
Sore harinya Lintang dan Leo langsung meninggalkan perusahaan saat waktunya pulang, Sesampainya mereka di lobby para karyawan pun melakukan hal yang sama .
Sebagian yang berpapasan dengan mereka sejenak berhenti dan menunduk kepalanya membiarkan bos dan asisten nya lebih dulu ke luar.
" Kau langsung pulang " Leo menatap Lintang yang berdiri di samping pintu mobilnya .
" Aku akan ke luar setelah makan malam " Lintang mengagguk lalu masuk dalam mobil begitu juga Leo .
Kedua mobil itu meninggal kan perusaan dengan berlawan arah .
25 menit mobil Leo mulai memasuki pekarangan rumah nya di mana dengan jelas dia melihat Agnes dan Putri nya sedang duduk di bangku dekat pintu masuk di temani pelayan yang selalu bersama Agnes sewaktu di new York dan apartemen.
" Apa mereka menunggu ku " Gumam Leo lalu turun dari mobil melempar kan kunci mobilnya pada penjaga di situ.
" keluarkan mobil Buggati ku " Titah Leo lalu menghampiri Agnes dan Grace.
" Baik tuan " Jawab penjaga .
CUP
CUP
" Miss you Baby " Ujar Leo setelah memberikan ciuman pada Grace .
" Kau ingin aku cium " Agnes langsung menggeleng dengan cepat tapi sekalipun menolak nyata nya Leo memberikan ciuman di bibirnya membuat wanita itu melototkan matanya karena di samping mereka ada pelayan .
CUP
" Aku mau mandi " Ujar Leo .
" Ambil Grace dia juga belum mandi " Lanjutnya menatap Pelayan .
" Baik tuan " Jawab pelayan lalu mengambil Grace yang ada di gendongan Agnes .
" Biar saya yang memandikan Grace " Ujar Agnes .
" Kamu punya tugas dengan ku ,Grace tugas mommy " Leo langsung menggegam tangan Agnes " Ayo " Mau tidak mau Agnes mengikuti Leo .
" Nanti Grace di bawah ke kamar ya Bi " Pinta Agnes pada Pelayan .
" Baik Non " Jawab pelayan.
Sesampainya di kamar Agnes langsung menyiapkan Air untuk mandi Leo , sebenarnya dia belum di izinkan melakukan hal apa pun tapi dia merasa bosan jadi hanya ini yang bisa di lakukan nya menyiapkan air dan pakaian untuk Leo .
Untuk urusan dapur mertuanya begitu tegas melarang nya dengan alasan sudah ada pelayan .
Leo menatap ke arah pintu kamar mandi saat Agnes ke luar dan menuju ruangan ganti.
Melihat itu Leo langsung berdiri menghampiri Agnes ke ruangan ganti .
" Aku akan ke luar " Agnes membalikkan badannya lalu mengaguk berpindah ke arah lemari lainnya .
Dia tidak ingin bertanya di mana pria itu akan pergi ,karena dia sendiri belum siap dengan jawaban yang nanti dia akan dengar .
" Kau sudah mandi " Agnes mengagguk " Airnya sudah siap " Jawab Agnes menatap Leo .
" Ok " Jawab Leo lalu meninggalkan Agnes sendirian di ruangan itu .
Sepeninggal Leo,Agnes memilih duduk di sofa yang ada di ruangan itu .
" Apa semuanya sudah benar ?? Entah kenapa perasaan ku selalu saja sesak jika berdekatan dengan nya " Gumam Agnes kesal .
" Grace, apa nanti kamu akan membenci bunda ?? Aku harap jangan karena hanya kamu harapan bunda di dunia ini selain Aunty Zaza tapi kita tidak mungkin merepotkan dia terus , sekalipun dia tidak pernah mengeluh setiap bunda meminta bantuan nya " Lanjutnya lagi .
" Oma mu juga begitu menyayangimu dan bunda,tapi Bunda sama ayah mu " Helaan napas panjang Agnes begitu jelas " Kenapa begitu berat " Lanjutnya lagi .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Mau ke mana " Lintang menatap ke arah sofa di mana sepasang suami istri yang sudah tidak muda lagi sedang mengobrol .
" Apa kamu sudah putus dengan Eliza " Tanya Emmanuel bingung sekaligus kaget .
Bukankah anaknya memiliki kekasih kenapa dia ingin melakukan hal bodoh itu lagi. .
" Tidak " Jawab Lintang Cepat .
" Terus " Tanya sang ibu.
" Terus kenapa ?? Lintang hanya ke luar menenangkan pikiran seharian bekerja apa ada yang salah " Tanya balik Lintang .
" Tentu salah bodoh , papi tahu apa yang akan kamu lakukan nantinya ! jangan membuat masalah " Lidah Lintang berdecak .
" Memang Lintang buat masalah apa ?? Itu saja di takutkan Eliza saja tidak masalah " Jawab Lintang kesal .
" Jangan macem-macem Lintang " Ujar sang ibu dengan serius .
" Hanya satu macam , by mami papi " Jawab Lintang melanjutkan langkahnya ke luar dari rumah besar itu tanpa peduli dengan teriakan sang ibu .
" apa dia sudah tidur " Gumam Lintang saat sudah berada dalam mobil .
Lintang menjalankan mobilnya sambil menelpon Eliza hingga panggilan ke tiga baru ada jawaban .
" Apa kamu tidak memiliki jam " Lintang hanya menarik sudut bibirnya ke atas.
" I love you honey " Lidah Eliza berdecak .
" Kenapa ?? Aku mengantuk,cape seharian bekerja " Jawab Eliza ketus.
" Miss you " Jawab Lintang
" Kau menelepon ku hanya untuk mengatakan itu ,oh God " jawab Eliza frustasi .
" Makanya ayo menikah, biar kamu tidak pusing " Jawab Lintang dengan tenang .
" Biar ada yang memanjakan milikmu " Lintang tertawa kecil " Come'n honey kau pun membutuhkan itu " Jawab Lintang .
" Kamu di mana " Tanya Eliza .
" Di mobil " Jawab Lintang .
" Kau ingin mencari mangsa lagi " Tanya Eliza .
" Ya seperti yang kamu pikirkan " Jawab Lintang jujur " Tapi tenang saja aku tidak akan memasuki nya " Lanjutnya lagi .
" Jangan pulang larut , besok kamu akan kerja lagi " Ujar Eliza lembut .
" Hebm, kalau begitu aku tutup Lanjut kan tidurnya " Ujar Lintang .
" Hebm , hati² " Jawab Eliza .
" Good night " Balas Lintang lalu mematikan panggilan nya dan membiarkan ponselnya begitu saja .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lanjut !!
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘