Eliza

Eliza
Kembali new York



Kini mereka sudah berada di restoran yang cukup mewah , sekalipun Eliza satu mobil dengan Lintang tapi ke duanya tetap tidak mengobrol atau membahas tentang hubungan mereka ,mengingat Eliza akan kembali ke new York malam nanti .


" Kenapa di majukan " Tanya Agnes saat Eliza sudah berada di depan mereka .


" Makasih " Ucap Eliza menatap Lintang .


" Hebm " Jawab Lintang lalu menarik kursi di samping Eliza .


" Malam atau besok sama saja " Jawab Eliza tenang .


" Selalu saja berbuat semaunya , jika bukan karena gratis mendingan aku pulang besok " Gerutu Agnes kesal .


" Iya sudah besok saja,nanti pakai milik ku " Jawab Chris.


" Chris " Panggil Albert rendah menatap Chris.


" Why " Tanya Chris menaikan kedua bahunya .


" Terimakasih Untuk tawarannya ,tapi aku akan kembali dengan nya " Jawab Agnes tersenyum .


Tidak berselang lama Pesanan mereka sampai karena sebelumnya Leo sudah memesan lebih dulu .


Tidak ada obrolan lagi semuanya fokus pada makanan , Agnes menyenggol lengan Albert lalu menatap Lintang dan Eliza .


" Apa mereka bertengkar " Bisik Agnes , Albert hanya mengaguk saja sebagai jawaban .


Agnes tidak lagi bertanya dia kembali melanjutkan makan siangnya .


" Apa kamu sibuk Nes " Tanya Chris di sela makannya


" Tidak ,kenapa " Tanya Agnes .


" Mau jalan tidak setelah ini " Albert langsung menatap tajam Chris .


" Dia akan jalan dengan ku " Jawab Albert cepat .


" Kalau begitu kita jalan bertiga saja " Ucap Agnes .


" Tidak " Jawab mereka hampir bersamaan .


" Enak saja " Lanjut Albert .


" Lalu apa kalian akan membagi tubuhku " Tanya Agnes.


" Lagian apa salahnya kalau kita jalan bertiga " Lanjutnya lagi ,perdebatan mereka membuat Eliza tersenyum lebar .


" Agnes akan pergi bersamaku ,setelah ini kami akan ke hotel mengambil barang-barangnya " Ujar Eliza.


" Apa tidak bisa nanti saja ,biarkan kami menghabiskan waktu dengan nya kapan lagi kami bisa bertemu dengannya ,kalau anda mungkin masih bisa ke sini karena keluarga anda di sini " Ujar Chris .


" Jangan banyak Acting, kamu bukan orang miskin London-new York hanya 8 jam kamu bisa ke sana Pulang pergi " Cibir Leo membuat kedua wanita itu tertawa kecil .


"Maaf ,nanti lain kali aku akan jalan dengan dengan kalian " Jawab Agnes .


" Aku sudah ada janji dengan seseorang " Lanjutnya lagi .


" Apa tidak bisa di batalkan ,kan hanya jalan² saja " Ujar Chris , Agnes menggeleng " Tidak bisa " Jawab Agnes tersenyum.


" Nanti aku ke sana setelah dari jalan " Ujar Agnes menatap Eliza .


" Memang kamu jalan sama siapa " Tanya Eliza menatap Agnes " Leo " Lanjutnya dengan Kaget membuat Chris dan Albert menatap ke arah pria itu .


" Apa kamu tidak bisa mengerti kodeku, kenapa menyebutnya bodoh " Ujar Agnes kesal .


" Maaf ,aku hanya syok " Jawab Eliza .


" Apa Leo yang mengajakmu " Tanya Albert memastikan .


" Iya aku kenapa memangnya ?? Kau keberatan " Tanya Leo sinis .


" Kita harus berhati-hati dengannya " Gumam Chris .


" Iya aku keberatan, Puas " Jawab Albert kesal .


" Sudah jangan berdebat, kalian bisa ke sana jika merindukan nya " Ujar Eliza menenangkan mereka .


" Kalau bertemu dengan anda boleh tidak " Tanya Albert sambil melirik Lintang yang hanya fokus pada makanannya .


" Boleh ,datang saja " Jawab Eliza serius " tapi sebelum ke sana hubungi dulu jangan mendadak " Lanjutnya lagi .


" Hubungi bagaimana kami tidak punya Nomormu " Jawab Chris ,Leo langsung menendang kaki Chris membuat pria menatap ke arahnya .


" Minta saja sama Agnes " Albert dan Chris hanya mengangguk sebagai jawabannya .


" Aku selesai " Ujar Lintang lalu menatap Leo .


" Katakan padanya menunggu di hotel " Lanjutnya .


" Iya " Jawab Leo menatap ke arah Eliza yang hanya diam saja .


Lintang langsung berdiri setelah membersihkan mulutnya meninggalkan mereka begitu saja ,semua orang menatap Eliza yang terlihat tenang .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kini Eliza sudah berada di mobil bersama Alan, jeje dan Daddy Radit sedangkan Agnes berada di mobil yang lainnya .


" Iya Opa " Jawab Eliza tersenyum.


"Yakin " Tanya Daddy Radit yang duduk di samping Eliza .


" Hebm " Jawabnya lalu memeluk lengan Daddy Radit " Zaza akan merindukan ini " Lanjutnya lagi .


" Kamu bisa ke sini jika merindukan Eyang " Eliza mengaguk " Terimakasih tetap menyayangi Zaza " Jawab Eliza ,Daddy Radit ,Jeje dan Alan hanya diam saja .


Sesampainya di bandara Eliza menatap sebentar ke sembarang arah tapi sepertinya percuma ,Agnes yang paham dengan temannya hanya bisa terdiam berdiri di belakang mereka .


" Pergi lah " Ujar Daddy Radit ,Eliza mengaguk tersenyum .


Setelah berpamitan kini Eliza dan Agnes sudah berada di dalam pesawat .


" Kamu baik-baik saja " Eliza menatap Agnes mengaguk tersenyum .


" Kamu yakin " Eliza tertawa kecil " Gimana tadi sama Leo " Tanya balik Eliza menggoda Agnes .


" Seru tapi banyak ngeselin nya " Jawab Agnes kesal .


" Kenapa begitu " Tanya Eliza .


" Tau ah ,jangan tanyakan tentang nya yang ada emosiku selalu naik turun " Ujar Agnes membuat Eliza semakin tertawa .


" Apa dia menyukai mu " Lidah Agnes berdecak


" Pegang ucapan ku baik² ,sampai kapan pun aku tidak akan bersama nya ,pria seperti dia tidak cocok memiliki pendamping " Ujar Agnes serius .


" Aku pegang ucapan mu " Agnes mengaguk dengan yakin .


" Sudah ayo istirahat perjalan kita lumayan lama ,tapi tidak selama new York - Indonesia " Lanjut nya lalu memejamkan matanya begitu juga Agnes .


Sedangkan di hotel mewah di kamar suite room miliknya Lintang sedang bersama dengan seorang wanita keduanya saling menatap satu sama lain .



Mereka baru saja melakukan penyatuan dan ini sudah tidak terhitung yang keberapa kalinya karena mereka melakukan sejak Lintang berada di sana dari makan siang bersama Eliza dan yang lainnya .


" Apa masih ingin melanjutkan " Tanya seorang wanita dengan gaya seksinya .


" Apa kamu masih mampu " Tanya Lintang .


" Aku milikmu malam ini " Lintang tersenyum menyeringai " Kau yakin " Tanya Lintang menarik wanita itu berjongkok di depan nya " Lakukanlah " Dengan cepat wanita itu melahap sosis besar berurat yang sejak tadi membuat nya kenikmatan .


" Aaarrgghhhh ....." Geram panjang Lintang menekan kepala wanita itu " Ssssttt..... Aaarrgghhhh " Lintang menengadah ke atas lalu menatap ke bawah



" Shhiiit ......" Lintang menarik wanita itu berdiri membawanya ke tempat tidur .


Bugh


" Kita habiskan malam ini " Ujar Lintang memasang pengaman lalu detik kemudian .....


Jleb


" Aaahhhhhh "


" Aaarrgghhhh "


Lintang bergerak dengan kasar membuat lawannya memekik kenikmatan suara ******* dan erangan yang ke luar dari mulut wanita itu bagikan alunan musik yang sang sangat merdu membuatnya semakin bersemangat .


Hentakan tiap hentakan menimbulkan bunyi yang begitu keras , Lintang melakukan bebagai macam gaya hingga hampir 2 jam dia merasakan miliknya akan meledak .


" Aaahhhhh ..... "


" Aaarrgghhhh "


Jleb ....Jleb ...Jleb .....


" ElizaHhhhhhhhhhhh " Geram panjang Lintang dengan kuat hingga menyentuh bagian terdalam.


" Siapa Eliza " Tanya wanita kesal bagaimana bisa dia yang bercinta dengan Lintang tapi secara terang-terangan Lintang menyebut wanita lain ,Lintang menatap wanita itu lalu mencabut miliknya dan membuka pengamanan nya .


" Tugasmu hanya memuaskan ku ,jika ingin hidup mu tetap nyaman lakukan perkejaan mu " Jawab Lintang membuang pengamanan nya tepat di atas tubuh wanita yang masih polos itu .


" Aaakkkkhhhhh ....sialan " Pekik wanita itu saat Lintang sudah ke kamar mandi membersihkan tubuhnya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Semoga lulus ,kalau lulus jangan lupa hadiah dan votenya😁😁😁🥰🥰🥰😘😘😘


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


Koment


Vote


Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟