Eliza

Eliza
Jijik



London 00.30


Agnes terbangun saat mendengar tangisan Grace yang ada di box nya , sekilas dia menatap ke arah samping di mana tempat itu masih rapi, Agnes hanya bisa tersenyum lalu beranjak dari tempat tidurnya .


" Anak bunda Lapar ?? " Tanya Agnes lembut lalu dia melihat bagian area bawa Grace ternyata bayi mungil itu Pup hingga membuatnya tidak nyaman dan menangis .


" Ccup....ccup ,ok Bunda ganti ya " Agnes mengangkat Grace dari dalam box membawanya ke tempat gantinya yang sudah Ada dalam ruangan itu .


" Angkat sedikit sayang " Pinta Agnes dengan lembut .


Dengan perlahan Agnes mengakat kedua kaki Grace mulai membuka nya dan membersihkan bagian bawah Grace dengan air hangat dan kemudian mengering kan dengan tisu kering khusus bayi lalu memberi kan minyak baby .


" Angkat sekali lagi ya " Ujar Agnes lembut lalu kembali memasang popok baru untuk Grace lalu mengambil celana baru dan memakai kan pada Grace .


" Haus " Tanya Agnes menyentuh kan jarinya pada mulut Grace .


" Ayo makan dulu " Agnes mengakat Grace membawanya ke arah sofa sekilas dia menatap ke arah jam dinding .


Beberapa menit kemudian suara pintu kamar terbuka hingga membuat Grace yang sudah terlelap kaget dengan cepat Agnes memegang tangan Grace hingga membuat bayi mungil itu kembali tenang .


" Grace bangun " Tanya Leo yang baru saja masuk .


" Hebm " Jawab Agnes seadanya, Leo tidak bertanya lagi karena pria itu sudah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya


Setelah selesai dia ikut bergabung ke sofa dengan Agnes dan Grace.


" sudah lama " Agnes menggeleng sebagai jawabannya, Leo menunduk sedikit lalu mencium pipi Grace .


10 menit berlalu Grace sudah terlelap dalam mimpinya dan mulutnya pun sudah melepaskan asupan makanan nya ,dengan pelan Agnes memasukan kembali benda itu lalu membawa Grace ke tempat tidurnya .


CUP


" Mimpi indah sayang " Ujar Agnes lembut lalu meninggalkan Grace tertidur di box nya .


Agnes merebahkan tubuhnya di tempat tidur membelakangi Leo yang sudah lebih dulu berada di situ .


Ingin sekali Agnes bertanya dari mana pria itu hingga pulang selarut ini, tapi dia takut mendengar jawaban yang nantinya akan membuat nya kembali terluka sehingga dia memaksa kan matanya untuk terpejam begitu juga dengan Leo dia enggan menjelaskan apa pun pada Agnes karena menurut nya itu tidak penting ,kedua manusia itu tertidur dengan pemikiran yang berbeda .


Sekalipun status mereka suami-istri tapi itu hanya di mata agama dan hukum,karena Agnes tidak berharap apa pun dalam pernikahan mereka, dan mungkin begitu juga dengan Leo pikir Agnes .


Di sisi lain Lintang yang baru pulang pun langsung ke apartemen nya karena itu yang lebih dekat .


Huh


Lintang membuang tubuhnya di atas kasur empuknya dengan kasar karena dia masih kesal terhadap sahabatnya .


Siapa lagi jika bukan Leo, Albert dan Chris yang secara terang-terangan melakukan hal Menjijikan itu di depannya .


ya menjijikkan !!


Tapi bukannya Lintang tertarik dia lebih merasa mual melihat hal seperti itu ,entalah dia sendiri bingung dengan perasaannya .


Padahal sebelum bertemu Eliza itulah kegiatannya bahkan saat ada Eliza pun dia melakukan nya tapi kenapa sekarang dia merasa jijik melihat wanita yang menjajakan tubuhnya , selama berada dalam club' dia hanya menghabiskan waktunya untuk minum dan mengisap nikotin tanpa peduli dengan kegiatan para sahabatnya .


" Seperti nya aku sudah gila " Gumam Lintang lalu bangun dari tidurnya berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dia menatap ke arah samping di mana sudah tidak ada Agnes ,dengan perlahan Leo bangun dan mendudukkan tubuhnya bersandar di kepala ranjang .


" Apa dia di bawah " Gumam Leo pelan ,lalu menurunkan kakinya .


Kakinya melangkah ke arah balkon namun saat melihat ada Agnes dan Grace dia langsung menghentikan langkahnya.


" Grace " Panggil Agnes dengan lembut .


" Apa kamu bahagia " Lanjutnya lagi .


" Jika ya ,Bunda akan tetap di samping mu sampai nantinya kamu dewasa dan memiliki seorang teman yang mencintai mu dengan tulus " Ujar Agnes lembut .


" Bunda tidak mungkin terus di samping kalian ,karena ayah mu mempunyai kehidupan dan kebahagiaan tersendiri, Bunda pernah bilang bukan bahwa bunda berbeda di sini hanya karena ada kamu , Tapi bukan berarti bunda menyesal dan membenci mu , bahkan bunda bahagia karena kehadiran mu ,tapi bagaimana pun ayah mu pasti punya keinginan sendiri yaitu hidup dengan orang yang dia cintai ,dan bunda berharap suatu saat kamu bisa menerima apa pun keputusan ayah mu " Ujar agnes tersenyum sambil memainkan tangan Grace yang terbungkus kos tangan .


" Apa kamu akan terus membahas hal itu di depan Grace " Agnes menatap ke arah belakang di mana Leo yang sudah berdiri di belakang mereka .


" Kamu bisa pergi, Jangan memaksakan diri mu untuk tetap di samping kami, maaf sudah menahan mu dengan sebuah pernikahan " Lanjutnya lagi .


" Kamu ingin kembali ke New York bukan ?? " Tanya Leo dingin dan datar " kamu bisa kembali ke sana setelah semuanya selesai, Untuk masalah Grace aku yang akan mengurus nya bersama mommy " Lanjutnya, Agnes menetap Grace sambil tersenyum tipis .


Jangan lupakan bunda ya, sampai kapan pun bunda akan tetap mencintai mu begitu juga dengan ayah mu tapi secara perlahan bunda akan menghapus perasaan ini untuknya Ucap Agnes dalam hati .


" iya " Jawab Agnes lembut .


Leo kembali masuk dalam kamar langsung menuju kamar mandi membersihkan diri tanpa menunggu Agnes mempersiapkan air untuknya .


" Kita harus ke kamar mungkin Oma sudah menunggu mu " Ujar Agnes lalu berdiri membawa Grace ke luar dari kamar .


" Baru mommy mau masuk " Agnes tertawa kecil " Leo sudah bangun " Tanya sang ibu .


" Iya Mom " Jawab Agnes.


" Ya sudah Grace sama mommy, Kamu urus suamimu "


" Iya Mom, Makasih " Jawab Agnes lalu memberikan Grace pada mertuanya .


Agnes kembali masuk dalam kamar langsung menuju ruangan ganti untuk menyiapkan pakaian kantor Leo,setelah itu dia merapikan tempat tidur mereka .


Baru menyusul Mertua dan Grace di lantai satu ,Biasanya keduanya akan menunggu di meja makan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘😘