CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 86



Siang ini Cora menjemput Gizela dan Elvis. Jack menghubunginya dan memintanya untuk menjemput mereka. Cora tidak bisa menolak karena Jack mengatakan Gizela lah yang menghubunginya untuk meminta Cora menjemput mereka. Cora tidak tahu jika itu hanya akal-akalan Jack saja. Pria itu hanya ingin Cora lebih dekat lagi dengan kedua anaknya.


Cora menunggu kedua anak itu keluar dari kelasnya di taman sekolah. Beberapa orang tua juga ada di sana menunggu anak-anak mereka.


Saat Cora melihat Gizela keluar dari kelasnya, anak itu langsung menghampirinya.


"Gizela.." panggil Cora melambaikan tangannya. Gizela menoleh dan terkejut karena Cora ada di sekolahnya.


"Aunty Cora..." gumam Gizela berlari menghampiri Cora.


"Hai sayang..." ucap Cora mengusap lembut wajah Gizela.


"Apa aunty ingin menjemput kami?" tanya Gizela. Cora mengangguk.


"Mom yang menyuruh?"


Cora mengerutkan alisnya. Bukankah Jack bilang Gizela yang memintanya. Lalu kenapa anak itu bertanya seolah tidak tahu apa-apa. Sepertinya Jack membohonginya. Sial, pria itu benar-benar ingin diberi pelajaran.


"Bukan, daddy kalian yang memintanya," tukas Cora.


"Apa kalian sudah dekat sekarang?" tanya Gizela. Sungguh pertanyaan Gizela membuatnya bingung.


"Dad bilang dia ingin mendekati aunty karena suka dengan aunty," ujar Gizela dengan polosnya.


"Benarkah? aunty tidak tahu itu," balas Cora.


"Aunty Cora.." panggil Elvis menghampiri Cora dan Gizela.


"Hai sayang.." tukas Cora mengusap rambut kepala anak itu.


"Dad belum pulang ya?" tanya Elvis. Cora menggeleng.


"Daddy kalian bilang tidak bisa pulang hari ini. Pekerjaannya belum selesai," jawab Cora. Elvis lalu menggeleng.


"Ayo.. aunty akan mengantar kalian pulang," ajak Cora menggenggam tangan kedua anak itu.


"Aku ikut Gizela saja," timpal Elvis.


"Baiklah. Kalau begitu kita ke tempat aunty," ujar Cora. Ketiganya lalu berjalan menuju parkiran sekolah. Cora sedikit menciut karena mobilnya berbeda sendiri dengan yang lainnya. Semua mobil yang ada di sana merupakan mobil-mobil mahal.


"Elvis, Gizela.." panggil Brenda yang baru saja turun dari mobil mahalnya membuat ketiga manusia yang hendak masuk kedalam mobil menoleh ke arah Brenda.


"Astaga.. aku tidak tau kalau kamu datang menjemput mereka Cora," tukas Brenda. Dua hari ini, Brenda yang menjemput kedua anak Jack dari sekolah dan meminta Mia pengasuh anak Jack untuk tidak datang menjemput mereka.


"Jack memintaku untuk menjemput mereka," tukas Cora membuat Brenda terkejut. Jack meminta Cora menjemput kedua anaknya. Selama ini Brenda memang tidak pernah menjemput Elvis dan Gizela karena permintaan Jack. Brenda memang inisiatif sendiri untuk menjemput kedua anak itu.


"Um.. aku kira mereka belum dijemput. Kalau begitu aku pulang saja. Aku titip mereka padamu," ujar Brenda dengan wajah kecewa. Cora mengangguk. Meskipun Cora tahu jika Brenda terlihat tidak senang karena dia lah yang menjemput kedua anak Jack. Cora tahu jika Brenda memiliki rasa untuk Jack.


"Aunty pergi dulu sayang.. bye," ujar Brenda melambaikan tangannya pada Elvis dan Gizela.


"Bye aunty.." balas Gizela.


"Besok aunty akan membawa kalian jalan-jalan setelah pulang sekolah," tukas Brenda sebelum masuk ke dalam mobilnya.


***


Cora menghampiri Elvis dan Gizela yang sedang menonton. Cora terkekeh melihat kedua anak itu. Gizela tidur di atas karpet. Meja sofa sudah bergeser. Sepertinya mereka menggesernya.


Sementara itu Elvis rebahan di atas Sofa dengan satu tangan menopang kepalanya.


"Aunty membuat cemilan untuk kita," timpal Cora membawa cemilan dan minuman segar untuk mereka. Elvis dan Gizela bangkit dan terlihat tak sabar untuk mencicipinya. Ketiganya lalu menikmati cemilan buatan Cora sembari menatap layar TV.


Gizela yang sepertinya sudah mengantuk. Ia menguap beberapa kali. Anak itu lalu bangkit dan duduk diatas pangkuan Cora. Memeluknya seperti bayi koala dengan manja.


"Kamu mengantuk sayang?"


Gizela mengangguk.


"Ya... sudah, tidurlah," ujar Cora lembut mengecup puncak kepala Gizela.