Eliza

Eliza
Sedikit gatal



Lintang mencoba menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat , karena dia tidak ingin membuat istri dan calon anaknya menunggu nya .


Tapi kenyataannya pria itu kembali setelah makan malam selesai ,di mana saat masuk dalam pekarangan rumah dia sudah melihat istrinya menunggu di temani kedua orang tuanya .


" Kenapa di luar " Tanya Lintang saat pria itu sudah ke luar dari mobil .


" Dia menunggumu " Jawab Emmanuel .


" Kan bisa di dalam Honey ,ayo masuk " Lintang mendahului istri dan orang tuanya .


Dia tidak berani mendekati Eliza karena dia dari luar banyak virtus dan kuma dan itu akan menyakiti mereka .


" Kau tidak ingin memeluk ku " Protes Eliza kesal .


" Aku dari luar Honey ,tadi juga ke lapangan tidak baik untuk kalian " Jawab Lintang lembut .


" Tapi aku merindukan mu " Rengek Eliza manja .


" Tunggu sebentar aku mandi dulu ok " Eliza mengaguk sekalipun kesal tapi apa yang di katakan Lintang memang ada benarnya .


" Mami sama Papi temani dulu istriku " Titah Lintang .


" Sejak tadi Kami menemani nya " Jawab Emmanuel .


Lintang melanjutkan langkah ke kamar untuk membersihkan dirinya sedangkan Eliza dan kedua mertuanya menunggu Lintang di ruangan santai .


Beberapa menit kemudian Lintang ikut bergabung dengan mereka dia langsung duduk di samping istri dan memeluknya .


" Apa yang kamu lakukan hari ini " Tanya Lintang lembut.


" Aku tidak melakukan apa pun , Mami terus melarang ku " Jawabnya mengadu pada sang suami .


" Tidak papa , Demian kebaikan kalian " Eliza memutar bola matanya jengah ,dia sudah yakin jika suaminya itu akan membela ibunya .


" Tapi aku bosan " Ujar Eliza .


" Aku meminta Leo untuk mengantar Agnes dan anak²nya ke sini sebelum keperusahan jadi kamu bisa menghabiskan waktumu dengan mereka ,tapi kamu juga tidak boleh melupakan waktu istirahat mu " Eliza mengaguk pelan .


" Grace dan Grecia akan ke sini " Lintang mengaguk menatap sang ibu " Katakan pada Leo untuk membawa mommy nya juga " Lanjutnya tersenyum.


" Tidak ,yang ada Mami tidak bisa mengurus Eliza karena sibuk bergosip dengan mommy nya Leo " Jawab Lintang cepat .


" Lagian Eliza juga nanti akan sibuk sama Agnes " Bela sang ibu membuat Lintang terdiam .


" Kamu sudah makan " Tanya Emmanuel .


" Sudah tadi di kantor sama Leo " Jawab Lintang jujur .


" Apa pekerjaan mu banyak " Lintang mengaguk " Sedikit lagi ,itu kenapa aku terus lembur " Jawab Lintang .


" Selesai kan dengan cepat ,kasian Eliza karena Papi juga ada jadwal ke luar dan pastinya Mami akan ikut " Lintang mengagukan kepalanya.


"Iya Pi " Jawab Lintang .


" Ayo istirahat , Tidak baik untuk Eliza " Ujar sang ibu .


" Tapi Mi ,Eliza belum ngantuk " Rengek Eliza .


" Ayo Mi , Papi juga sudah ngantuk " Ajak Emmanuel .


" Papi , Mami koh ditinggal " Lintang tersenyum kuda melihat tingkah sang istri.


" Ayo kita ke kamar " Ajak Lintang saat kedua orang tuanya sudah menjauh .


" Tidak di sini ,tidak di sana sama saja " Gerutu Eliza kesal .


Cup


Lintang mencium pipi Eliza lalu membantunya berdiri .


" Semuanya demi kebaikan kalian Honey ,apa lagi kamu sedikit gatal " Eliza menatap tajam Lintang yang hanya tersenyum .


" Ayo " Dengan setengah hati Eliza berdiri menuruti ucapan mertua dan suaminya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Apa dia rewel " Lintang mengusap perut Eliza dengan lembut .


" Bukan dia yang rewel tapi aku " Jawab Eliza kesal .


" Kenapa " Tanya Lintang membawa kepala sang istri untuk bersandar di dadanya .


" Aku seperti patung bernyawa ,padahal sebelumnya tidak kaya gini " Ujar Eliza .


" Maaf ,tapi kamu tahu kan kenapa Mami dan Papi begitu " Eliza menggagukan kepala nya " Mungkin aku hanya belum terbiasa " Jawab Eliza pelan .


"Itu kamu tahu , Aku tidak melarang apa pun yang ingin kamu lakukan ,asal itu tidak membahayakan kamu dan baby " Ujar Lintang lembut .


" Mungkin aku hanya butuh waktu kali ya yank " Lintang mengagukan kepalanya " pelan² saja asal kamu tidak lupa jika di dalam sini ada baby " Eliza melingkarkan kedua tangan nya di perut Lintang.


" Besok malam ayah Alvin meminta kita menginap di sana " Ujar Eliza lembut.


" iya boleh ,aku usahakan pulang cepat " Jawab Lintang .


" Dia sudah tahu kamu hamil " Eliza mengaguk " seperti nya bunda yang memberi tahunya " Jawab Eliza .


" Apa mereka sudah sedekat itu " Eliza menaikan bahunya " Wanita itu susah di tebak yank ,bahkan aku yang sudah lama hidup dengan nya bingung " Lintang tertawa kecil mendengar ucapan istri nya " Kadang jadi monster ,kadang juga jadi kelinci entahlah " Ujar Eliza .


" Apa kamu akan berani bicara seperti itu jika di depannya " Tanya Lintang di sela tawanya .


" Tentu saja tidak ,aku bisa mati di tangan nya " Jawab Eliza dengan cepat .


" Kamu sudah minum susunya " Eliza mengaguk " Tapi rasanya aneh " Jawab Eliza .


" Itu karena kamu belum terbiasa " Jawab Lintang .


" Kamu tahu seharian ini selain mendengar ocehan mami, ponsel ku tidak berhenti berdering ,pesan yang masuk selalu membuatku merinding " Ujar Eliza.


" Siapa yang mengirimkan pesan " Tanya Lintang serius .


" Siapa lagi kalau bukan para wanita tua itu " Jawab Eliza kesal .


" Mereka hanya ingin memastikan jika kamu baik² saja Honey " Ujar Lintang .


" Itu hanya alasan saja Yank, dulu juga aku sering ke sini tapi jangan kan mengirim pesan menelpon pun tidak ,mereka itu hanya memikirkan Cucu nya ,lihat saja nanti jika sudah lahir aku tidak akan mengizinkan mereka bertemu dengannya ,mereka itu licik kaya belut " Ucap Eliza serius .


Lintang hanya bisa menggeleng mendengar ucapan istri nya ,hamil dan tidaknya nyatanya wanita itu tetap sama bahkan lebih bar² lagi karena setiap ucapan yang ke luar dari mulutnya penuh ancaman .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘