CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 46: Pertunjukan



Malam harinya Cora dan Violet pergi ke tempat dimana ia mengajak Carlos janjian. Carlos dan Edith sudah tiba di sana.


"Aku kirim videonya sekarang saja," ujar Cora.


"Setelah sampai di sana kita akan melihat pertunjukan menyenangkan," ujar Cora mengirim vidio Edith dan Brandon pada Carlos.


"Apa kamu sudah mengabari Bibi Lynda?" tanya Violet menyetir mobil.


"Sudah, aku rasa dia akan sampai sebentar lagi," ucap Cora.


Sementara itu, Carlos dan Edith sudah tiba di cafe. Keduanya lalu memesan makanan mereka.


Carlos melihat ponselnya karena ada pesan masuk. Sebuah pesan dari Cora.


"Apa-apaan ini," pekik Carlos melihat vidio yang sudah dikirimkan oleh Cora.


"Baby ada apa?" tanya Edith menatap Carlos. Pria itu tiba-tiba memekik saat melihat ponselnya.


"Brengsek kamu Edith..." ucap Carlos bangkit dari kursinya. Edith terkejut, Carlos tiba-tiba mengumpat padanya.


"Carlos apa yang terjadi," kata Edith cemas. Ia bangkit dari kursinya mendekati Carlos.


"Jangan sentuh aku ***.***," ucap Carlos marah saat Edith hendak menyentuh tangannya.


"Carlos.. ada apa? kenapa kamu tiba-tiba seperti ini," Edith terlihat bingung dengan apa yang terjadi.


"Plak.." Carlos menampar wajah Edith.


"Dasar wanita ja.lang kamu. Ini apa... hah.. ini apa," bentak Carlos menunjukkan vidio panas Edith bersama Brandon. Edith tampak terkejut melihat vidio itu. Siapa yang sudah berani mengambil videonya bersama dengan Brandon.


"Carlos.. itu bohong. Aku tidak akan melakukan hal menjijikkan itu pada orang lain," ucap Edith meraih tangan Carlos namun pria itu menepisnya.


"Carlos . dengarkan aku. Itu semua bohong. Itu bukan aku Carlos," kata Edith dengan mata berkaca-kaca memberi penjelasan pada Carlos.


"Edith.. jangan membohongiku. Apa kamu tidak bisa melihat dengan jelas. Ini wajahmu sialan," kata Carlos marah menunjukkan layar ponselnya pada Edith. Sial, apa dia sedang kena karma sekarang karena sudah menyia-nyiakan Cora dan bahkan hampir membunuh wanita itu.


"Tidak itu bukan aku Carlos, percayalah padaku," kata Edith memohon.


"Katakan.. katakan Edith, berapa banyak pria diluar sana yang sudah memakai mu," tukas Carlos kecewa.


"Aku menyesal, benar-benar menyesal karena sudah memilihmu," kata Carlos hendak pergi meninggalkan Edith.


"Carlos.. tunggu. Jangan tinggalkan aku," kata Edith mengejar pria itu. Kalau saja ia tidak butuh uang Carlos, ia tidak sudi mengejar-ngejar pria itu seperti sekarang. Carlos masih berguna untuknya.


"Sudahlah Edith, hentikan semua ini. Kita akhiri saja hubungan ini," tukas Carlos.


"Dasar wanita ***.***, sialan kamu. Plak...plak. " Lynda yang baru saja turun dari mobilnya tak sengaja melihat Edith. Wanita paruh baya itu langsung menghampirinya dan memberi dua tamparan keras di wajah Edith.


"Hei.. apa kamu gila," bentak Edith marah memegang pipinya yang terasa panas akibat tamparan Lynda.


"Wow... ada pertunjukan menyenangkan di sini," timpal Cora yang baru saja datang bersama Violet.


"Cora," gumam Carlos menatap Cora.


Edith menatap tajam Cora, ia yakin Cora lah yang menjadi dalang dari apa yang sedang terjadi sekarang.


"Wanita sialan, katakan kalau kamu yang sudah merekayasa vidio itu," ucap Edith marah, hendak mendekati Cora namun tangannya dicekal oleh Lynda.


"Mau kemana kamu ja.lang sialan," ucap Lynda menarik tangan Edith.


"Aku tidak merekayasanya. Itu kenyataan sayang.." kata Cora menyeringai.


"Katakan berapa banyak uang yang diberikan suamiku untuk membayar tubuhmu itu HAH..." bentak Lynda menampar Edith lalu mendorong tubuh wanita itu hingga terjatuh.


"Dasar wanita penggoda kamu. Kamu pasti ingin memeras uang suamiku kan," bentak Lynda mencekal lengan Edith.


"Lepaskan aku wanita tua," kata Edith tidak terima. Ia mendorong Lynda hingga cekalan tangan wanita itu terlepas. Edith bangkit. Mereka tidak peduli lagi dengan orang-orang yang sedang melihat mereka.


"Kamu harus diberi hukuman ja.lang," kata Lynda tidak terima hendak menampar Edith namun wanita itu menahan tangannya.


"Dengar.. semua yang ada di sini. Wanita ini sudah menggoda suamiku untuk memeras uangnya dengan menjadi simpanan," ucap Lynda mempermalukan Edith pada orang-orang yang sedang menonton mereka.


"Aku tidak menggoda suamimu. Jangan bodoh. Dasar pria tua itu saja yang kegatalan. Jangan hanya menyalahkan ku saja. Suami mu itu tidak sebaik yang kamu kira. Dia punya banyak wanita simpanan di luar sana," kata Edith tertawa.


"Kamu... apa kamu tau, aku hanya memanfaatkan mu saja selama ini. Aku tidak mencintaimu. Aku hanya ingin uang mu saja," kata Edith muak menunjuk wajah Carlos.


Violet menatap tajam ke arah Cora.


"Apa masih kurang? masih ingin bermain-main denganku?" kata Cora tersenyum mengejek pada Edith. Wanita itu mengepalkan tangannya sebelum ia pergi dari sana.


"Hei.. jangan lari kamu.." timpal Lynda mengejar wanita itu.


"Ah.. sepertinya pertunjukan sudah selesai. Mari kita pulang Violet," tukas Cora menghela nafasnya.


"Yap.. mari pulang," balas Edith.


"Cora.." panggil Carlos mengejar wanita itu.


"Oh Carlos.. aku pikir kita tidak punya hubungan apapun lagi." kata Cora masuk kedalam mobilnya meninggalkan Carlos yang berdiri dengan penuh penyesalan.