Eliza

Eliza
Kemarahan Lintang



Leo kembali bergabung dengan Albert dan Chris tidak berselang lama Lintang menghampiri mereka .


" Jangan lewati batasmu " Leo hanya tersenyum sinis " aku tidak melewati batas ,kami melakukan karena kami sepasang kekasih " Jawab Leo pelan .


Chris dan Albert kedua manusia itu dengan awas jangan sampai Lintang kelepasan karena mereka tahu bagaimana sifat Lintang .


" Jangan membuat hidupmu susah ,aku tidak peduli siapa kamu,dan kamu sudah tahu siapa aku " Ujar Lintang tegas .


" Dan aku juga tidak peduli siapa kamu, sekali saja kamu menyentuh kekasih ku ,kamu sudah salah jalan " Ujar Leo tersenyum menatap kolega bisnis mereka .


" Bukan kah kamu sudah menentukan pilihan mu, dan aku kira tidak ada yang salah dengan hubungan kami,bukannya aku sudah katakan padamu jika aku akan menemui nya dan aku harap kamu bisa menerima nya dan hargai wanita yang kini menjadi tunangan anda " Lanjutnya tenang namun penuh pengesahan .


" Terimakasih sudah hadir tuan ,nyonya " Ujar Chris saat kolega bisnis mereka mendekat sehingga mengehentikan pertikaian kedua pria itu .


" Selamat untuk pertunangan tuan " Ucap nya .


" Makasih " Jawab Lintang Datar .


"Ah iya kalau tidak salah tadi saya melihat Tuan Leo membawa seorang wanita ,apa itu kekasih anda " Tanya nya menatap Leo .


" iya dia kekasihku " Jawab Leo , membuat Lintang menggeram tertahan.


" Anda sangat pintar mencari seorang kekasih " Leo hanya tersenyum mendengar pujian itu " Terimakasih " Jawabnya


Lalu mereka kembali berbincang hingga akhirnya Leo menghentikan ucapan mereka .


" Maaf saya harus pamit karena kekasih ku besok akan kembali ke new York " Ujar Leo .


" Maaf sudah menahan anda terlalu lama " Leo hanya tersenyum tipis lalu meninggalkan mereka .


Lintang langsung menatap ke arah meja di mana tempat duduk Eliza dan Agnes .


" Maaf saya tinggal " Ujar Lintang saat melihat Leo,Eliza dan Agnes meninggalkan meja .


" Ayo " Albert langsung menarik tangan Chris mengikuti Lintang .


Saat Leo ,Eliza dan Agnes akan masuk dalam lift Lintang langsung masuk lebih dulu .


" Ayo baby " Ujar Leo saat melihat Eliza berhenti " Ah iya " Jawab nya Tersenyum,lalu mereka masuk dalam lift bersama Albert dan Chris


Semua tidak ada yang membuka suara selama dalam lift hingga akhirnya mereka sampai di lantai tempat kamar Eliza dan Agnes syukur Leo sudah mengosongkan lantai itu sebagai jaga² dan kini terjadi lah .


Tapi saat Eliza akan ke luar Lintang menahan tangan Eliza membuat wanita itu menatapnya begitu juga Leo .


" Maaf ,sangat tidak sopan jika kamu memegang tangan kekasih ku sedang kan aku berada di sini !! Eliza sekarang kekasihku jadi hargai itu " Lintang langsung menatap tajam Leo .


" Maaf bisa lepas " Ujar Eliza dengan lembut .


" Ayo Baby " Leo menarik tangan Eliza tapi saat mereka akan ke luar sebuh pukulan mendarat tepat di wajah Leo di mana Lintang menarik pria itu dan memukulnya .


" Leo " Pekik Eliza dan Agnes bersamaan, sedangkan Albert dan Chris menahan Lintang


" Kamu tidak papa " Leo mengaguk mengelus ujung bibirnya yang berdarah lalu menatap Lintang " kenapa kamu memukul kekasih ku ,apa dia buat salah padamu " Bentak Eliza menatap Lintang .


" Ikut " Lintang langsung menarik Eliza berdiri lalu kembali masuk dalam Lift .


" Aku tidak mau " Jawab Eliza menghentakan tangannya kuat lalu ke luar dari lift


" Aku tidak butuh penolakan mu "Ucap Lintang tegas menarik kembali tangan Eliza tapi wanita itu menolak


" Aku tidak mau ikut " Jawab Eliza kesal .


" Cukup " Teriak Eliza saat Lintang akan kembali memukul Leo " Kenapa memukulnya ,apa dia buat salah jika iya aku minta maaf " Ujar Eliza menatap Lintang .


"iya dia salah karena merebutmu, dia ..."


" Dia tidak merebut siapa pun termaksud saya ,kenapa Anda harus marah hanya karena hubungan kami ,anda sendiri sudah memiliki calon istri ,lalu kenapa harus menentang hubungan kami " Bentak Eliza emosi .


" Jangan perna mengungkit hubungan ku dengan anda ,karena itu hanya sebuah kecelakaan......"


" Eliza ..."


" Jangan pernah mengusik kehidupan ku karena sekarang aku bahagia bersama Leo,dan aku juga tidak pernah mengusik hidup anda bersama dengan para wanitamu,saya tegaskan sekali lagi saya bukan milikmu dan saya berharap semoga setelah ini kita tidak akan perna bertemu lagi ....."


"Masuk ke dalam tidak enak di lihat orang " Ujar Agnes menarik tangan Eliza lalu di susul yang lainnya .


"Tinggalkan kami bertiga " Titah Lintang tidak ingin di bantah .


" Ke luar lah " Ujar Leo menatap Agnes ,Chris dan Albert .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Ada yang ingin anda katakan "Tanya Eliza menatap Lintang kini mereka berdua berhadapan sedangkan Leo berada di samping wanita itu .


" Kamu tahu bukan aku membenci pengkhianatan...."


" Aku atau kamu ?? " Potong Eliza Cepat .


" Apa menurutmu hubungan itu hanya sebua casing sehingga kamu berbuat sesukamu !! Jika kamu tidak menyukai di khianati maka jangan lakukan itu pada orang lain karena mereka pun sama termasuk saya , saya dan Leo hanya menjalin hubungan sedangkan kamu bahkan kamu melakukan hubungan suami istri dan aku sendiri tahu itu " Bentak Eliza keras .


" Kenapa kamu harus marah di saat kami memiliki hubungan , Kenapa " Teriak Eliza menatap Lintang dengan mata yang sudah memerah karena menahan emosinya " Sedangkan kamu ?? Apa aku perna marah di saat kamu melakukan hal menjijikkan itu di perusahaan bahkan saat aku kembali ke new York kamu melakukan nya juga bukan di hotel, lalu kenapa kamu harus marah, di sini siapa yang pengkhianat " Tanya Eliza menatap tajam Eliza .


" Lalu sekarang ?? Apa kamu bisa jelaskan di sini pengkhianat aku atau kamu " Ujar Eliza pelan .


" Baby " panggil Leo lembut .


" Jangan pernah halangi hubungan ku dengan Leo karena aku juga tidak pernah menghalangi hubungan mu dengan para wanita mu , hubungan kita berkahir bahkan mungkin tidak perna ada karena hanya aku yang merasakan itu tapi tidak dengan kamu " Ujar Eliza pelan .


" Leo ke luar " Eliza langsung melingkarkan tangannya di lengan Leo membuat pria itu semakin kesal hingga Lintang menendang meja kaca yang ada di dekat mereka .


Membuat Leo menarik Eliza melindungi wanita itu ,karena meja kacanya berada di samping Eliza .


" Apa kau gila " Bentak Leo menatap Lintang lalu menatap Eliza " Kau tidak papa " Tanya Leo saat melihat paha putih Eliza terkena pecahan kaca.


" Jangan perna menyentuh nya " Bentak Lintang lalu menarik Eliza dengan kasar .


" ke luar " Ucap Lintang menatap Leo .


" Aku tidak papa ,tunggu di luar " Ujar Eliza saat Leo menatap nya " kamu yakin " Eliza mengagguk cepat " Aku tunggu di luar " Eliza hanya mengaguk sebagai jawabannya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Eliza menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟