Eliza

Eliza
Memerlukan waktu



Kini Lintang Leo dan Lana sudah berada di pesawat milik Lintang dan Leo tidak membawa Agnes ataupun anaknya karena ibunya tidak bisa jauh dari Grace apa lagi berpisah cukup lama .


Sebenar nya Agnes bisa saja ikut ,tapi dia tidak tega meninggalkan anaknya bersama mertua nya,apa lagi Grace lagi masa² aktif nya dia takut ibu mertua nya kelelahan sekalipun banyak pelayan yang akan membantunya menjaga Grace .


" Tuan apa nanti Kaka Eliza tidak marah saat melihat ku di sana " Tanya Lana terbata , awalnya dia cukup kaget sekalipun ini perjalanan untuk pekerjaan nya tapi tidak menuntut kemungkinan keduanya bertemu karena Eliza kekasih dari bosnya .


" Memang itu Negaranya ayah nya " Jawab Lintang ketus .


" Maaf tuan " Jawab Lana .


" istirahat lah, perjalan kita jauh " Ujar Lintang lalu dia menatap Leo yang fokus pada berkas dan laptop yang ada di depannya.


" Kau tidak mengajak nya " Tanya Lintang.


" Sudah ,tapi dia tidak mau meninggalkan Grace terlalu lama " Jawabnya tanpa menetap Lintang .


" Kamu bisa membawa keduanya " Leo memutuskan fokusnya menatap Lintang yang duduk tidak jauh dari nya .


" Mommy tidak mengizinkan kami membawa Grace ,semenjak kehadiran makhluk kecil itu aku tidak berarti papa di hidup nya ,bahkan dia memilih Grace di banding aku anak kandung nya " Jawab Leo kesal lalu menyadarkan tubuhnya di kursi .


" Bukannya itu bagus ,jadi kamu bisa menikmati waktumu bersama Agnes ,Grace sudah besar Leo apa kau tidak ingin memberikan adik " Lidah Leo berdecak .


" Tidak usah menceramahi ku seperti mommy,bahkan kamu sendiri tidak memilik keduanya " Cibir Leo ketus .


" Memalukan " Lintang melototkan matanya tajam menatap asisten sekaligus sahabatnya itu " Kau semakin berani " Ujar Lintang .


" Aku bicara sesuai fakta ,bahkan memintanya menikah saja memerlukan waktu bertahun-tahun dari Grace dalam kandung sam Grace bisa berjalan tapi tidak ada jawaban apa pun " Jawab Leo .


" Diamlah ,jangan sampai aku menendang mu ke luar dari pesawat ini " Jawab Lintang kesal karena merasa ucapan Leo benar .


" Dari tadi aku diam , tapi kamu sendiri yang mengajakku bicara padahal kamu sendiri lihat apa yang aku lakukan " Lidah Lintang berdecak lalu berdiri dari duduknya menuju kamar yang ada di pesawat itu .


" Aku bisa gila jika bersama pria itu ,apa hidupnya sudah benar ? Bahkan hidup nya lebih menyedihkan dari pada aku cih " Gumam Lintang lalu membaringkan tubuhnya di tempat tidur .


🪵


🪵


🪵


" Ada yang bisa saya bantu tuan " Leo menatap Lana " Susun kembali kertas² sialan itu jangan sampai salah karena hidup mu tergantung pada kertas itu " Jawab Leo .


" Baik tuan " Ujar Lana mengambil beberapa kertas yang ada di dekat Leo .


" periksa dengan yang ini " Lana mengambil berkas yang di berikan Leo " katakan bagian mana yang salah biar aku perbaiki sesuaikan dengan data yang ada di iPad kerjamu " Ujar Leo .


" Baik tuan " Jawab Lana lalu kembali ke tempat duduknya ,Keduanya pun larut dalam pekerjaan nya hingga memakan waktu berjam-jam karena mereka harus memastikan dengan benar dan tidak ada lagi kesalahan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Tepat pukul 23.05 Lintang ,Leo dan Lana baru mendarat di bandara di mana mereka sudah di tunggu di bawah .


Saat ketiga nya turun dari pesawat sudah ada mobil yang menunggu ke tiganya ,Lana yang baru mendapat kan perlakuan seperti ini sedikit kikuk dan kaget saat melihat sambutan yang menunggu mereka di bawah sana.


" Selamat datang tuan " Ujar sang sopir langsung membukakan pintu mobil .


" Langsung ke hotel " Titah Lintang sebelum masuk lalu di susul Leo ,sedangkan Leo duduk di depan samping kemudi .


" Baik tuan " Jawab sang sopir ,lalu kembali menutup pintu mobil saat memastikan tuan dan asistennya nyaman .


Lintang mengeluarkan ponselnya menelpon seseorang hingga panggilan itu terhubung .


" Kau sudah sampai " Tanya nya serak .


" Apa aku menggangu mu " Tanya balik Lintang .


" Jika tahu kenapa menelpon kamu bisa mengirimkan pesan " Jawabnya kesal .


" Di hotel menyiapkan sarapan Lintang " Jawab Eliza ketus .


" Aku tidak peduli ,jika kamu tidak membawanya aku tidak akan makan " Ancam Lintang serius .


" Ya sekalian kamu mati " Balas Eliza , membuat seseorang yang duduk di depan tersenyum tipis .


Ternyata kakak nya itu tidak berubah sama sekali tapi dia yakin sekalipun sikapnya kasar tapi dia orang baik sama halnya dengan bosnya .


Nyatanya dia bisa berkerja dengan baik dan nyaman sekali pun kadang dia tidak lepas dari bentakan ,umpatan tapi itu wajar menurut nya selama pria itu tidak memakai kekerasan .


" Lanjutkan tidurmu by " Ujar Lintang lalu matikan ponselnya .


🪵


🪵


🪵


Sesampainya di hotel masing-masing mereka memasuki kamar mereka.


Leo merebahkan tubuhnya di sofa lalu merogoh ponselnya dalam saku celananya.


Dia akan mengabari istri nya mungkin saja wanita itu menunggu kabarnya toh di sana juga masih sore bukan .


" Hallo "


" Apa yang kamu lakukan " Tanya Leo


" Sudah sampai " Tanya balik Agnes .


" Hebm " Jawab Leo seadanya .


" Lagi main sama Grace sejak tadi dia menangis mencari mu ,karena kamu belum pulang " Jawab Agnes .


" Bawa dia jalan² mungkin dia menginginkan itu " Jawab Leo


" Sudah , makanya sekarang dia sudah tenang dan mau bermain dengan pelayan " Jawab Agnes .


" Tadi kami membeli kucing " Ujar Agnes lagi .


" Untuk apa " Tanya Leo .


" Grace menginginkan itu ,tadi tidak sengaja dia melihat nya karena kami sekalian ke supermarket, di samping nya ada toko khusus kucing dan anjing " Jawab Agnes .


" Katakan pada pelayan untuk terus mengawasi Grace jangan sampai tangannya di gigit atau di cakar , minta mereka untuk memotong kukunya besok bawa ke dokter hewan memeriksanya dan memberikan vaksin " Ujar Leo .


" iya ,sudah makan " Leo menarik sudut bibirnya " Seperti nya aku harus melakukan pekerjaan jauh agar kamu perhatian ,saat aku di situ bahkan kamu tidak perna mengirim kan pesan atau menelpon hanya untuk menanyakan aku sudah makan atau belum " Protes Leo .


" Aku sudah makan tadi di pesawat " Lanjutnya lagi .


" iya " Jawab Agnes lirih " Aku tutup dulu ,kamu mandi dulu baru istirahat ,ini sudah larut pakai air hangat mandinya " Lanjutnya lalu mematikan ponselnya .


" Seperti nya aku harus mengikuti saran mommy dan Lintang " Gumam Leo tersenyum lalu berdiri menuju kamar mandi .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘