membenarkan jawaban Leo .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟🌟