
Tidak terasa seminggu sudah di lewati Eliza ,selama itu juga Eliza selalu mendapatkan Omelan dan Umpatan dari Queen yang notabenenya ibunya sendiri .
Tapi dengan lapang dada Eliza terus belajar dan belajar sekalipun kadang dalam hati kecilnya ingin membunuh Queen Karena selalu mengumpatnya tanpa berpikir jika di samping nya ada Risna asistennya tapi hanya di samping Risna kalau di depan karyawan lainnya Queen hanya melototkan matanya tajam dan itu pertanda siaga satu dan Eliza harus hati² .
Flashback on
Eliza masih ingat jelas saat hari ketiganya masuk kerja, ada klien yang ingin di buatkan gaun untuk menghadiri acara reunian gitu ,dia meminta gaun yang tidak terlalu glamor tapi enak di lihat dalam arti yang tidak terlalu mencolok karena acaranya malam hari outdoor ,tapi dalam wilayah villa bukan di ruangan yang terlalu terbuka seperti itulah penjelasan nya .
Dengan bangganya Eliza menemukan pendapat nya yang ada di sini kepala nya ,hingga membuat kliennya bingung ,hingga akhirnya Risna yang ambil ahli dan menjelaskan secara rinci hingga klien mereka bisa paham .
" Apa selama kuliah kamu hanya tidur saat dosen menerangkan hah " Bentak Queen saat klien nya sudah ke luar di antar Risna .
" Sudah ,Kasin Zaza !! Dia lagi belajar pelan² saja " Bela Risna yang tidak enak hati .
" Jangan mengandalkan bunda sama ayah, atau Opa dan yang lainnya , di luar sana banyak yang ingin kamu jatuh termaksud adikmu sendiri ,kamu terlalu banyak main² hanya karena kamu di manja " Lanjutnya lagi, Eliza menundukkan kepalanya ,sesekali dia mengintip sedikit lalu kembali menunduk .
" Nona Bos ...."
" Diam ,kamu juga sama selalu memanjakan nya sekalipun kamu Mama nya tidak seharusnya selalu mengikuti maunya dari dulu sampai sekarang selalu membelah nya ,sampai kapan dia sudah dewasa Risna " Risna hanya diam mendengar Omelan Queen .
" Harusnya kamu itu belajar dari adik²mu, Edward,Rangga ,Kanz dan yang lainnya bahkan mereka berinisiatif sendiri untuk mengganti para orang tua mereka , sedangkan kamu apa ?? Bahkan menggantikan bunda saja kamu tidak bisa lalu bagaimana dengan Ayah " Omel Queen bersandar di meja kerja nya menatap ke arah Eliza meletakan tangan nya di dada.
" Perusahaan Ayah kan ada Xana " Jawab Eliza polos sambil menunduk .
" Pintar sekali jawabnya ya ' Bentak Queen semakin emosi .
" Zaza bicara apa ada nya Bunda " Queen semakin meradang mengepalkan kedua tangannya.
" ELIZA NOVAYANDRI AGRATA MATEO " Pekik Queen kesetanan dan bertepatan dengan pintu ruangan nya terbuka .
Ceklek .
" Bunda"
" Nona Regina "
" Urus anak kalian itu, baru tiga hari kerja sudah buat kepala ku mau pecah " Naufal dan Daniel langsung menatap ke arah Eliza .
" Princess tidak papa " Tanya Daniel lembut ,Eliza mengagguk .
" Apa harus begitu caranya mengajari nya ,dia baru di dunia ini bunda sekalipun dia kuliah di jurusan itu ,tapi pelan² Bun ' Ujar Naufal lembut .
" Dia juga harus menyesuaikan diri Bunda ,tidak gampang untuknya yang baru selesai langsung ambil ahli butik ...."
" Di luar sana banyak orang yang setelah kuliah bahkan belum selesai pun mereka sudah mencari pekerjaan !! Sedangkan dia ' Queen menjeda ucapannya " Terserah dia mau ke mana , perusahaan ayah,papa nya ,kakak Ray, Kaka Rif'at ,ayah Alan ,papa Reza ,ayah Jeje , masih banyak lagi " Lanjutnya lagi .
" Tapi Eliza tidak menginginkan itu ,butik saja bunda yang selalu bicara untuk Zaza " Jawab Eliza membuat Naufal ,Daniel dan Risna menepuk jidat .
" Jangan menjawab sayang " Ucap Daniel pelan .
" Tapi Zaza bicara sesuai fakta Pa, bahkan bunda bilang gini ,kalau bukan Zaza siapa yang meneruskan butik Bunda ...."
" ELIZA " Naufal langsung menahan tubuh sang istri,lagi² dia harus terjebak di antara wanita yang begitu dia cintai .
" Lepas ayah,aku akan membunuh anak itu " Ujar Queen, sepertinya emosi wanita itu tidak bisa di kontrol lagi .
" Ayah ke sini ingin mengajakmu makan siang Lo yank " Queen menarik napasnya panjang lalu di hembuskan dengan kasar .
" Ingat ,jika kamu kembali lagi membuat kesalahan bunda akan membuat rambut mu habis " Ujar Queen kesal .
" Iya Bunda , kalau Zaza tidak lupa " Jawab Eliza sekenanya .
" Sayang jangan buat bundanya marah terus " Tegur Naufal .
" Zaza hanya bicara apa adanya Ayah, kata Oma tidak boleh mengumbar janji tidak baik " jawab Eliza cepat membuat Daniel dan Risna menahan senyumnya .
" iya² ,sudah jangan di bahas lagi !! lebih baik kita duduk kita bahas kita makan siang ini " Naufal membawa Queen duduk di sofa .
Flashback off
" Kenapa sayang " Tanya Naufal yang melihat Eliza berdigik ngeri .
" Tidak ayah,Zaza hanya senang sudah melewati ospek " Jawab Eliza tersenyum kaku.
" Ayo kita sarapan ,makan yang banyak !! Xana, Valeno sama Valerio hari ini libur dulu ke rumah Opa ,Ayah tunggu di perusahaan " Ucap Naufal cepat sebelum Queen membuka suaranya .
" Iya ayah " Jawab mereka hampir bersamaan .
" Zaza tidak yah ' Tanya Eliza kesal .
" Nanti kalau sama Zaza , dinner Ok " Eliza mengaguk cepat lalu mengambil sarapan nya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...London Am 08.00 ...
"Bibi "
" Iya Non " Jawab Pelayan.
" Bibi bisa temanin tidak ,saya harus memeriksa kan kandungan, ini sudah seminggu !! Dokter menyarankan saya untuk memeriksa tiap 2 Minggu menjelang melahirkan " Ujar Agnes menatap pelayan.
" Bisa Non, tapi kita perlu izin Tuan dulu " Jawab Pelayan lembut .
" Iya Tidak papa ,saya akan tunggu di sofa ya Bi " Ujar Agnes lembut .
" Iya Non " Jawab pelayan lalu berjalan ke arah ruangan Tv mengambil telepon rumah menelpon Leo .
Beberapa menit kemudian pelayan menghampiri Agnes yang duduk sambil mengelus perut nya .
" Maaf Non saya tidak bisa menemani anda ,tapi Tuan Leo yang akan menemani anda periksa kandungan " Agnes langsung melototkan matanya Tajam
" Apa dia tidak sibuk Bi ,takutnya nanti malah merepotkan nya " Jawab Agnes .
" Tidak Non, kalau begitu saya kebelakang dulu saya ambilkan buah dan minuman untuk anda sambil menunggu Tuan ' Agnes hanya mengaguk sambil tersenyum .
" Makasih ya Bibi " Ujar Agnes, pelayan hanya membalas nya dengan senyuman lalu meninggalkan Agnes .
" Untuk yang pertama kalinya ,ayah mu menemani kita periksa Nak, Bunda semakin tenang jika nanti meninggalkan mu bersama nya ,apa lagi di sini ada bibi yang begitu baik !! Bunda yakin kamu akan aman bersama mereka " Gumam Agnes mengelus perutnya .
" Jadi anak yang baik, jangan merepotkan Bibi atau ayah mu !! selagi kamu bisa lakukan sendiri maka lakukanlah " Lanjutnya lagi .
" Setelah ini Bunda akan kembali ke new York karena hidup bunda berada di sana ,di sini bukan kehidupan bunda " Agnes terus mengelus perutnya hingga cairan bening itu kembali ke luar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lanjut !!!
Jangan lupa mampir di novel author yang lainnya Vote ....Hadiah .... Bunga....Like Nya 😘😘😘😘😘
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote