
"Dad.. mum.." panggil Elvis dan Gizela dari balik pintu dengan suara yang lantang namun tidak membuat kedua manusia yang saling berpelukan di dalam sana terusik sedikit pun.
"Dad.. mum.." kedua anak itu memilih masuk karena tidak ada jawaban dari dalam.
"Mereka sedang tidur kak," kata Gizela. Kedua anak itu naik ke atas tempat tidur orangtuanya.
"Mum, dad.. ayo bangun. Kami lapar," panggil Gizela membuat Jack dan Cora bangun.
"Astaga.. sayang, kalian di sini," ujar Cora bangun lalu menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang. Untung saja mereka tadi memakai kembali pakaiannya setelah percintaan panas mereka.
"Mum.. kami lapar," kata Elvis duduk di pangkuan Cora. Cora melirik jam di dinding yang sudah menunjukkan angka 6.
"Ya Tuhan.. mum ketiduran sayang. Maafkan mum ya. Mum akan membuat makan malam untuk kita," ucap Cora mengecup wajah Elvis.
"Kalian mandi saja dulu. Mum akan membuat makan malam kita," kat Cora mengikat rambutnya.
"Okay mum.." ucap keduanya turun dari atas tempat tidur lalu berlari menuju kamar mereka.
"Aku masih mengantuk," ujar Jack memeluk Cora dan menenggelamkan wajahnya di dada Cora.
"Gara-gara kamu nih.." ucap Cora Jack.
"Sayang kenapa kamu hanya menyalahkan aku. Bukankah kamu juga mau saat aku memintanya lagi dan lagi," kata Jack tertawa membuka kembali kancing baju Cora.
"Itu karena kamu memaksa ku," kata Cora sebal menjauhkan tubuh Jack darinya lalu turun dari tempat tidur.
"Tapi kamu juga menikmatinya sayang," ujar Jack berjalan mengikuti Cora dari belakang. Cora kesal karena apa yang Jack katakan benar.
"Sudah sana kamu mandi saja," ujar Cora.
"Bagaimana kalau mandi bersama," tukas Jack.
"Jack..." Cora menatap tajam pria itu.
"Iya.. iya.. daripada tidak dapat jatah nanti malam," Jack langsung pergi ke kamar mandi karena takut.
Cora menarik sudut bibirnya melihat ekspresi Jack.
Saat cuaca dingin begini, rasanya akan lebih baik membuat sesuatu yang hangat dan berkuah. Cora akan membuat sup seafood dan juga cream soup brokoli. Hampir satu jam lamanya Cora membuat makan malam untuk mereka.
Setelah mandi dan mengganti pakaiannya, Cora mengajak Jack dan kedua anaknya untuk makan malam. Mereka akan makan malam di halaman belakang.
"Jack... tolong ambilkan jaket anak-anak. Di luar dingin," kata Cora menata makanan di atas meja. Jack lalu masuk ke dalam rumah untuk mengambil Jaket kedua anaknya.
"Ayo kids, pakai jaketnya dulu sebelum kita makan," tukas Jack memberikan jaket ditangannya pada Elvis dan Gizela.
"Sepertinya tinggal di desa menyenangkan juga dad," kata Gizela mengamati Jack yang sedang memakaikan jaket padanya.
"Mum setuju dengan mu sayang," kata Cora.
"Kapan kita kembali ke LA dad? apa kita bisa tinggal lebih lama di sini?" tanya Gizela duduk di kursi.
"Daddy punya pekerjaan sayang. Kita tidak bisa berlama-lama di sini. Liburan selanjutnya kita bisa datang ke sini," ujar Cora. Mereka berencana liburan di Inggris selama satu minggu saja.
"Kita masih punya waktu 5 hari lagi di sini sayang. Kalau kalian suka, kita akan menghabiskan waktu selama 5 hari di sini. Kita akan mengunjungi tempat yang lainnya lain kali," kata Jack mengusap wajah putrinya.
"Kalau begitu kita di sini saja selama 5 hari ini," timpal Elvis. Jack mengangguk.
"Ayo kita makan sebelum makanannya dingin," ajak Cora menyajikan makanan di piring mereka.
"Sayang.. kamu makan yang banyak ya," bisik Jack. Cora menatap Jack dengan wajah bingung.
"Memangnya kenapa?" tanya Cora.
"Malam ini kita masih akan membuat adik untuk mereka. Aku tidak mau kamu cepat lelah. Mana puas jika hanya 2 ronde saja," bisik Jack.
"Tidak lagi Jack. Aku ingin istirahat," balas Cora.
"Mum, dad, kalian sedang membisikkan apa?" tanya Elvis menatap Jack dan Cora.
"Kami ingin membuat adi___"
"Daddy kalian hanya memuji masakan mum saja," kata Cora memotong perkataan Jack.
"Bisa tidak kamu menyaring ucapanmu sebelum bicara," bisik Cora menatap horor ke arah Jack.
"Iya mum.." kata Jack dengan suara pelan.
****