CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 108: Aku Mencintaimu



Setelah kepergian Daren, Cora terlihat sibuk di dapurnya membuat makanan untuk Elvis dan Gizela.


Jack menghampirinya dan memeluk Cora dari belakang membuat Cora tersentak.


"Kamu sedang apa? kamu baru saja sarapan dan sudah bekerja lagi," kata Jack.


"Aku sedang membuat cookies untuk Elvis dan Gizela," kata Cora.


"Bisakah kamu melepaskan pelukanmu? kamu membuatku tidak nyaman?" kata Cora. Jack menggeleng.


"Maka kita harus sesering mungkin melakukannya agar kamu nyaman," kata Jack.


"Huh, keras kepala," kata Cora menghela nafasnya.


"Bisakah kamu tidak membuat sarapan untuk Daren lagi. Aku cemburu," kata Jack menyembunyikan wajahnya di leher Cora. Cora diam sejenak.


"Daren menyukaimu. Aku takut kamu berpaling padanya," kata Jack.


"Atau kamu memiliki rasa padanya dan itu membuatmu belum bisa mengutarakan perusahaanmu padaku?" ujar Jack.


"Aku tidak menyukai Daren, kami hanya berteman Jack," kata Cora membuat Jack senang.


"Itu artinya kamu menyukaiku bukan?" tanya Jack mengecup wajah Cora.


"Ayo katakan kamu mencintaiku," ujar Jack memutar tubuh Cora, keduanya saling berhadapan.


Jack tak sabar ingin mendengarkannya dari mulut Cora.


"Apa?" kata Cora mengerutkan alisnya bertingkah seolah tidak tau apa-apa.


"Sayang.... kamu..'" kata Jack memicingkan matanya.


"Aku mencintaimu, puas..." kata Cora membuat Jack terkejut. Akhirnya Cora mengucapkan kalimat itu. Jack sangat bahagia.


"Yesss...." ucap Jack senang mengangkat tubuh Cora karena senang. Dan membawanya berputar.


"Jack.. turunkan aku. Kita bisa jatuh," kata Cora mengingat dapurnya yabg sempit.


"Aku terlalu senang," kata Jack menurunkan Cora dan mengecup seluruh wajah Cora. Keduanya berpelukan.


"Aku akan membantumu membuat cookies," ujar Jack. Cora mengangguk. Keduanya lalu membuat cookies bersama.


*****


Jack menunggu Cora yang sedang bersiap-siap di sofa. Mereka akan menjemput Elvis dan Gizela ke sekolah.


"Jack.. ayo," kata Cora keluar dari kamarnya. Ia memakai dress merah tanpa lengan yang dipadukan dengan cardigan putih.


"Aku ambil cookiesnya dulu," balas Jack bangkit dari sofa mengambil cookies yang mereka buat dari meja makan.


Jack menghampiri Cora lalu mengecup leher jenjang Cora.


"Kenapa mengikat rambutmu?"


"Memangnya ada apa?" tanya Cora.


"Kamu terlihat semakin cantik saat mengikat rambutmu seperti itu. Aku cemburu dengan pria lain di luar sana yang akan menikmati kecantikanmu," kata Jack mengecup leher Cora.


Keduanya tiba di depan sekolah Elvis dan Gizela lalu memarkirkan mobilnya.


"Jack bukankah itu Bianca," tunjuk Cora pada Bianca yang sedang duduk di taman dengan Mark.


"Tumben sekali ia datang menjemput anak-anak tepat waktu," ujar Jack.


"Ayo kita menyapa mereka," kata Cora.


"Tidak perlu, aku sedang tidak ingin berbicara dengan Bianca," kata Jack malas. Sejak mereka bercerai, Jack dan Bianca seperti bermusuhan.


"Baiklah," kata Cora tidak ingin memaksa Jack.


"Lihat.. itu Elvis," ujar Cora mengajak Jack menemui Elvis yang baru saja keluar dari kelasnya.


"Dad... mom.." ucap Elvis saat Jack dan Bianca datang bersamaan.


"Sayang... mom hari ini menjemput kalian," kata Bianca.


"Tapi ini bukan jadwal mommy," kata Elvis.


"Mommy tau sayang. Mommy memang ingin menjemput kalian saja," kata Bianca.


"Sayang.. Gizela sudah keluar, temui dia," kata Jack mengecup kepala Cora membuat Bianca dan Mark terkejut. Mereka seolah tidka yakin dengan kedekatan Jack dan Cora.


"Tidak bisa, mereka pulang bersamaku," kata Jack.


"Jack, mereka juga anak-anakku. Kamu tidak bisa melarang ku," kata Bianca.


"Hak asuh mereka ada padaku jika kamu lupa," balas Jack.


"Apa kamu ingin menjadikan wanita itu ibu sambung mereka? aku tidak sudi Jack. Aku tidak ingin wanita miskin itu menjadi ibu sambung anak-anakku?" ujar Bianca.


"Kamu tidak berhak mengaturku," kata Jack.


"Dad, mom... apa yang terjadi? kenapa kalian semua tiba-tiba datang menjemput kami," timpal Gizela datang bersama Cora.


"Iya sayang, mommy mau mengajak kalian ke rumah mom," kata Bianca.


"Sayang.. kalian pulang dengan mommy kan," ujar Bianca.


"Kalian pulang dengan daddy dan mum saja. Besok daddy akan mengantar kalian jika ingin berkunjung ke rumah mommy," kata Jack.


"Kalian pilang sama mommy saja ya sayang," kata Bianca menggenggam tangan Gizela.


"Kita akan pergi ke taman hiburan seperti kemarin bersama uncle Mark. Benarkan sayang?" tukas Bianca menatap Mark. Pria itu lalu mengangguk


"Gizela, kamu ingin pulang dengan mommy atau mum," kata Jack.


"Mum dad," jawab Gizela memegang tangan Cora karena tidak suka jika dia bersama Mark.


"Kamu sudah dengar kan?" ujar Jack.


"Elvis, Gizela.... ayo," ajak Jack membawa kedua anaknya pulang bersama Cora meninggalkan Mark dan Bianca yang terlihat kesal.