
" Lintang " Lintang dan Eliza langsung membalikan badan ke arah sumber suara.
Hap
" Aku merindukan mu " Eliza mengikis jarak saat wanita itu memeluk Lintang tapi tangan nya terus di genggam Lintang .
" Kenapa mengabaikan panggilan ku " Lanjutnya menatap Lintang .
Eliza membuang napasnya dengan kasar, lalu menarik wanita yang ada dalam pelukan Lintang dengan kasar .
" Aakkkhhh " Pekik nya sambil memegang bahunya .
" Kamu ....."
" Aku Istri nya !! Jadi jangan pernah mendekati suami ku " Hardik Eliza menatap tajam wanita yang kini sudah di depan nya .
" Kamu hanya mainan nya lebih tepatnya boneka sexs nya jadi jangan membuat dirimu kembali menjadi ****** hanya untuk mendekati suamiku karena dia tidak suka barang yang sudah lewat produksi " Lanjutnya dengan Tajam .
CUP
Lintang tersenyum lebar mencium kepala Eliza yang kini berdiri di depannya sambil memeluk leher Eliza .
" Apa kamu tahu .... "
" Tidak perlu menjelaskan aku sangat tahu ,jadi tutup mulut kotor mu " Eliza mengambil dompet Lintang yang ada dalam tasnya lalu mengeluarkan beberapa lembar uang di lempar kan di depan wajah wanita itu " Ambil dan pergi " sentaknya membuat wanita itu mengepalkan tangan nya kuat dan wajahnya memerah menahan amarah karena kini mereka menjadi tontonan orang .
Siapa yang tidak mengenal sosok Lintang Elmer Emmanuel seorang pengusaha sukses namun di samping itu mereka juga tahu bahwa dia suka berganti pasangan .
Tapi saat dia akan mendekati Eliza dua orang pria yang berbadan besar menariknya .
" Lepaskan ....Kalian siapa Hah,Lintang ...honey ....lepaskan " Teriak nya tapi kedua pria itu tetap menariknya menjauh dari hadapan Lintang dan Eliza .
CUP
" Jadi belanja nya " Eliza mengaguk " Aku butuh pelampiasan " Jawabnya ,Lintang membawa eliza masuk di salah satu toko Branding terkenal .
" Selamat datang tuan muda " para karyawan toko menyambut kedatangan Lintang dan Eliza dengan penuh hormat .
" Keluarkan barang terbaru " Titah Eliza lalu duduk di kursi di ikuti Lintang.
" Sangat tidak cocok " Bisik Lintang sambil memeluk pinggang Eliza " Aku tidak peduli " Jawab Eliza ketus membuat Lintang tersenyum tipis .
" Leo sama Agnes akan menikah besok ,tidak bisa menunda sehari saja " Eliza menggeleng " Aku akan mengirimkan hadiah tadi dia juga sudah bicara " Jawab Eliza sambil menatap sekeliling nya .
" Nona muda " Panggil sang pelayan lembut sambil membawa tas keluaran terbaru dari branding itu yang berlebel Huruf H itu .
" Yang mana " Tanya Eliza .
" ambil saja kedua nya jika kamu suka " Jawab Lintang tenang .
" Apa kamu tidak akan bangkrut " Lintang mengaguk " Aku akan mengambil ahli perusahaan ayahmu nantinya " Lidah Eliza berdecak " Yang merah saja " Jawab Eliza dengan yakin .
" Kenapa tidak ambil keduanya " Tanya Lintang .
" Nanti bunda membunuh ku karena sudah memeras mu " Jawab Eliza tenang.
" Aku tidak keberatan dengan itu " Jawab Lintang .
" Ya kamu tidak ,tapi dia keberatan " Jawab Eliza lalu berdiri dari duduknya menuju salah satu stan pakaian khusus pria .
" Untuk ku " Tanya Lintang dari arah sofa,Eliza hanya mengaguk sebagai jawabannya membuat Lintang tersenyum dan mendekati wanita itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Grace menangis " Agnes langsung mengambil Sang putri dari gendongan Leo dengan lembut .
" setelah ini mau mandi " Agnes menggeleng pelan " Pakaian ku ada di apartemen " Jawab Agnes.
" Semua sudah ada di ruangan ganti " Agnes langsung menatap Leo " Aku siapkan air hangat dulu untukmu " Ujar Leo meninggalkan Agnes dan Grace .
Tidak berselang lama ibu Leo ikut masuk dalam kamar Leo membuat Agnes menatap ke arah pintu .
" Nyonya ...."
" Mommy " Potongnya dengan ketus membuat Agnes tersenyum kikuk " Awas kalau masih mengulangi nya Mommy akan menendang mu ke luar dari rumah ku " Agnes hanya bisa menampilkan senyumnya .
" Sudah lama " Agnes menggeleng " Belum M...om baru saja " Jawab Agnes terbata .
" Ya sudah mommy siapkan pakaian dan airnya dulu " Ujar nya dengan lembut .
" Apa mom...my akan memandikan Grace " Tanya Agnes Sedikit terbata karena belum terbiasa .
" Lo Agnes kenapa Mom " Tanya Leo yang baru ke luar dari kamar mandi " Kenapa bertanya sama mommy bahkan mommy tidak menyentuh nya " Leo mendengus kesal mendekati Agnes.
" Kenapa " Tanya Leo berjongkok di depan Agnes memegang kedua lututnya .
" tidak " Jawab nya serak " Makasih sudah menerima Grace dengan tulus ...."
" Apa yang kamu katakan ?? Memang kenapa dengan Grace dia anakku darah dagingku kenapa tidak menerima nya "Potong Leo cepat menatap Agnes yang masih menunduk .
" Jangan memikirkan apa pun , besok kalian akan menikah !! Mommy siap kan air mandi Grace dulu " Ujar nya lalu meninggalkan kedua manusia itu .
" Apa kamu yakin dengan pernikahan kita ? Kamu bisa menikah dengan wanita yang kamu cintai....."
" Haruskah membahas itu terus ,kita akan menikah Agnes jangan selalu mempersulit dirimu " Potong Leo yang mulai kesal .
" Apa tidak ada hal lain yang ingin kamu katakan selain itu ,kamu tahu aku muak mendengar nya " Lanjutnya lagi .
" Aku ..hanya ....takut " Jawab Agnes terbata .
" Dia tidak akan kembali menyakiti kalian " Jawab Leo seolah paham apa yang membuat Agnes takut .
" Maksudnya " Tanya Agnes .
" Dia sudah mati ,jadi tidak usah berpikiran yang aneh² " Agnes langsung melotot kan matanya menatap Leo .
" Kamu sudah lama berada di samping Eliza jadi bukan hal yang baru tentang itu bukan " Papar Leo tenang .
" Tapi itu manusia ...."
" Kalau boneka tidak mungkin aku membunuh nya " Potong Leo cepat " Itu yang harus dia terima karena sudah menyakiti kalian " Lanjutnya lagi .
" Bagaimana dengan keluarga....."
" Itu urusan ku " Jawab Leo
" Kalau mereka melapor polisi bagaimana dengan kami ,kamu tahu kami hanya punya kamu dan ibumu ' Ujar Agnes khawatir .
" Apa itu artinya kamu membutuhkan ku " Tanya Leo tersenyum miring.
" Grace ,dia masih kecil dia membutuhkan ayahnya " Elak Agnes terbata lalu membuang wajahnya ke arah samping .
" Baby sudah minumnya nanti lagi ok ,setelah mandi " Ujar Leo dengan lembut .
" Mommy harus mandi baby ,nanti airnya dingin " Lanjutnya mengusap pipi Grace .
" Biarkan dulu dia belum lama nanti nangis " Ujar Agnes menatap Grace yang ada dalam gendongan nya .
Ceklek
" Belum selesai "
" belum Mom " Jawab Leo .
" Mandi dulu ya Cucu Oma yang cantik nanti keburu malam " Ujarnya dengan lembut .
" Nanti nangis Mom " Ujar Leo yang kini sudah duduk di samping Agnes .
" Tidak " Jawab Nya lalu mengambil Grace dengan lembut .
" Bau " Ejek nya sambil mencium pipi Grace dan itu membuat Agnes tersenyum bahagia .
" Kamu juga mandi setelah itu kita makan malam baru istirahat besok kamu harus bangun pagi " Agnes mengaguk lembut .
' Makasih Mom " Ujar Agnes tulus ,tapi calon mertuanya ke luar begitu saja .
" Ayo kamu juga harus mandi " Agnes mengaguk tanpa menolak ajakan pria itu
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
Koment
Vote
Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘😘
"