
Selamat pagi pencinta cerita Eliza ,jangan lupa mampir di cerita author yang baru .
Like,koment ,vote ,jangan lupa hadiah dan bintang πππππππππ
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
" Bisa jangan egois ,kamu harus memikirkannya Agnes !! Dia juga anakku bukan hanya anakmu " Ujar Leo yang sudah mulai emosi .
" Aku atau kamu yang egois " Tanya Agnes sedikit meninggikan suaranya .
" Rendahkan suaramu, kamu lagi hamil " Tegur Leo .
" Aku hanya meminta jangan ganggu kami ,kamu punya kehidupan sendiri begitu juga kami " Ujar Agnes pelan .
" Aku sudah cukup tenang bersama dengan anakku ,dan kamu bisa melanjutkan kehidupan mu tanpa memikirkan kami " Lanjutnya dengan serak .
" Aku tidak memikirkan mu, tapi aku memikirkan anakku yang kini berada di rahimmu " Ujar Leo dingin .
" Kamu bisa membuatnya dengan wanita yang menunggu....."
" AGNES " Bentak Leo emosi " Jangan membuatku marah , kamu sudah pernah melihat ku membunuh orang jadi jangan sampai kamu korban selanjutnya " Ujar Leo.
" Lakukanlah " Leo tersenyum sinis " Kau pikir aku tidak berani ,hanya karena kamu mengandung anakku " Ucap Leo mendekati Agnes .
Lalu memegang pipi Agnes mencekram dengan kuat ,membuat Agnes takut dan itu di sadari oleh Leo .
Cup
Leo membungkam mulut Agnes dengan kasar tangannya tidak terlepas dari pipi wanita itu.
Kedua tangan Agnes langsung memegang kedua sisi pakaian Leo ,seketika tubuhnya terasa lemah ,dengan sigap Leo menahan pinggang wanita itu dan mengakhiri ciuman mereka.
" Kembali ke apartemen mu ,aku akan mengirim pelayan dan penjaga !! Jika kamu masih ingin di sini " Ujar Leo membawa Agnes dalam pelukannya memberikan usapan lembut di punggung wanita itu .
" Jika pekerjaan ku tidak sibuk ,aku akan ke sini " Lanjutnya tapi Agnes hanya diam .
" Kamu paham " Tanya Leo .
" Untuk apa ?? " Tanya Agnes
" Untuk kamu dan anakku " Jawab Leo tegas .
" Apa setelah lahir kamu akan membawanya " Tanya Agnes lagi .
" kau mengizinkan aku membawanya " Agnes menggeleng cepat dalam pelukan Leo .
Dengan lembut Leo melepaskan pelukannya menatap wajah Agnes dengan intens .
" Kamu menginginkan sebuah pernikahan " Agnes langsung menatap Leo dengan tatapan yang sulit di artikan .
" I-ya " Jawabnya terbata , dia tidak ingin berbohong karena memang itu harapan nya sejak dulu menikah dan memiliki keluarga .
" Aku tidak ingin "
DUAR
Sakit !!!
Agnes mencoba mencari kesadaran nya ,dadanya terasa sesak seperti ada batu besar yang menghimpit nya ,sekuat mungkin dia tetap berdiri di depan Leo .
" Aku ingin bebas tanpa ikatan apa pun " Agnes menarik sudut bibirnya menampilkan sebuah senyuman yang manis tapi yakinlah itu hanya casing saja .
" Iya " Jawab Agnes serak .
" Aku paham, Aku akan kembali ke apartemen ku !! " Lanjutnya .
" Bisa ke luar sekarang aku tidak enak dengan Eliza dan Ryan yang menungguku terlalu lama " Ujar Agnes lembut mengalihkan pembicaraan
Tanpa menjawab Leo menarik tangan Agnes ke luar dari ruangan itu menuju ruangan makan .
Melihat itu lagiΒ² Ryan di buat Syok ,sebenarnya ada apa dengan kedua temannya dan juga kakak serta asisten nya .
Apa sebelumnya mereka pernah bertemu atau apa mereka memiliki hubungan .
Apa mungkin Agnes hamil anak asisten kakaknya pikir Ryan ,tapi apa itu mungkin selama ini mereka main aman karena memang Ryan tahu apa yang sering di lakukan kedua pria itu begitu juga kedua sahabatnya .
" Mana Lintang sama Eliza " Tanya Leo menatap Ryan .
" Makan dulu setelah itu aku akan mengantarmu ke apartemen mu " Ujar Leo .
Agnes hanya diam saja lalu duduk di kursi nya kembali begitu juga Leo .
" Apa kalian punya hubungan " Tanya Ryan dengan pelan menatap kedua manusi itu .
" Tidak ,kami hanya saling kenal " Agnes tersenyum tipis tangannya mencekram kuat sendok dan garpu yang ada di tangan nya .
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Pagi harinya Eliza terbangun dengan mata sembab nya ,dengan malas dia menuruni kakinya dari atas tempat tidur menuju kamar mandi .
" Lupakan semuanya Eliza dan bersenang-senang lah " Gumam Eliza lalu menyala kan shower membiarkan air itu membasahi tubuh polosnya .
Eliza memejam matanya kuat menghilangkan ingatannya tentang Lintang .
Kini hubungan mereka benar-benar berakhir lebih tepatnya memang tidak perna ada .
Eliza menarik sudut bibirnya ke atas membentuk sebuah lengkungan.
" Welcome " Gumamnya lalu mengambil sabun dan yang lainnya .
10 menit berlalu Eliza ke luar sudah tampak segar , dia berjalan ke arah ruangan ganti sambil bersenandung .
setelah selesai dia ke luar menuju meja makannya,kini dia kembali sendiri karena Agnes kembali ke apartemen nya sesuai perjanjiannya dengan Leo dan Eliza tidak ingin melarangnya karena Kedua adiknya pun akan ke sini .
Saat tengah menikmati sarapan nya Eliza mendengar pintu apartemen nya terbuka .
" Selamat pagi Non " Eliza hanya mengaguk sebagai jawabannya .
" Sudah sarapan " Tanya Eliza lembut .
" Sudah Non " Jawabnya
" Nanti bersihkan kamar milik Agnes iya Mba " Ujar Eliza lembut .
" Iya Non, kalau begitu saya lanjut kerja dulu " Pamitnya pada Eliza .
" Iya Mba " Jawab Eliza.
Iya setiap pagi pelayan akan datang membersihkan apartemen Eliza setelah selesai dia akan kembali ke tempat nya tapi jika sewaktu-waktu Eliza meminta bantuan nya dengan senang hati dia kembali ke apartemen itu atau menginap di situ .
" Waktunya kita mulai hari baru ,hai Eliza Novayandri Agrata Mateo kini hidupmu telah kembali " Gumam Eliza berdiri dari kursi membawa piring dan gelas kotor nya lalu di cuci .
" Cinta " Eliza berdecak " Tai " Lanjutnya tersenyum tipis
Eliza mengeringkan tangannya lalu mengambil tas dan kunci mobilnya ke luar dari apartemen nya .
Dret....Dret ....
" Hallo " Jawab Eliza tersenyum.
" Puas " Eliza tertawa kecil .
" Sangat ,aku mencintaimu Opa " Eliza tertawa kecil saat mendengar balasannya .
" Adikmu akan ke situ ,jangan melakukan hal yang sama " Eliza langsung terdiam
" It's Ok, katakan pada Papa untuk mengurangi bodyguard !! Percuma Zaza latihan selama ini jika selalu ada bodyguard di samping ku " Ujar Eliza mengalihkan pembicaraan.
" Katakan itu pada Daddy mu " Jawab dari seberang lalu mematikan panggilan sepihak .
" CK, tua Bangka " Cibir Eliza menatap ponselnya lalu masuk dalam lift .
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian π₯°π₯°π₯°π₯°π₯°
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang πππππ