CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 69



Cora membawa barang belanjaan Bianca keluar dari pusat perbelanjaan melewati paparazzi yang ada di sana.


"Ke rumah Jack!" perintah Bianca pada supirnya setelah wanita itu masuk ke dalam mobil.


"Cora, barang belanjaanku tidak ada yang tertinggal kan," tukas Bianca.


"Semua barang-barang anda sudah beres Mrs. Bianca," balas Cora masuk ke dalam mobil.


Mobil kemudian melaju menuju kediaman Jack.


Setengah jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di rumah Jack. Bianca turun dari mobilnya dan memerintahkan Cora untuk mengambil barang-barang yang dibelinya untuk Elvis dan Gizela.


Saat Cora sedang mengambil barang belanjaan Bianca dari dalam bagasi, mobil Jack berhenti di depan pintu utama rumahnya.


Pria itu turun dari mobil bersama Brenda.


"Cora.." panggil Brenda membuat Cora mendongak, melihat Brenda yang sedang melambaikan tangan padanya.


"Oh hai Brenda," balas Cora tersenyum membawa papar bag di tangannya menuju pintu utama rumah Jack.


"Kamu sedang apa?" tanya Brenda.


"Aku sedang menemani Mrs. Bianca untuk menemui Elvis dan Gizela," jawab Cora melirik jack sekilas.


"Cora.." panggil Bianca.


"Umm sepertinya Mrs. Bianca memanggilku," kata Cora masuk ke dalam rumah.


"Aunty Cora..." ujar Gizela saat Cora berjalan mendekati mereka. Cora menyunggingkan senyumnya ke arah merek. Kedua anak itu sedang menikmati kue kering pemberiannya pada Jack satu hari yang lalu. Ia sangat mengenali jar itu.


"Sayang.. tadi mommy dari mall. Mommy membeli beberapa pakaian dan mainan untuk kalian," kata Bianca mengambil alih paper bag ditangan Cora dan memberinya pada Gizela dan Elvis.


"Dengar.. besok mom akan menjemput kalian ke sekolah. Mom akan mengajak kalian ke luar. Hari ini mommy tidak bisa lama-lama. Mom ada pekerjaan. Jadilah anak yang baik," kata Bianca mengecup wajah Elvis dan Brenda bergantian. .


"Mom tidak bohong kan?" tanya Elvis.


"Mommy janji sayang..." jawab Bianca. Elvis mengangguk.


"Mom pergi sayang..." ujar Bianca melambaikan tangannya. Bersamaan dengan itu, Jack dan Brenda berjalan masuk ke rumah.


"Bye kids.." ujar Cora melambaikan tangannya.


Gizela melambaikan tangannya, membalas lambaian tangan Cora.


Cora terperanjat saat tangan nakal Jack menyentuh tangannya. Cora membulatkan kedua matanya, menatap tajam ke arah Jack. Pria itu mengerutkan alisnya dengan wajah seolah tidak tahu apa-apa.


"Mesum.." ujar Cora ingin menonjok wajah pria itu. Jack menyeringai membuat Cora semakin kesal. Cora lalu pergi meninggalkan pria itu. Kenapa setiap kali dia tidak ingin melihat wajah pria itu mereka selalu saja dipertemukan.


"Cora, cepatlah.." ujar Bianca membuka kaca mobilnya.


"Baik Mrs. Bianca," ujar Cora mempercepat langkah kakinya.


******


Jack menghubungi pihak sekolah untuk menanyakan keberadaan Elvis dan Gizela apakah kedua anaknya sudah di jemput oleh Bianca.


Seperti dugaannya, Bianca kemungkinan tidak akan menjemput mereka. Wanita itu hanya selalu berjanji namun tidak bisa menepatinya.


Jack memakai kembali jasnya sebelum ia keluar dari ruangannya untuk menjemput kedua anaknya dari sekolah.


Setibanya di depan gedung sekolah, Jack memarkirkan mobilnya. Ia lalu turun dari mobil dan menemui kedua anaknya yang sedang duduk di kursi taman bersama gurunya.


"Terima kasih sudah menemani mereka Miss Odelia," tukas Jack. Wanita itu lalu mengangguk kemudian pamit.


"Ayo kita pulang," ajak Jack meraih kedua tangan anaknya.


"Aku tidak mau dad. Mommy sudah bilang akan menjemput kami," kata Elvis.


"Mommy kalian tidak peduli dengan kalian. Ini sudah satu jam dan dia dengan beraninya membiarkan kalian di sini," ujar Jack geram.


"Tapi mom bilang dia aka menjemput kami dad," tukas Gizela.


"Dia tidak akan menjemput kalian. Ayo kita pulang," kata Jack. Kedua anak itu menggeleng.


"Baiklah.. dad akan menghubungi mommy kalian," kata Jack menyerah. Ia lalu mengambil ponselnya dan menghubungi Bianca mantan istrinya.