CORA'S TRANSMIGRATION

CORA'S TRANSMIGRATION
Bab 53: Kekasih Bianca



Setibanya di rumah Bianca, Elvis dan Gizela turun dari mobil. Berlari memasuki rumah Bianca.


"Mom.. mom.." panggil Gizela. Tidak ada jawaban. Gizela mencari Bianca ke kamarnya.


"Mom.." panggil Gizela mengetuk pintu kamar Bianca, membuat dua manusia yang sedang memadu kasih di dalam sana terkejut.


"Mom.." panggil Elvis menekan gagang pintu. Tertutup. Kamarnya di kunci dari dalam.


"Elvis, Gizela... kalian sama aunty dulu ya. Mungkin ibu kalian sedang di kamar mandi dan tidak mendengar kalian," kata Cora mengajak kedua anak itu ke ruang tamu.


"Begitu ya.." kata Gizela dengan polos. Ia lalu menggenggam tangan Cora.


"Ayo.. " ajak Cora pada Elvis. Anak itu lalu mengangguk.


Tak lama kemudian Bianca menghampiri anak-anaknya bersama dengan Mark.


"Hai sayang.. kalian sudah datang ya," tukas Bianca duduk di samping Elvis yang sedang menikmati cemilannya.


"Mom..." ucap Gizela bangun dari rebahannya di atas paha Gizela. Anak itu lalu turun dari sofa, duduk di samping Bianca.


"Sayang.. kenalkan ini uncle Mark," ujar Bianca bangkit dari sofa.


"Dia kekasih mom.." kata Bianca merangkul lengan Mark. Elvis dan Gizela hanya terpaku di tempatnya. Cora yang melihat itu ingin sekali memeluk kedua anak itu. Iya yakin, kedua anak itu sedang kecewa.


"Hai Gizela, Elvis.. senang bertemu dengan kalian," ucap Mark mengusap kepala Elvis dan Gizela. Kedua anak itu hanya diam saja menatap Mark.


Mark yang peka terlihat menghembuskan nafasnya. Ia tau kedua anak itu belum bisa menerimanya. Mark tidak ingin memaksanya.


"Hai uncle Mark," ujar Gizela tersenyum pada Mark. Lain halnya dengan Elvis, anak itu turun dari sofa lalu pergi ke kamarnya.


"Elvis... kamu mau kemana? Elvis.. jangan bersikap seperti itu," kata Bianca marah ingin mengejar Elvis.


"Sayang biarkan saja. Beri dia waktu," kata Mark menarik tangan Bianca. Cora hanya menjadi penonton, ia tidak mungkin ikut campur dengan urusan atasannya itu.


"Sayang.. kalian sudah makan?" kata Bianca duduk di sofa mengusap rambut Gizela. Gizela menggelembungkan kepalanya.


"Ya sudah.. ayo kita makan dulu. Mom sudah bilang pelayan untuk memasak makanan kesukaan kalian," kata Bianca.


"Bagaimana dengan kak Elvis mom. Dia pasti sedang marah," ujar Gizela menatap Bianca dengan wajah sedihnya.


"Jangan khawatir sayang. Mom akan membujuknya nanti. Ayo kita makan dulu," ajak Bianca menurunkan Gizela dari atas sofa.


"Maaf Mrs. Bianca, saya pamit dulu," kata Cora.


"Cora jangan lupa dengan acara malam ini," kata Bianca mengingatkan Cora. Malam ini Cora harus menemani Bianca untuk menghadiri acara penggalangan dana yang bergengsi. Bianca diundang langsung oleh salah satu brand pakaian ternama sebagai perwakilan mereka. Acara ini akan dihadiri oleh orang-orang terkenal di dunia hiburan, fashion, perfilman dan musik.


"Baik Mrs. Bianca," jawab Cora. Tentu saja ia tidak akan melewatkan momen ini. Dia akan bertemu dengan banyak selebritis walau hanya sekedar melihat saja. Setidaknya ia bisa melihat mereka secara langsung.


"Cora tunggu dulu," kata Bianca menghentikan langkah kaki Cora.


"Tolong bujuk Elvis untuk makan siang!" ucap Bianca memberi perintah. Kalau ia sendiri yang membujuknya, dia tidak yakin Elvis akan mau.


"Baik Mrs. Bianca," kata Cora lalu pergi ke kamar Elvis.