CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 61



Cora kembali ke hotel bersama Elvis dan Gizela yang digendongnya seperti bayi koala karena mengantuk. Anak itu kehilangan keseimbangan saat berjalan karena mengantuk.


"Elvis apa kamu masih kuat berjalan? kita bisa naik taxi," kata Cora mengelus lembut rambut kepala Elvis. Anak itu mendongak, lalu menggelengkan kepalanya.


"Kamu yakin? kalau sedang bersama aunty jangan takut-takut untuk berbicara sayang," ucap Cora.


"Kita jalan saja aunty," kata Elvis. Cora lalu mengangguk. Mereka melanjutkan perjalanan menuju hotel.


"Sebentar sayang, ponsel aunty sepertinya bergetar," tukas Cora membuat langkah kaki Elvis terhenti.


Cora melihat layar ponselnya, Bianca memanggilnya.


"Halo Mrs. Bianca."


"Kalian dimana?" tanya Bianca dengan nada suara khawatir.


"Kami sedang di luar. Saya mengajak Elvis dan Gizela ke luar karena mereka merasa bosan," jawab Cora.


"Dengar, Jack akan menjemput mereka. Jika Jack bertanya katakan padanya jika anak-anak ikut denganku karena kemauan mereka," tukas Bianca.


"Baik Mrs. Bianca," ujar Cora.


"Pokoknya aku tidak mau tau, kamu harus bisa meyakinkan Jack!" Bianca mematikan panggilannya.


"Mom bilang apa?" tanya Elvis mendongak.


"Tidak ada, ibu kalian hanya memastikan keberadaan kalian saja," jawab Cora tersenyum. Mereka kembali melanjutkan perjalanan.


Sebuah mobil sedan hitam berhenti di di dekat mereka. Seorang pria dengan kemeja hitam keluar dari dalam mobil.


"Daddy," ucap Elvis saat melihat Jack keluar dari mobilnya.


"Kita pulang," ujar Jack. Elvis mengangguk. Sepertinya Jack penyelamat mereka karena Elvis tidak ingin kembali ke acara membosankan itu.


"Gizela tertidur," kata Cora hendak memberikan anak kecil itu pada Jack namun Gizela semakin mengeratkan pelukannya.


"Gizela.. sayang.. ayo bangun. Kita akan pulang," kata Jack membangunkan putrinya. Gizela yang sedang tidur pulas tidak mendengarkan Jack. Anak itu bahkan tidak ingin turun dari gendongan Cora.


"Apa kamu menggendongnya sejak tadi?" tanya Jack.


"Tidak, baru lima menit saja," balas Cora.


"Dia pasti merepotkan mu," ujar Jack. Cora menggelengkan kepalanya. Elvis dan Gizela tidak pernah membuatnya repot.


"Sayang.. ini daddy. Kita pulang ya.." kata Jack mengambil alih Gizela dari gendongan Cora.


"Dad.." gumam Gizela setengah sadar melihat Jack ingin mengambil alih dirinya dari Cora.


"Aunty..." rengek Gizela tidak ingin lepas dari gendongan wanita itu.


"Aku mau sama aunty Cora..." kata Gizela menangis digendongan Jack.


"Sayang.. aunty Cora mu akan pulang. Tidak boleh seperti itu," kata Jack lembut. Pria itu sangat berbeda jika sudah berhadapan dengan kedua anaknya.


"Aku tidak mau... aku tidak mau.." Gizela merengek, memukul-mukul dada Jack.


"Kemari, aunty akan mengantarmu pulang," tukas Cora mengambil alih Gizela dari Jack. Anak itu langsung diam, menyandarkan kepalanya di dada wanita itu lalu tidur kembali.


"Ayo.." kata Cora berjalan mendahului Jack masuk ke dalam mobil. Jack menyunggingkan senyumnya lalu masuk ke dalam mobil.


Cora duduk diantara Elvis dan Jack dengan Gizela di pangkuannya. Memeluk Cora dengan mata terpejam.


"Apa mommy kalian memaksa kalian untuk ikut dengannya?" tanya Jack datar. Elvis membulatkan kedua matanya lalu menggeleng.


"Tidak dad, aku dan Gizela yang ingin kut dengan mom," kata Elvis berbohong. Sebenarnya ibu mereka yang meminta mereka ikut ke acara itu dengan alasan pekerjaan. Jika mereka tidak ikut, ibu mereka akan dipecat dari pekerjaannya. Elvis dan Gizela yang masih polos tentu saja percaya dengan ibunya.