Eliza

Eliza
Kabar



" Kau baik² saja " Eliza menatap Agnes mengaguk tersenyum " I'm fine " Jawa Eliza ,Agnes langsung memeluk Eliza yang hanya terdiam .


Pagi tadi mereka di kagetkan dengan Pengumuman pertunangan Lintang di mana akan di laksanakan seminggu lagi dan ke dua wanita itu mendapat kan undangan sekalipun bukan sang pemilik acara yang mengundang.


" Apa kamu akan ke sana " Eliza mengaguk cepat " Bagaimana pun kita harus hadir ,kita di undang bukan " Agnes masih terdiam menatap Eliza " Aku baik² saja, bukankah aku sudah bilang Ucapannya hanya sebuah hiburan lalu apa yang membuat mu sedih, apa kamu menyukai nya " Ujar Eliza tertawa .


" Aku mengenalmu semenjak kita sama² masuk kuliah, jadi kamu salah jika berbohong padaku ,lakukan itu pada Leo dan kedua pria bodoh itu " Ujar Amber serius .


" I'm fine , tidak perlu khawatir adanya kamu di sini sudah jauh lebih baik " Jawab Eliza .


" Aku akan menginap di apartemen mu " Eliza hanya mengaguk saja ,saat keduanya tengah mengobrol ponsel Agnes berdering dan itu panggilan video .


" Siapa "Agnes memperlihatkan ponselnya " di sana masih pagi bukan " Agnes mengaguk lalu menggeser tombol hijaunya .


" Kamu di mana " Agnes menggerakkan ponsel nya ke wajah Eliza .


" Kenapa " Tanya Agnes ketus .


" Kenapa ?? Apa semalam kepala mu terbentur sehingga bertanya kenapa " Agnes menghela napasnya panjang .


" Kalian punya hubungan " Tanya Eliza menatap Agnes .


" Bukan aku sudah katakan aku tidak akan pacaran dengannya apa lagi dengan kedua manusia itu ,jadi jangan bicara hal yang membuatku ingin muntah " Jawab Agnes .


" CK Wanita ini " Agnes langsung menatap ke arah ponsel nya .


" Mandi baru sarapan setelah itu pergilah berkeja " Jawab Agnes .


" Kalian jadi ke sini " Tanya nya serius .


" Hebm , bukankah kami di undang !! Kapan lagi bisa menghadiri pesta pertunangan konglomerat yang di adakan di hotel mewah ,bahkan aku sudah memikirkan nantinya aku akan pakai baju apa " Jawab Agnes tersenyum.


" Nona Eliza juga " Eliza langsung masuk dalam obrolan " Apa anda tidak menginginkan saya datang " Tanya Eliza .


" Saya tidak bermaksud begitu Non ,saya hanya menyarankan kuat kan hati anda " Jawabnya serius .


" Kenapa harus menyiapkan hati, kami tidak memiliki hubungan yang serius " Jawab Eliza tenang .


" Benar juga , Ok kalau begitu aku tutup by " Agnes melototkan matanya saat melihat Ponselnya sudah gelap padahal dia sendiri belum jawab .


" Manusia aneh,jika bisa jujur aku menyesal kemarin bisa ikut dengan mu liburan di London dan bertemu ketiga manusia angkuh itu " Ujar Agnes.


" Jangan mengomel terus ,aku jadi yakin jika salah satu dari mereka akan membuatmu jatuh cinta " Tawa Agnes langsung pecah " Kamu pintar sekali membuat lelucon " Jawab Agnes .


" Mau taruhan " Tawa Agnes langsung berhenti menatap Eliza yang tersenyum sinis menatap nya .


" Tidak "Tolak Agnes tegas .


" Berarti memang kamu memiliki perasaan dengan salah satu dari mereka bukan " Agnes menggeleng cepat " Ok apa taruhannya " Tanya Agnes cepat .


"jika sampai kamu memilik hubungan dengan mereka kamu harus mau nanti nya berkerja denganku tanpa upah selama 1 tahun, Gimana ? " Tanya Eliza tersenyum .


" Deal ,dan aku tidak akan melakukan hal bodoh berkencan dengan para pria penjahat wanita itu " Jawab Agnes serius .


" Lalu bagaimana kalau kamu kalah " Tanya Agnes tersenyum .


" Aku memberikan saham 5 % untukmu " Mata Agnes langsung melotot menatap Eliza " Kamu tidak bercanda " Eliza mengaguk serius " Kamu tahu bukan aku kaya dan aku memiliki butik sekalipun Bunda yang merintis dari awal tapi itu sudah menjadi milikku aku juga punya perusahaan !! Kamu tidak lupa itu bukan " Dengan polos Agnes mengaguk.


" Ok deal ,aku akan kaya bukan 5 % itu sudah bisa membuatku hidup seperti putri " Jawab Agnes mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Kamu sudah atur semuanya " Tanya Lintang menatap Leo yang berdiri di depan nya .


" Sudah " Jawab Leo seadanya .


" Apa kita perlu mengudangnya " Tanya Leo .


" Tidak perlu, dia tidak sepenting itu tapi jika kamu ingin mengundang Agnes silahkan " Jawab Lintang tegas .


" Kamu tidak bersungguh-sungguh bukan,ini hanya bisnis Lintang " Ujar Leo .


" Iya Aku tahu " Jawab Lintang tersenyum miring .


"Baiklah,dan aku harap kamu bisa membatasi dirimu " Ucap Leo .


" Lalu kamu tidak ingin mengirim kan undangan pada Tuan Radit atau keluarga nya " Tanya Leo .


" Kirimkan " Jawab Lintang serius.


" Baiklah " Jawab Leo .


" Cepat bacakan jadwal ku " Leo berdecak kesal lalu membuka iPad nya dan membacakan jadwal Lintang .


" 10 menit lagi kita akan rapat " Lintang mengaguk ,Leo pun ke luar dari ruangan itu menyiapkan berkas yang akan di bawah nantinya .


Lintang memutari kursi kerjanya menghadap kaca besar yang ada di ruangannya hingga memperlihatkan gedung tinggi di luar sana .


Secara perlahan Dia mulai memejamkan matanya memijat pangkal hidung nya dengan kuat .


" Eliza Novayandri Agrata Mateo " Gumam Lintang Pelan lalu kembali membuka matanya menatap lurus kedepan .


Ceklek


" Kau belum siap " Lintang memutar kursinya lalu berdiri mengambil ponsel dan kaca matanya .


" Mereka sudah berkumpul " Tanya Lintang saat sudah di dekat Leo .


" Sudah " Jawab Leo .


" Albert sama Chris sudah sampai ,jangan sampai kedua manusia itu terlambat dan aku akan membuat perusahaan mereka rata " Ujar Lintang tegas .


" Jika ada yang mencari tuan,katakan kalau kami ke luar " Ujar Leo menatap sekretaris mereka.


" iya Tuan " Jawabnya menundukkan kepalanya .


" Mereka sudah sampai beberapa menit yang lalu ,itu kenapa kita harus ke sana ! karena Chris terus menelpon " Lidah Lintang berdecak .


" Kenapa dia bertingkah seperti dia bosnya , menyebalkan " Jawab Lintang .


Leo memencet tombol lift lalu keduanya masuk ke dalam .



" Jangan lepaskan wanita itu ,Aku tahu dia memiliki rencana jadi ikuti permainan nya setelah itu kita buat dia memohon " Ujar Lintang .


" Semalam dia bertemu denah Nyonya Alvin " Lintang langsung menatap Leo .


" Apa hubungan mereka " Tanya Lintang .


" Sepertinya hubungan mereka sangat dekat ,dan aku akan mencari tahu lagi " Lintang mengaguk .


" Itu perusahaannya bukan " Tanya Lintang lagi .


" Iya itu perusahaan nya dan seperti nya banyak hal yang mereka tutupi dan aku akan mencari tahu sebelum acara aku akan melaporkan " Lintang mengaguk sebagai jawabannya .


" Kamu sudah buat surat perjanjian nya " tanya Lintang .


" Sudah " Jawabnya bertepatan dengan pintu lift terbuka .


" Ayo ,kedua manusia itu sudah tidak mau sabaran " Jawab Leo mengambil ponselnya dalam saku celananya .



( Sorry jika ada yang keberatan dengan visual Leo bisa langsung masukan🙏🏻🙏🏻🙏🏻😘😘😘😘 )


" Apa kamu tidak bisa sabar " Geram Leo saat panggilan sudah terhubung .


" Cepatlah ,aku ada pertemuan juga setelah ini "


" CK, maka tidak usah hadir kami tidak akan rugi " Jawab Leo lalu mematikan Panggilan,karena mereka sudah berada di depan pintu ruangan rapat .


Ceklek


Semua orang langsung berdiri begitu juga Albert dan Chris karena di saat bekerja begini mereka hanya orang asing .


Lintang menatap tajam pada kedua manusia yang seolah tidak melakukan kesalahan sama sekali .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘