
Jack sedang sarapan bersama kedua anaknya dan Brenda. Keempat manusia itu tampaknya sangat menikmati hidangan di depan mereka.
"Jack.. sepertinya Cora punya hubungan spesial dengan Gustav," tukas Brenda membuat fokus Jack beralih padanya. Pria itu tampak terkejut mendengar perkataan Brenda.
"Kamu tahu dari mana?" tanya Jack tak penasaran.
"Tapi aku tidak yakin dengan rumor itu. Aku melihatnya di media sosial. Tidak mungkin seorang Gustav menjalin hubungan dengan Cora. Pria itu selalu mengencani wanita-wanita berkelas. Sepertinya mereka sengaja membuat berita itu untuk mendapatkan keuntungan," tutur Brenda. Selanjutnya Jack tidak peduli lagi. Ia melanjutkan sarapannya dengan perasaan kesal karena Brenda terkesan merendahkan Cora.
"Aku ke atas dulu," tukas Jack mengakhiri sarapannya. Brenda menatap makanan di piring Jack yang belum habis.
"Ada apa? sarapanmu bahkan belum habis?" tanya Brenda.
"Tidak ada. Hanya saja perutku rasanya sudah penuh," kata Jack datar.
"Kalian lanjutkan saja sarapannya," ujar Jack mengusap lembut rambut kepala Gizela lalu pergi. Brenda hanya menatap kepergian pria itu dengan perasaan sedih. Sepertinya Jack tertarik dengan Cora. Lalu bagaimana dengan dirinya. Apa Jack tidak pernah meliriknya sama sekali. Selama ini dia selalu memberikan perhatiannya untuk pria itu dan anak-anaknya.
Tak lama kemudian Jack turun dari kamarnya dengan pakaian yang sudah berganti. Tampaknya pria itu akan pergi.
"Mobil anda sudah siap tuan.." ucap supir memberikan kunci mobil pada Jack. Pria itu lalu berjalan menuju mobilnya yang sudah terparkir di depan pintu utama.
Saat jack hendak masuk ke dalam mobilnya, ia melihat mobil ibunya memasuki pekarangan rumahnya.
Mobil yang membawa ibunya berhenti tepat di depannya. Wanita dengan usia kepala lima itu turun dari dalam mobil dengan penampilan yang selalu stylist.
"Dimana cucuku?" tanya Chloe.
"Di dalam, mereka sedang sarapan bersama Brenda mom," jawab Jack.
"Kamu mau ke mana hari minggu seperti ini?"
*****
"Ting.. nong..." bel pintu unit Cora berbunyi.
"Siapa yang datang?" tanya Violet. Cora menggeleng.
"Aku buka pintu dulu," ujar Cora berjalan menuju pintunya.
"Ceklek.." pintu terbuka.
"Kamu.." gumam Cora terkejut melihat Jack berdiri di depannya. Seketika Cora teringat dengan kejadian tadi pagi dimana ia tidur memeluk pria itu.
Jack berjalan masuk ke dalam unit Cora tanpa izin dari wanita itu.
"Apa kamu tidak tahu sopan santun? aku belum memberimu izin masuk ke dalam unit ku," ucap Cora kesal melihat pria itu. Violet yang melihat kedatangan Jack juga terkejut. Menatap Jack dan Cora bergantian.
"Umm.. sepertinya aku harus pergi. Bye Cora.." tukas Violet bangkit dari sofa lalu pergi.
"Apa hubunganmu dengan Gustav?" tanya Jack mendaratkan bokongnya di sofa. Menatap cemilan di depannya lalu memakannya.
Cora menatap kesal Jack. Lihatlah, pria itu bertingkah seolah pemilik unitnya. Dan jangan lupa dengan pertanyaan pria itu. Apa pria itu sudah mengetahui berita murahan yang tidak berarti sama sekali baginya itu. Dan apa itu penting untuknya hingga datang ke tempatnya.
"Apa kamu datang hanya untuk itu?" tanya Cora kesal.
"Kamu belum menjawab pertanyaanku," kata Jack mengunyah cemilan di mulutnya.
"Kamu juga belum menjawab pertanyaanku," balas Cora seolah tidak ingin kalah.